Harga Saham BRI Hari Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah

saham-bbri

Fluktuasi harga saham yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sulit diperkirakan karena pengaruh banyak faktor. Salah satunya seperti pengaruh sentimen publik sampai keterlibatan investor asing. Bahkan untuk korporasi besar seperti BRI pun naik turunnya sangat sulit diprediksi. Harga saham BRI hari ini bisa saja sangat berbeda dengan hari sebelumnya.

Saham BRI dinilai sebagai saham blue chip dengan performa terbaik selama tahun 2019. Hal ini sesuai dengan laporan media investasi Jakarta, CNBC Indonesia. Bahkan hari ini saham BRI dianggap lebih menguntungkan dibandingkan bank besar lainnya yang masuk dalam kategori BUKU 4 yakni dengan modal paling tidak Rp30 triliun. Sepanjang tahun lalu, harga saham BBRI melejit hingga 20,22% mengungguli banyak bank besar lainnya.

Bahkan berdasarkan laporan keuangan periode 2019 yang dirilis ke publik, perusahaan berhasil membukukan laba bersih senilai Rp 34,41 triliun, naik 6,15% jika dibandingkan capaian tahun 2018. Pertumbuhan laba bersih perusahaan ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang mencapai 5,2%, dari Rp 77,67 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp 81,71 triliun pada tahun 2019.

Sepanjang tahun lalu, penyaluran kredit BRI tumbuh mencapai 8,4% menjadi Rp 908,88 triliun, dari yang sebelumnya Rp 838,14 triliun. Penyaluran kredit dari BRI terbilang tumbuh dengan pesat di tengah-tengah tekanan yang dihadapi oleh industri perbankan. Penyaluran kredit yang tumbuh nyaris mencapai dua digit tersebut diimbangi oleh marjin bunga bersih atau net interest margin (NIM) yang relatif tinggi. Pada tahun lalu, NIM dari BRI berada di level 6,73%.

NIM sendiri merupakan selisih dari bunga yang didapatkan perbankan dengan bunga yang dibayarkan kepada nasabah, dibagi dengan total aset yang menghasilkan bunga. Semakin besar NIM, maka tingkat profitabilitas sebuah bank akan semakin besar. Dengan NIM yang lebih besar, sebuah bank bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi kala menyalurkan kredit dalam besaran yang sama.

Sementara itu, pada tahun 2019, NIM dari BNI hanya berada di level 4,9%, sementara NIM dari Bank Mandiri berada di level 5,56%. Catatan baik ini tentunya adalah rekomendasi yang baik bagi investor pemula untuk menggunakan dana investasimu dengan lebih baik.

Namun apa saja yang membawa harga saham BRI hari ini lebih baik dari hari-hari sebelumnya? Jawabanya sulit untuk disampaikan dengan singkat.

Pengaruh Investor Asing, Harga Saham BRI Hari Ini Jauh Lebih Menjanjikan

Kenaikan pasti harga BRI ini tidak lain merupakan pengaruh dari pembelian yang dilakukan oleh investor asing selama beberapa waktu belakangan. Mengutip dari CNBC Indonesia, nilai beli bersih asing sejak awal 2020 mencapai Rp 1,79 triliun. Adapun dalam sebulan terakhir nilai beli bersih asing mencapai Rp 4,51 triliun.

Harga saham BRI pada penutupan perdagangan hari Kamis, 23 Januari lalu mencapai harga Rp 4.740/unit, level tertinggi sepanjang sejarah. Sejak adanya pembelian oleh investor asing, emiten ini terus mencatatkan nilai penjualan yang semakin tinggi. Hal ini tentunya merupakan dampak dari kinerja positif perusahaan ini.

Sebelumnya, emiten yang dipimpin oleh Suprajarto sebagai Direktur Utama ini kembali membukukan capaian laba yang fantastis pada paruh pertama tahun 2019. BBRI membukukan kenaikan laba bersih untuk entitas induk sebesar 8,56 persen secara tahunan menjadi Rp16,16 triliun, di mana pada paruh pertama tahun lalu perusahaan hanya mengantongi keuntungan Rp14,89 triliun.

Pada bulan lalu, Juni 2019, harga saham BBRI menorehkan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah mereka pada penutupan saham tanggal 10 Juli 2019. Tercatat saham yang ditutup naik 60 poin atau 1,36 persen di angka Rp4.470 per lembar saham. Bila dibandingkan dengan medio April 2019, di mana BRI hanya dapat menjual Rp4.460 per lembar saham, tentu ini merupakan sebuah pencapaian baru.

Pada saat itu, kenaikan Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terjadi akibat aksi beli investor asing dengan nilai yang sangat fantastis, Rp89,71 miliar di pasar reguler. Kemudian ada di angka Rp14,8 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Saat ini tercatat kapitalisasi pasar BBRI mencapai Rp551,36 triliun. Ini artinya, Bank BRI merupakan bank dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di Asia Tenggara.

Hal itu dibuktikan dari laba Bank BRI yang tercatat Rp8,2 triliun atau tumbuh 10,42 persen secara tahunan dengan aset mencapai Rp1.279,86 triliun. Selain itu, dana pihak ketiga pun mencapai Rp 936,03 triliun atau tumbuh 13,18 persen dibandingkan kuartal I pada 2018 yang hanya Rp827,06 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit tercatat Rp855,46 triliun atau tumbuh 12,9 persen secara tahunan dengan persentase pertumbuhan sebesar 2,41 persen.

Saham BBRI di Akhir Tahun 2019

Pada 27 Desember, perdagangan Bursa Efek Indonesia mencat bahwa harga saham Bank BRI secara year to date naik 21,04% ke level Rp 4.430 per saham pada penutupan sesi I. Di mana, transaksi saham BBRI pada sesi ini mencapai 21,59 juta saham dengan frekuensi 2.617 kali yang menghasilkan transaksi Rp95,48 miliar.

Direktur Keuangan Bank BRI Haru Koesmahargyo mengatakan bahwa BRI akan fokus pada sektor mikro di tahun 2020. Ia pun memproyeksikan bahwa kredit mikro pada 2020 ditargetkan mencapai pertumbuhan hingga15% tahun depan, lebih tinggi dibandingkan segmen lainnya. Dan Hingga kuartal III-2019, BRI berhasil menyalurkan kredit mikro senilai Rp 701 triliun, atau 77,60% dari total kredit.

Saham BBRI ini juga menjadi salah satu saham blue chip yang direkomendasikan oleh para investor. Bagaimana bisa? Karena saham blue chip ini bisa menghasilkan return yang lebih stabil dan cocok sekali kamu pilih ketika kamu ingin memulai invesatasi jangka panjang. Harga saham BRI hari ini jelas mencatatkan performa yang menjanjikan di masa depan. Saatnya kamu mulai berinvestasi.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang. 

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait