Saham

Pengertian Dividen Interim dan Bedanya dengan Dividen Final

Dividen Interim

Ajaib.co.id – Dalam berita keuangan pasti kita selalu mendengar mengenai perusahaan-perusahaan yang membagikan dividen. Perlu diketahui bahwa ada dua jenis dividen, yaitu, dividen interim (interim dividend) dan dividen final.

Hal ini umumnya menjadi acuan bagi para investor yang ingin investasi saham atau menanamkan modal yang mereka miliki. Namun, bagi sebagian orang istilah tersebut masih cukup membingungkan karena kurang pahamnya mereka tentang dunia pasar modal.

Pembagian dividen (dividend payment) umumnya dilakukan perusahaan kepada para pemegang saham di bulan Desember atau setelah tutup buku. Bagi perusahaan yang sudah go public, laporan audit keuangan mereka akan dipublikasikan antara Januari hingga akhir April di tahun berikutnya.

Jika pembagian keuntungannya dilakukan pada akhir tahun, maka disebut dividen final. Sehingga tidak heran apabila antara bulan Maret sampai Mei perusahaan ramai-ramai membagikan dividennya.

Kemudian untuk besaran yang dibagikan perusahaan tergantung pada keputusan direksi dan disahkan oleh pemegang saham pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kebanyakan perusahaan akan membagikan dividennya satu kali dalam setahun, namun ada juga perusahaan yang membagikan dividen “tambahan” beberapa kali setahun dan inilah yang disebut dividen interim.

Bagi yang belum paham, mari kita bahas secara jelas tentang dividen agar semakin paham terutama ketika ingin berinvestasi. Maka dari itu, baca terus ulasannya di bawah ini.

Memahami Apa Itu Dividen

Dividen adalah pembagian keuntungan atau laba yang berhasil dikumpulkan perusahaan kepada para pemegang saham. Jumlah besarannya tergantung dari seberapa banyak saham yang dimiliki di perusahaan tersebut.

Dividen ini bisa diibaratkan sebagai bentuk ‘terima kasih’ perusahaan kepada para investor atau pemegang sahamnya. Karena uang yang mereka tanamkan dapat digunakan untuk menambah modal atau ekspansi bisnis sehingga perusahaan makin bertumbuh.

Oleh karena itu, perusahaan akan menyisihkan sebagian uang dari laba bersih yang didapat untuk memberikan kesejahteraan kepada pemegang saham. Selain itu, umumnya ada tiga cara perusahaan mengelola laba perusahaannya, yaitu:

●      Laba ditahan. Maksudnya seluruh keuntungan perusahaan sementara waktu ditahan dahulu untuk kemudian diinvestasikan perusahaan untuk kepentingan ekspansi bisnis.

●      Pembelian saham kembali (stock buyback). Cara ini dilakukan perusahaan dengan menggunakan semua keuntungannya untuk dibelikan saham kembali. Kegiatan semacam ini sering dilakukan oleh Wall Street, Amerika Serikat.

●      Dividen. keuntungan perusahaan yang dihasilkan diberikan kepada pemegang saham. Pemberian dividen ini persentasenya berbeda tiap perusahaan, ada yang membagikan seluruh keuntungannya 100% kepada pemegang saham dan ada juga yang sama sekali tidak membagikan dividen tergantung kondisi perusahaan dan ekonomi.

Keputusan terkait pengelolaan laba perusahaan akan dilakukan oleh pihak manajemen pada saat menyelenggarakan RUPS untuk membagikan dividen. Kemudian, seperti yang sudah disebutkan di atas, ada dua metode pembayaran dividen saham yang diberlakukan bagi perusahaan yang go public atau sudah melantai di bursa saham.

1.    Dividen Final

Secara umum pengertian dividen final adalah pembagian laba bersih perusahaan kepada pemegang saham yang sebelumnya telah disahkan dan diputuskan manajemen pada saat RUPS dalam satu tahun pembukuan. Pembagian dividen final ini tercantum dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas (UUPT).

2.    Dividen Interim

Sedangkan dividen interim adalah dividen sementara yang dibayarkan pada pemegang saham sebelum pembagian laba tahunan perusahaan dan ditetapkan dalam RUPS. Pembagian dividen interim ini biasanya dilakukan secara berkala selama satu tahun berjalan, misalnya per triwulan.

Kenapa dividen interim sifatnya sementara? Karena keputusan masih dilakukan oleh direksi yang diatur dalam Pasal 72 Ayat (4) UUPT, serta belum termasuk keputusan RUPS.

Di samping metode pembayaran dividen oleh perusahaan, ada beberapa jenis dividen yang lazimnya diberikan perusahaan kepada para pemegang sahamnya. Apa saja jenis? Ada tiga jenis yang umum dilakukan perusahaan, yaitu:

●      Dividen Tunai (Cash Dividend). Pemberian dividen jenis ini dibagikan perusahaan dalam bentuk tunai dan paling sering diharapkan pemegang saham tentunya.

●      Dividen Aktiva (Property Dividend). Dividen ini diberikan perusahaan kepada pemegang saham berupa barang, seperti surat berharga, persediaan, ataupun jenis aktiva lainnya.

●      Dividen Saham (Stock Dividend). Kalau yang ini, perusahaan memberikan dividen dalam kepada pemegang saham bentuk sejumlah saham kembali tanpa ada biaya tambahan.

Perbedaan Dividen Interim dan Dividen Final

Lalu apa perbedaannya dividen interim dan dividen final? Berikut ini penjelasan rincinya.

●      Direksi perusahaan merekomendasikan dividen interim dan disetujui oleh pemegang saham. Sementara dividen final diumumkan oleh direksi, dan disetujui di rapat umum pemegang saham tahunan setelah dipastikan memperoleh laba.

●      Dividen interim diumumkan sebelum finalisasi pembukuan perusahaan. Sedangkan, dividen final diumumkan setelah penyusunan laporan keuangan tahunan selesai.

●      Dividen interim dapat dibatalkan tergantung dari persetujuan pemegang saham. Dividen final tidak dapat dibatalkan begitu diumumkan.

●      Besaran nilai dividen interim selalu lebih kecil dari nilai dividen final.

●      Dividen interim dibagikan hanya apabila anggaran perusahaan dengan tegas menyatakan hal yang serupa. Sebaliknya, deviden final tidak ada syarat yang mengharuskan seperti itu.

Pemberian dividen kepada pemegang saham menandakan bahwa perusahaan memiliki kinerja yang bagus. Sebab banyak yang mungkin tidak tahu jika dengan teknik akuntansi, data-data laporan keuangan bisa dimanipulasi.

Salah satu cara yang dapat membuktikan perusahaan tersebut memang benar memperoleh laba atau keuntungan adalah dengan membagikan dividen, baik itu dividen interim dan dividen final.

Artikel Terkait