Hijrah ke Pasar Modal Syariah? Ini Keuntungannya!

Mau Hijrah ke Pasar Modal Syariah? Ini Keuntungan yang Bisa Kamu Dapat!
Mau Hijrah ke Pasar Modal Syariah? Ini Keuntungan yang Bisa Kamu Dapat!

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hasan Fawzi menyebut pasar modal syariah sangat menguntungkan di zaman sekarang. Bahkan, dia mengajar para investor ramai-ramai hijrah ke investasi syariah.

Pasalnya, pada Februari 2019, saham syariah yang berada di Bursa Efek Indonesia beredar sebanyak 68%. Jumlah saham ini mencakup 52% dari total kapitalisasi pasar di BEI. Volume transaksi efek syariah mencapai 66%, sedangkan frekuensinya mencakup 67%, dan nilianya 61% dari total aktivitas transksi harian.

Berkonsep Kerja Sama

Sementara itu, menurut Staf Hubungan Kelembagaan dan Informasi Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nadhifa Alim Hapsari, pasar modal syariah Indonesia memiliki konsep kerja sama secara syariah. Di mana kerja sama tersebut tidak akan merugikan kedua belah pihak.

Jadi ada hubungan kerja sama atau prinsip syariah disebut syirkah. Jadi pada saat perusahaan menghasilkan keuntungan maka investor akan dibagi keuntungan atau dividen pada saat saham diperdagangkan. Jadi di situ ada hubungan timbal balik investor di situ lah konsep kerja sama yang dapat diterima oleh islam yang nggak akan merugikan kedua belah pihak,” jelasnya, seperti dikutip dari Detik.

Sementara itu, Indeks Saham Syariah Indonesia atau ISSI merupakan indeks syariah dengan kinerja nomor 2 terbaik di dunia, dengan return 47% sejak peluncuran 2011 hingga Februari 2019. ISSI hanya kalah dari Indeks Dow Jones Islamic (DJIM) yang tumbuh 62% pada periode yang sama.

Keuntungan Pasar Modal Syariah

Secara garis besar, keuntungannya terbagi dari kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif, keuntungan investasi syariah mungkin bisa dibilang berkaitan dengan prinsip. Sebagian orang menyebutnya norma, tapi berkaitan dengan keyakinan dan agama. Bagi seorang muslim, terutama, keuntungan investasi ini adalah sesuai syariat sehingga:

1. Bebas Riba. Dalam agama Islam, riba merupakan salah satu yang wajib dihindari.

2. Lebih Pasti. Maksudnya, karena mengikuti syariat, investasi di pasar modal syariah tidak gharar. Artinya, terhindar dari ketidakpastian. Dampak selanjutnya, terasa lebih aman.

3. Diperkuat Payung Hukum . Terdiri atas antara lain 9 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait pasar modal syariah, Undang Undang Sukuk Negara (SBSN), dan Undang Undang 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Bila secara kuantitatif, keuntungan investasi syariah dalam angka tidak kalah dibandingkan produk konvensional.

Selain itu, keunggulan pasar modal ini yaitu, investasi ini juga digunakan sebagai sarana aktivitas kegiatan sosial, keuntungan dan manfaat tidak hanya dirasakan oleh para nasabah melainkan juga untuk orang lain. Sekaligus bisa menjadi penggerak kualitas bidang ekonomi, dengan mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Setelah mengetahui keuntungan dan prinsip syariah, apa kamu mau hijrah dan beralih ke investasi syariah? Bagi kamu yang ingin mulai melakukan kegiatan pasar modal yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah kamu bisa memulainya dengan mendownload aplikasi Ajaib. Di dalam aplikasi ini, kamu bisa memulai berinvestasi reksa dana syariah atau obligasi syariah yang memenuhi prinsip syariat agama Islam.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait