Saham Blue Chip, Saham yang Pantas Dicoba Generasi Milenial

saham blue chip
saham blue chip

Kamu milenial dan mau coba investasi saham? Tak ada salahnya kamu mencoba saham blue chip. Mengapa begitu? Simak ulasan yang akan redaksi Ajaib paparkan berikut ini.

Generasi milenial dianggap sebagai generasi yang memiliki pengelolaan keuangan yang buruk, hal ini ditenggarai karena millennials dianggap memiliki kecenderungan untuk hidup lebih konsumtif dibandingkan generasi-generasi sebelumnya.

Seperti yang disebutkan dalam studi yang dilakukan Alvara Research Center, Generasi Millenial merupakan salah satu pemegang bonus demografi di Indonesia. Millennials akan mencapai 35 juta jiwa di tahun 2020.

DIbandingkan generasi pendahulunya, Millennials memiliki pengetahuan terhadap produk keuangan yang cukup baik walaupun angka kepemilikannya masih terbilang rendah. Bicara tentang produk keuangan tentu tidak terlepas dari investasi saham.

Dewasa ini investasi menjadi kata yang santer terdengar, hal ini beriringan dengan berkembangnya orang-orang yang menyadari pentingnya berinvestasi sebagai salah satu cara untuk mendapatkan lebih banyak manfaat dimasa yang akan datang.

Investasi bentuknya berbagai macam, salah satunya ada di bidang keuangan yang dapat berupa investasi saham, obligasi, deposito, reksadana, dan mata uang asing.

Nabung Saham untuk Milenial

Belakangan ini investasi saham sering dikenal Millenials dengan istilah “Nabung Saham”, yang mulai dipopulerkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengajak masyarakat berinvestasi saham secara rutin dan berkala. Kamu tentu sudah tidak asing dong dengan hal yang bernama saham?

Produk keuangan yang bernama saham ini merupakan produk dari pasar modal, tempat bertemunya orang-orang tang membutuhkan investasi produk keuangan (investor) dengan orang-orang yang membutuhkan dana jangka panjang sebagai penjual dalam pasar modal.

Saham adalah bentuk kepemilikan seseorang terhadap suatu perusahaan, saham ini berwujud selembar kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menyatakan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan dengan porsi yang sesuai dengan uang yang ditanamkan.

Manfaat dari membeli saham adalah mendapat keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli, sekain itu juga mendapatkan dividen atau pembagian keuntungan perusahaan.

Apabila saham yang kita punya adalah bagian dari perusahaan yang sehat, maka saham akan mempunyai nilai jual yang tinggi dan juga dapat menghasilkan laba yang besar. Begitupun dengan sebaliknya, apabila perusahaannya tidak sehat, maka tidak menutup kemungkinan pemilik saham akan mengalami kerugian.

Saham yang Relatif Aman untuk Investor Baru

Saham tersebut adalah Blue Chip, si biru yang merupakan saham dari perusahaan yang dikenal secara nasional, mempunyai reputasi baik, dan sehat secara finansial. Saham Blue Chip biasanya memiliki produk dan jasa dengan kualitas tinggi dan diterima secara luas oleh masyarakat. Nama Blue Chip diambill dari permainan dalam kasino (poker) di mana chip berwarna biru-lah yang memiliki nilai paling tinggi dibandingkan dengan warna merah dan putih.

Selanjutnya saham Blue Chip dikenal sebagai saham dengan nilai dan harga yang tinggi, namun lebih tepatnya adalah saham dari perusahaan yang bertahan dalam kurun waktu yang cukup lama. Saham jenis ini bagus untuk penanaman modal jangka panjang karena pembagian laba yang konsisten dan juga relatif terlindungi dari inflasi.

Blue Chip merupakan saham yang memiliki reputasi tinggi, maka dari itu potensi kenaikan harga dari saham chip biru ini menjadi terbatas karena saham ini mempunyai kecenderungan untuk sulit naik maupun turun atau dapat dikatakan blue chip merupakan saham yang relatif lebih terkendali dibandingkan saham lainnya. Maka dari itu, saham blue chip dianggap sebagai saham yang lebih aman.

Kenaikan dan Penurunannya Tidak Signifikan

Volalitas atau besaran perubahan harga yang menunjukkan fluktuasi pasar saham kategori ini jarang sekali mengalami kenaikan atau penurunan yang signifikan, hal ini menjadi pertimbangan bagi investor-investor ‘lama’ yang memiki tujuan untuk mengincar profit tinggi dari investasi. Maka dari itu saham Blue Chip dianggap sebagai saham yang paling aman untuk para investor pemula sebagai instrumen defensif agar portofolionya menjadi lebih seimbang. Dapat dikatakan blue chips sangat cocok sebagai sarana edukasi saham bagi investor pemula.

Untuk lebih mengenal saham blue chip, yuk ketahui 3 karakteristik utamanya!

Harga Yang Stabil

Kapitalisasi dan harga saham yang besar membuat saham blue chip tidak mudah naik ataupun turun secara signifikan dalam waktu yang singkat. Saham ini juga memiliki karakteristik tahan dalam menghadapi fluktuasi pasar. Sehingga sering dikatakan bahwa saham ini merupakan saham yang aman.

Perusahaan Dengan Kinerja Yang Baik (Perusahaan Mapan)

Perusahaan dengan saham yang tergolong blue chip biasanya merupakan perusahaan yang memiliki reputasi yang baik secara nasional, atau dapat dikatakan merupakan perusahaan yang menjadi market leader dalam sektor usahanya. Keuntungan yang dimiliki perusahaan dengan saham tipe blue chip ini berjumlah sangat besar dan keuntungan tersebut secara rutin dibagikan kepada investor.

Resiko Likuidasi Yang Lebih Kecil

Karena perusahaan Blue Chip memiliki harga yang relatif stabil, dan pertumbuhan yang tidak fluktuatif, saham ini tetap likuid dan mudah diperjualbelikan dengan keadaan harga saham yang sedang menurun.

Susah-susah Gampang untuk Dicari

Dengan reputasi yang mengagumkan, mencari saham ini dengan harga yang dibawah harga pasaran relatif lebih sulit. Blue chip adalah saham bagus dengan harga yang tinggi, padahal tujuan membeli saham adalah mendapatkan profit yang sesuai.

Melihat dari empat karakteristik saham chip biru di atas, tetap saja Blue Chip merupakan saham yang paling aman untuk dimiliki oleh investor pemula untuk berlatih, karena untuk investor pemula pembatasan resiko adalah hal yang harus didahulukan sebelum mengejar keuntungan.

Ayo mulai melek investasi, dengan mulai berinvestasi dengan resiko yang rendah. Tapi jangan sampai karena sudah tahu resikonya kecil kamu jadi ogah-ogahan memperhatikan kondisi pasar modal ya!

Bacaan menarik lainnya:

Jogiyanto, H. (2015). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Jakarta: Rajawali Pers.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait