Saham

Investasi Saham BRI Vs Reksa Dana BRI, Pas untuk Milenial

investasi saham bri

Ajaib.co.id – Memilih investasi saham BRI yang terdaftar dengan emiten kode saham BBRI merupakan salah satu pilihan saham yang disarankan bagi investor pemula.

Mengapa? Sebab, saham ini termasuk ke dalam kategori blue chip dan bersanding dengan emiten-emiten kelas kakap lainnya, seperti BBCA, UNVR, TLKM, dan lain-lain.

Salah satu kelebihan jika kamu membeli saham blue chip adalah harga saham yang cenderung stabil, serta mudah untuk diperdagangkan di pasar modal. Jadi, saham BBRI memang layak untuk dikoleksi oleh para investor pemula, khususnya generasi milenial yang baru mulai terjun berinvestasi di pasar modal (saham).

Gambaran Singkat Bank BRI (Saham BBRI)

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) merupakan bank besar milik pemerintah Indonesia yang berfokus pada kredit usaha mikro, kecil dan menengah. Bank BRI juga telah berdiri lebih dari 100 tahun lamanya, hal ini menjadi salah satu faktor yang menunjukkan kesehatan keuangan dan kinerja perusahaan ini sudah tidak perlu diragukan lagi.

Sebab, saat ini Bank BRI menjadi salah satu bank yang masih berfokus pada pemberian pinjaman bagi UMKM di Indonesia, sedangkan bank-bank lainnya, memilih mundur dari layanan serupa di Indonesia. Jadi, boleh dikatakan saat ini Bank BRI memiliki minim sekali kompetitor di Indonesia.

Investasi Saham BRI untuk Jangka Panjang

Pilihan untuk berinvestasi saham BRI seringkali menjadi salah satu cara atau langkah finansial yang diambil oleh generasi milenial untuk membantu mereka mencapai tujuan finansialnya. Hal ini dirasa wajar, sebab, investasi saham merupakan keputusan finansial jangka panjang, yakni lebih dari 5 tahun.

Jika kita berkaca di tahun 2009 lalu, harga saham BRI untuk 100 lot atau 10.000 saham hanya membutuhkan dana Rp4.330.000, atau satu lembar saham BRI seharga Rp433/saham. Seiring dengan berkembangnya waktu, harga saham BRI pun terus merangkak naik setiap tahunnya.

Sejak 2017, saham BRI melakukan stock split dengan rasio 1:5. Di tahun ke-10, investasi saham BRI kamu bisa memperoleh keuntungan hingga 981,25%, dengan rincian harga saham BRI per 23 Oktober 2021 di angka Rp4.400/saham.

Selanjutnya, kamu bisa mengkali Rp4.400 x 10.000 saham = Rp44.000.000. Serta dalam rentang waktu 10 tahun tersebut, Bank BRI pernah membagikan dividen sebesar Rp478,8/saham atau Rp4.788.000.

Secara keseluruhan, total investasi sahammu mencapai Rp4.788.000 + Rp 44.000.000 = Rp48.788.000, di mana tingkat keuntungan yang kamu peroleh setelah 10 tahun sebesar 981,25%.

Tentu saja, hal ini semakin menambah antusias dan semangatmu sangat ingin memburu keuntungan dari investasi saham pada tahun-tahun berikutnya.

Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, investor milenial dari tahun ke tahun terus mengalami pertumbuhan. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia per 31 Oktober 2019, jumlah investor di pasar modal mencapai 2,2 juta. Dari angka tersebut, 60% adalah investor saham generasi milenial.

Namun, di lain sisi salah satu alasan mengapa generasi milenial ingin berinvestasi saham adalah untuk mempersiapkan hari tuanya nanti, yaitu pensiun dini. Jika, memang benar adanya, pilihan untuk investasi saham BRI menjadi salah satu opsi yang bisa kamu pilih dan pertimbangkan sebagai dana pensiunmu nanti.

Investasi Saham BRI, Apakah Masih Layak Dikoleksi bagi Milenial?

Setelah kamu melihat tingkat pengembalian dari saham BRI selama 10 tahun terakhir (23 Januari 2009 – 23 Januari 2019), yang telah Ajaib berikan pada poin sebelumnya, pasti akan timbul sebuah anggapan. Itu kan dulu, dan bagaimana dengan prospek harga saham BRI saat ini?

Tidak dapat dipungkiri, wabah virus corona, sangat berdampak terhadap seluruh sektor di Indonesia, tak terkecuali pasar modal (saham). Banyak emiten saham seperti BBRI, BBCA, dan lainnya, mengalami penurunan harga saham.

Bahkan berdasarkan Wartaekonomi.co.id, pada 3 April 2020, investor asing memilih untuk menjual kepemilikan sahamnya di Bank BRI dengan total transaksi mencapai Rp807,64 miliar. Hal ini membuat saham BRI mengalami penurunan harga hingga 10,53% dan berada di level Rp340/saham.

Hendra Martono, CEO dan FounderAra Hunter mengungkapkan, masih ada harapan bagi emiten-emiten bank untuk dikoleksi oleh investor, seperti saham BRI. Ia merekomendasikan investor membeli saham BRI jika menyentuh level Rp3.300/saham, dan menjualnya saat berada di Rp3.600/saham. (Dikutip dari CNN per 30/3/2020).

Tercatat harga saham BRI hari ini (3/4/2020), menunjukkan penguatan 0,70% dibanding hari sebelumnya setelah aksi buyback oleh investor asing, dan berada di level Rp2.890/saham.

Cara Membeli Saham BBRI Melalui Produk Reksa Dana

Jika kamu ingin membeli saham BRI, kamu bisa membelinya melalui perusahaan sekuritas, dengan perlu menyiapkan uang deposit dan juga rekening saham. Namun ada juga alternatif cara lainnya, untuk menabung saham BRI melalui pembelian produk reksa dana saham di Ajaib.

Membeli saham lewat produk reksa dana BRI sangat cocok bagi kamu investor pemula yang belum memahami dengan baik mengenai dunia saham dan tidak berani mengambil risiko tinggi ketika memulai investasi saham.

Lewat pembelian saham BRI melalui produk reksa dana saham yang ditawarkan oleh Ajaib, kamu bisa langsung berinvestasi bukan hanya saham BRI saja, melainkan juga banyak saham-saham perusahaan terbaik yang ada di Indonesia. Sebut saja TLKM, UNVR, BBCA, dan lain sebagainya.

Dana yang kamu perlu siapkan untuk berinvestasi reksa dana di Ajaib, kamu hanya perlu menyiapkan modal sebesar Rp10.000 saja. Kamu sudah bisa investasi saham BRI dan juga saham-saham terbaik lainnya. Selain itu, kamu juga bisa berinvestasi jenis-jenis reksa dana lainnya di platform Ajaib.

Reksa dana saham sangat cocok sekali bagi generasi milenial yang memiliki tujuan finansial yang ingin dicapai dalam jangka panjang, yaitu lebih dari 5 tahun.

Pilihan Produk Reksa Dana yang Tersedia di BRI

BRI sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia yang memiliki jaringan terluas juga menawarkan produk reksa dana. Beberapa reksa dana yang tersedia di BRI adalah produk reksa dana dari beberapa perusahaan manajer investasi yaitu:

  1. PT Schroders Investment Management Indonesia
  2. PT BNP Paribas Investment Partners
  3. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
  4. PT Danareksa Investment Management
  5. PT Bahana TCW Investment
  6. PT Trimegah Asset Management
  7. PT Kresna Asset Management
  8. PT Henan Putihrai Asset Management

Jenis-Jenis Produk Investasi Reksa Dana yang Ditawarkan BRI

Hampir sama dengan produk reksa dana lainnya. Dengan membeli produk reksadana BRI kamu juga bisa memilih beberapa produk reksa dana yang bisa disesuaikan dengan karakter kamu sebagai investor. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Reksadana pasar uang (money market funds)

Investasi ini menempatkan 100% dana ke instrumen pasar uang, antara lain, obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, deposito, dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Jenis investasi ini bertujuan memberikan keuntungan yang menarik melalui investasi pada instrumen pasar uang. 

Reksa dana pasar uang adalah jenis investasi jangka pendek paling menguntungkan dan investasi paling aman dibanding jenis reksa dana lainnya.

Penempatan instrumen pasar uang yang dipilih secara selektif akan menurunkan tingkat risikonya dan umumnya bisa memberikan return di 6% sampai 8% setahun.  

2. Reksadana pendapatan tetap (fixed income funds)

Alokasi produk reksa dana ini ada pada surat utang (obligasi). reksa dana ini bertujuan untuk memberikan suatu tingkat pengembalian yang menarik dengan penekanan pada stabilitas modal.

Ketika kamu memilih produk reksa dana ini, maka sebagian besar dana akan dibelikan atau diinvestasikan ke surat utang jangka panjang (Obligasi) oleh Manajer Investasi reksadana.

Kinerja reksa dana jenis ini didorong oleh perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia. Di mana, penurunan BI rate akan mendorong kenaikan harga obligasi yang merupakan instrumen penempatan dana, 

Risiko reksadana pendapatan tetap bisa mencapai 5% sampai 10% setahun. Artinya, lebih rendah jika dibandingkan reksa dana campuran dan saham.

3. Reksadana saham (equity funds)

Sebagian besar alokasi dana produk reksa dana ini adalah saham. Biasanya dana investasi dialokasikan 80% di saham dan sisanya bisa 20% surat utang atau maksimal 20% pasar uang.

Perolehan keuntungannya terhitung paling besar di antara jenis reksa dana lainnya. Namun risikonya juga tinggi karena fluktuasi harga saham yang tajam, apalagi jika dilakukan dalam jangka pendek.

Namun, jika dalam jangka panjang harga saham akan tetap positif. Karena itu, evaluasi reksa dana saham terbaik sebaiknya dilakukan dalam jangka panjang yaitu di atas 5 tahun. 

Umumnya return reksa dana saham dalam jangka panjang diharapkan di atas 10 persen sampai 20 persen setahun. Namun, realisasi return reksa dana saham akan sangat fluktuatif setiap tahun tergantung kinerja IHSG.

4. Reksadana campuran (discretionary funds)

Reksa dana ini menawarkan kombinasi investasi gabungan antara saham dengan obligasi, utang, pasar uang dan lain-lain. Tujuannya untuk memperoleh keuntungan dalam jangka panjang dengan risiko yang lebih rendah. 

Namun, jika dibandingkan reksa dana saham, keuntungan jenis reksa dana ini tidak setinggi reksa dana saham.  Namun komposisi portfolio bisa lebih fleksibel. 

Return reksa dana campuran di kisaran 10% sampai 12%, berada di bawah reksa dana saham tetapi di atas reksa dana pendapatan tetap.

Keuntungan Membeli Reksa Dana di BRI

BRI menyediakan fasilitas Installment Reksadana yang dapat membantu kamu menempatkan dana pada reksa dana secara rutin. Sehingga, kamu bisa melakukan top up secara berkala tanpa perlu melakukan transaksi pembelian (subscription). 

Nantinya rekening tabungan akan didebet sesuai jumlah dan tanggal yang telah ditentukan oleh kamu. Dengan fasilitas ini, kamu bisa lebih mudah merancang perencanaan keuangan dan memperhitungkan kebutuhan keuangan di masa yang akan datang dan mampu memenuhinya lewat investasi berkala.

Berikut manfaat lain dari Installment Plan Reksadana BRI.

  • Berinvestasi sejak dini dan melatih disiplin untuk melakukan investasi, serta dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan berinvestasi bagi anak.
  • Kemudahan bertransaksi reksa dana karena kamu hanya cukup sekali datang ke Uker BRI di awal transaksi dan untuk bulan-bulan selanjutnya akan dilakukan otomatis oleh sistem.
  • Menawarkan fleksibilitas di mana kamu bisa menentukan jumlah investasi rutin bulanan, tanggal pendebetan, dan pilihan reksa dana yang sangat beragam. Tentunya bisa membantu kamu mengalokasikan aset untuk mendiversifikasi risiko investasi jadi lebih nyaman.
  • Menerapkan konsep dollar cost averaging. Jadi, kamu bisa meminimalisir risiko akibat fluktuasi NAB/unit.
  • Membandingkan potensi keuntungan pembelian secara sedikit demi sedikit atau sekaligus.

Demikianlah informasi yang bisa redaksi Ajaib berikan terkait investasi saham di Bank BRI, selain berinvestasinya secara langsung, kamu juga bisa membeli saham BRI melalui produk reksa dana saham yang dijual di platform Ajaib.

Namun, bagi kamu yang ingin beli saham BBRI karena tertarik dengan return yang lebih besar, maka kamu juga bisa membelinya dengan mudah melalui Ajaib.

Sebagai salah satu aplikasi investasi yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ajaib bisa membantu kamu melakukan jual beli saham online. Untuk membuka rekening saham di Ajaib pun mudah dan bisa dilakukan secara online. Kamu hanya perlu mendownload dan mengisi data diri yang dibutuhkan.

Selain itu, kamu juga bisa mengecek daftar saham maupun melihat harga saham BBRI terbaru, sehingga kamu tidak perlu lagi membuka Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengecek harga terbaru dari saham yang ingin kamu beli. Jadi tunggu apalagi? Yuk investasi saham maupun reksa dana sekarang juga di Ajaib!

Artikel Terkait