Analisis Saham, Investasi, Saham

IDX High Dividend 20, Indeks Saham yang Wajib Diketahui Dividend Hunter

ilustrasi indeks IDX High Dividend 20

Di balik tingginya risiko, investasi saham memiliki berbagai keuntungan, diantaranya untuk mendapatkan keuntungan dari “capital gain”. Selain dari capital gain, keuntungan lain investasi pada saham yaitu beupa dividen. Namun, tidak semua perusahaan yang mencatatkan sahamnya dan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) membagikan dividen. BEI mengeluarkan sebuah indeks IDX High Dividend 20 yang berisi emiten yang rutin membagikan dividen.

Bursa Efek Indonesia meluncurkan IDX High Dividend 20 sejak tanggal 17 Mei 2018. Indeks tersebut berisi 20 saham perusahaan tercatat yang secara rutin membagikan dividen tunai dan memiliki imbal hasil dividen (dividend yield) yang cukup besar kepada para pemegang sahamnya.

Daftar saham pada IDX High Dividend 20 ini juga dipilih dengan mempertimbangkan kriteria likuiditas yang baik serta dengan pertimbangan kapitalisasi pasarnya. Biasanya, saham yang menghuni indeks tersebut sangat aktif membagikan dividen tunai selama 3 tahun terakhir dan tentunya dividend yield nya juga menarik, lho!

Daftar Saham IDX High Dividend 20

Untuk periode 4 Februari 2022 hingga 2 Februari 2023 terdapat 4 emiten yang ditambahkan ke dalam IDXHIDIV20, diantaranya yaitu PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA), dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX).

Saham-saham itu menggantikan PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yang terdepak dari indeks.

Secara lebih lengkap, berikut daftar saham pada IDXHIDIV20 pada periode 4 Februari 2022 hingga 2 Februari 2023:

Daftar Saham pada IDX High Devidend 20
1. Adira DInamika Multi Finance Tbk – ADMF
2. Adaro Energy Tbk – ADRO
3. Aneka Tambang Tbk – ANTM
4. Astra International Tbk – ASII
5. Bank Central Asia Tbk – BBCA
6. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk – BBNI
7. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk – BBRI
8. Bank Mandiri (Persero) Tbk – BMRI
9. Charoen Pokphand Indonesia Tbk – CPIN
10. Hexindo Adiperkasa Tbk – HEXA
11. H. M. Sampoerna Tbk – HMSP
12. Indofood Sukses Makmur Tbk – INDF
13. Indo Tambangraya Megah Tbk – ITMG
14. Kalbe Farma Tbk – KLBF
15. Mitra Pinasthika Mustika Tbk – MPMX
16. Bukit Asam Tbk – PTBA
17. Telkom Indonesia (Persero) Tbk – TLKM
18. Sarana Menara Nusantara Tbk – TOWR
19. United Tractors Tbk – UNTR
20. Unilever Indonesia Tbk – UNVR

Baca juga: Mudah, Ini Dia Cara Menghitung Dividen untuk Investor Pemula!

Tips Cuan Maksimal untuk Dividend Hunter

Banyak sekali strategi untuk berinvestasi saham, fokus seorang investor pun berbeda tiap individu. Ada yang berfokus kepada perolehan keuntungan dalam jangka pendek, ada yang berfokus untuk investasi secara jangka Panjang, dan tidak jarang pula seorang investor juga fokus seberapa loyal suatu perusahaan kepada pemegang sahamnya dengan mempertimbangkan dividennya.

Berikut tips yang bisa disimak untuk kamu, khususnya para dividend hunter:

1. Gunakan IDXHIDIV20

Gunakan IDX High Dividend 20 ini untuk langkah screening saham di awal. Dengan kamu mengetahui daftar emiten yang rutin membagikan dividen, maka kamu dapat menambahkan watchlist pemilihan saham kamu diantara salah satu saham yang terdapat pada indeks tersebut.

2. Carilah perusahaan yang solid kinerjanya

Setelah kamu menemukan beberapa saham potensial diantara saham pada IDXHIDIV20 tersebut, akan lebih baik jika perusahaan yang kamu pilih memang kinerjanya terpantau solid dan memiliki pertumbuhan yang konsisten.

3. Perhatikan rasio dividend yield dan dividend payout ratio

Kamu bisa memperhatikan rasio–rasio tersebut, semakin tinggi rasio tersebut maka semakin bagus.

4. Investasikan kembali dividend tersebut

Setelah kamu memperoleh dividen, maka ada baiknya untuk dividen tersebut kamu belikan saham kembali. Hal ini tentunya akan menciptakan compounding effect untuk portfolio investasi kamu dalam jangka panjang.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait