Rekomendasi Analis Soal Pertumbuhan Saham INDF

saham-indf
saham indf

PT Indofood Sukses Makmur Tbk. optimis dapat mencapai target di level high single digit pada 2019 ini. Hal tersebut didukung dengan sejumlah inisiatif yang dilakukan oleh perseroan. Apakah optimisme ini berbuntut manis untuk saham INDF?

Sepanjang semester I/2019, INDF telah membukukan pertumbuhan penjualan 7,25% menjadi Rp368,61 triliun. Kemudian, laba bersihnya tumbuh dari 30,13% menjadi Rp2,55 triliun.

Dilansir dari Market Bisnis, Analis Maybank Kim Eng Janni Asman menjelaskan, pendapatan INDF yang tumbuh 6% secara tahunan di kuartal II/2019 seiring dengan penguatan CBP dan Bogasari yang menunjukkan penurunan di divisi Agribisnis. Lalu rekomendasi aksi apa yang direkomendasikan untuk saham INDF ini.

Sebagai informasi, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. membukukan kenaikan penjualan sebesar 13,72% dengan laba bersih 12,38% pada semester I/2019.

Deputy Head of Research Sinarmas Sekuritas Wilbert mengatakan, mempertahankan proyeksi kinerja positif untuk INDF seiring dengan potensi pemulihan pada divisi agribisnis pada semester II/2019.

Sinarmas Sekuritas memberikan rekomendasi beli terhadap saham INDF, yaitu dengan target harga Rp8.900 yang memiliki potensi kenaikan 20,3% dari harga saat itu di level Rp7.400.

Sementara itu, Maybank Kim Eng memberikan rekomendasi hold dan meningkatkan target harga menjadi Rp7.600, dari target harga sebelumnya adalah Rp6.500. Dengan adanya rekomendasi-rekomendasi ini, langkah apa nih yang kamu lakukan untuk saham INDF?


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait