Saham

Investasi di Saham BBCA dan Produk yang Digunakan Setiap Hari

Investasi di Saham BBCA dan Produk yang Digunakan Setiap Hari

Saham BBCA merupakan saham yang masuk kategori blue chip dalam industri perbankan di Indonesia. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ini menjadi favorit banyak investor saham karena kinerjanya yang stabil dan tentu saja menguntungkan. Sejak awal melantai di bursa saham sampai dengan penutupan perdagangan hari ini, emiten ini selalu memiliki daya tarik tersendiri.

Kinerja saham BBCA selama hampir 20 tahun performanya di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara fundamental termasuk baik. Performa saham ini sebagai salah satu emiten favorit terbukti bisa mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Seperti yang terjadi pada penutupan perdagangan saham pada 4 Februari lalu yang kinerjanya kembali naik salah satunya karena terdongkrak performa saham BCA yang kembali diminati investor asing.

Salah satu alasan utama mengapa emiten ini memiliki kinerja yang baik di bursa efek adalah karena layanannya banyak digunakan masyarakat. Dengan demikian, nilai perusahaan ini sangat besar dan sekaligus menjanjikan. Semakin banyaknya produk perusahaan tersebut beredar di masyarakat dan sering digunakan berarti menunjukkan performa perusahaan yang terus naik.

Coba ingat lagi, ada berapa banyak layanan dari Bank BCA yang kerap kamu manfaatkan. Mulai dari rekening tabungan, kartu debet, sampai dengan e-money BCA menjadi salah satu yang paling sering dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Semakin luasnya konsumennya maka kapitalisasi perusahaan tersebut semakin tinggi dan merupakan hal yang baik bagi bisnis.

Ada banyak pertimbangan untuk memilih saham yang sebaiknya kamu miliki. Namun memiliki saham dengan kapitalisasi besar seperti itu jelas suatu hal yang baik. Bahkan investor legendari seperti Warren Buffett melakukannya. Kamu bisa mengikuti jejaknya dengan memiliki saham perusahaan yang sudah dikenal luas.

Produk perusahaan tersebut umumnya sering dipakai oleh masyarakat di kehidupan sehari-hari, termasuk kamu. Paling tidak kamu bisa menilai dengan jelas indikator kinerja bisnis perusahaan tersebut dengan produk yang kamu pakai selama ini.

Saham BBCA dan Emiten Lain yang Wajib Dimiliki Karena Produknya Kamu Gunakan

Bagi kamu nasabah Bank BCA, wajib mempertimbangkan untuk membeli saham BBCA. Selain terdaftar dalam Indeks LQ45, karena bank tersebut salah satu bank sejuta umat, apalagi layanannya selalu kamu akses setiap hari.

Harus diakui, banyak produk dan jasa yang mendukung kegiatan kita setiap hari. Mulai dari pasta gigi, kendaraan bermotor, melewati jalan tol, menggunakan mobile banking, dan masih banyak lagi. Apakah kamu sering menggunakannya? Jika jawabannya “ya”, coba pikirkan untuk berinvestasi di produk dan jasanya kamu gunakan setiap hari.

Tapi caranya bagaimana? Sepertinya terdengar tidak mungkin berinvestasi di perusahaan besar.

Mungkin, kok! Bahkan kamu berkesempatan menjadi salah satu pemilik perusahaan jika membeli saham mereka. Asal perusahaan tersebut berstatus “perusahaan publik” (perusahaan terbuka atau Tbk). Perusahaan terbuka akan menjual sahamnya ke pihak lain sesuai ketentuan pemerintah. Saham hanya diperjualbelikan berada di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat dibeli melalui perusahaan sekuritas.

Nah, di antara produk dan jasa yang kamu gunakan setiap hari itu ada kemungkinan dimiliki oleh perusahaan terbuka. Di mana perusahaan sudah menjual sahamnya ke publik. Sehingga kamu sebagai publik bisa membelinya. Membeli saham perusahaan yang sudah go public dan dikenal luas bukan hal yang buruk lho.

Bahkan ini merupakan langkah yang aman untuk dilakukan bagi investor saham pemula sepertimu. Mungkin saja imbal hasilnya tidak terlalu tinggi namun tentu saja performanya stabil. Selain saham BBCA, berikut ini adalah rekomendasi saham yang produknya yang sering kamu gunakan untuk dimiliki antara lain:

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)

Sejak Bank BCA berada di lantai bursa sejak tahun 2000 sampai saat ini dan performa saham BBCA terus melesat. Terkadang turun, tetapi tak butuh waktu lama, saham kembali naik. Performa saham BBCA pun positif. Karena BBCA masuk dalam jajaran Indeks LQ45.

Yang artinya saham BBCA mempunyai kapitalisasi pasar tertinggi dalam satu-dua bulan/. Selain itu juga memiliki kondisi keuangan, prospek pertumbuhan, dan nilai transaksi tinggi. Tak sedikit analis sekuritas yang merekomendasikan saham BBCA.

Tahun ini bank masih mengembangkan produk digital dan adanya pertumbuhan kredit. Kalau hasilnya positif, hal itu akan mempengaruhi saham BBCA. Jika kamu nasabah Bank BCA, kerap menggunakan layanan mobile banking, kenapa tidak sekalian menjadi pemegang saham BBCA?

Selain saham Bank BCA, beberapa perusahaan yang masuk dalam daftar saham Indeks LQ45 di bawah ini wajib kamu pelajari dan pertimbangkan loh!

PT Astra International Tbk. (ASII)

Siapa tak kenal Astra International? Perusahaan otomotif yang didirikan di tahun 1957 ini tersohor dengan brand otomotif Honda. Meski penjualan mobil turun pada kuartal I-2019, saham ASII layak untuk dimiliki sebagai investasi jangka panjang.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR)

Jika setiap hari mobil kamu melalui jalur tol, kenapa tak berinvestasi di Jasa Marga? Apalagi kini pemerintah gencar membangun jalan tol. Ditambah lagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengoperasikan jalan tol ini memiliki anak perusahaan yang mendukung bisnis utama. Imbasnya saham JSMR tumbuh positif.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF)

Apa solusinya jika lapar di malam hari atau ingin makan tapi malas gerak? Masak mi instan. Indofood Sukses Makmur adalah salah satu produsen mi instan terbesar di Indonesia. Jadi sambil makan mi instan, beli saja sahamnya.

PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)

Apa brand pasta gigi, sabun mandi, sampo, detergen, teh, sampai bumbu dapur kamu di rumah? Apakah dari Unilever Indonesia? Jika ya, jangan hanya membeli produknya. Beli juga saham UNVR.

Tentu, daftar perusahaan yang produk atau jasanya digunakan sehari-hari masih panjang bukan hanya saham BBCA dkk ini. Tetapi jangan lupa untuk mengecek latar belakang perusahaan. Sebagai referensi, kamu juga bisa melihat daftar saham yang masuk Indeks LQ45 untuk menjatuhkan pilihan terbaik ya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait