Bisnis & Kerja Sampingan

Maksud dari Valuasi adalah Nilai Sebuah Perusahaan, Setuju?

valuasi adalah

Ajaib.co.id – Mungkin kamu beberapa kali mendengar tentang istilah valuasi. Terutama tentang valuasi perusahaan startup. Sebenarnya valuasi sendiri bisa digunakan pada perusahaan startup maupun perusahaan konvensional. Lebih jelasnya, valuasi adalah proses penilaian pada suatu perusahaan penyedia barang dan jasa dengan melihat semua aspek yang saling bersangkutan.

Perusahaan Perlu Mengetahui Nilai Valuasinya Sendiri

Lalu mengapa sebuah perusahaan perlu mengetahui nilai valuasinya sendiri? Pada umumnya mengetahui valuasi sebuah perusahaan bagi internal perusahaan atau pun bagi perusahaan lain sangat berguna ketika ada kebijakan akuisisi. Dan ada tujuan-tujuan lain yang nanti akan dibahas satu per satu.

Misalnya satu perusahaan ingin mengakuisisi perusahaan lain, perusahaan tersebut harus mengetahui nilau valuasi perusahaan yang akan diakuisisinya. Hal itu karena ia akan membeli perusahaan tersebut sesuai dengan nilai valuasinya dan ini terjadi secara umum di dunia bisnis.

Valuasi ini bisa berubah jumlahnya, tergantung pada kondisi keuangan dan kinerja perusahaan.  Karena itu penilaian memang perlu dilakukan secara berkala. Namun, soal harga akuisisi ini biasanya harus kesepakatan dua belah pihak karena bisa saja terjadi perbedaan pendapat. Jadi, walaupun nilai valuasi sebuah perusahaan dinyatakan sekian, bisa saja perusahaan lain menawarkan harganya lebih murah. Ini juga hal yang sering terjadi.

Masih ingat dengan kasus Yahoo yang valuasinya anjlok dan dibeli murah? Dulu, Yahoo sempat ditawarkan oleh Microsoft sebanyak USD44 miliar, tapi sayangnya Yahoo menolak penawaran tersebut karena menganggap harga beli itu tidak sesuai dengan nilai valuasi perusahaannya. Penolakan tersebut dianggap sebagai kesempatan yang tidak dimanfaatkan oleh Yahoo karena sejak saat itu kinerja Yahoo jadi semakin buruk sampai beberapa kali ganti CEO pun Yahoo tidak dapat bangkit kembali.

Hingga akhirnya Yahoo dibeli oleh perusahaan lain dengan hanya USD4 miliar. Jumlah tersebut benar-benar jauh dibandingkan saat Microsoft pertama kali menawarkannya. Hal ini terjadi karena di dunia bisnis kadang seseorang terlambat melihat sebuah peluang yang ada. Meskipun saat ini perusahaan berbasis teknologi dikatakan yang paling banyak meraup keuntungan, tapi jika tidak bisa berinovasi tetap saja akan mengalami kemunduran. Terlebih karena teknologi informasi selalu saja melahirkan hal-hal baru.

Metode Menghitung Nilai Valuasi Sebuah Perusahaan

Nilai valuasi sebuah perusahaan juga tidak bisa dilakukan sembarangan karena dilakukan dengan analisis yang detail dan panjang karena menghitung banyak hal mulai dari aset, arus kas dan lainnya. Nilai valuasi ini bisa meningkat dan bisa juga mengalami penurunan.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengetahui valuasi perusahaan. Jadi, valuasi adalah nilai yang bisa dihitung dengan berbagai macam cara. Kali ini kita tidak akan membahas bagaimana cara menghitung valuasi secara mendetail karena akan ada banyak aspek yang dihitung.

Dan cara menghitung valuasi adalah dengan model valuasi absolut dan model valuasi relatif. Model valuasi absolut ini berkaitan dengan internal perusahaan. Jadi, perusahaan akan menghitung dan melihat nilai valuasi berdasarkan nilai fundamentalnya saja. Fokusnya berada pada arus kas, tingkat pertumbuhan perusahaan dalam waktu tertentu, dan keuntungan yang didapatkan dari bisnis. Penilaian ini tidak berkaitan juga dengan perusahaan lain.

Lalu, cara lainnya untuk menghitung valuasi adalah dengan model valuasi relatif. Model valuasi relatif ini mengaitkan perusahaan dengan perusahaan lain yang sejenis. Caranya adalah dengan melakukan perbandingan yang melibatkan besar pendapatan, dan hal-hal lain dengan perusahaan lain.

Tujuan Perusahaan Mengetahui Nilai Valuasinya

Penghitungan nilai valuasi sebuah perusahaan berdampak pada banyak hal yang tujuannya tentu untuk kebaikan perusahaan. Contohnya adalah sebagai berikut:

Memengaruhi Pengambilan Keputusan untuk Perusahaan

Nilai valuasi itu bergantung pada kinerja perusahaan. Jika kinerjanya bagus, maka nilai valuasinya tinggi. Di sini perusahaan tidak akan diam saja karena harus melakukan strategi terbaru untuk menarik para investor demi membangun bisnisnya jadi lebih berkembang.

Lalu, jika nilai valuasinya kecil dan mengalami penurunan terus-menerus, bisa dipastikan perusahaan harus segera mengambil tindakan. Pengambilan tindakan ini untuk mencegah agar perusahaan tidak mengalami kebangkrutan. Salah satu cara yang paling sering digunakan adalah menjualnya ke perusahaan lain yang lebih besar.

Mendatangkan Investasi

Nilai valuasi yang menjanjikan tentunya akan mendatangkan investasi dari investor yang tertarik untuk mengembangkan perusahaan. Mengandalkan investasi adalah cara tercepat perusahaan untuk mendapatkan modal yang besar yang tentu akan memengaruhi kinerja perusahaan selanjutnya. Kemungkinan bisa melakukan ekspansi ke bidang lain pun berada di depan mata.

Untuk Keperluan Waralaba

Perusahaan besar dan perusahaan kecil sebaiknya memang memiliki nilai valuasi. Terutama jika ingin menggunakan strategi waralaba untuk melakukan ekspansi. Strategi waralaba dinilai cukup menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang kuliner. Biasanya perusahaan akan menjual hak cipta pada orang yang ingin membuka usaha yang sama di tempat lain.

Sebagai Penilaian Internal

Melakukan penilaian internal memang sudah menjadi keharusan perusahaan. Dengan melakukan penilaian ini, pengusaha jadi tahu apakah perusahaan yang dimilikinya ini sedang baik-baik saja atau bahkan tidak baik-baik saja.

Pajak

Nilai valuasi harus diketahui karena akan berpengaruh pada jumlah pajak yang harus disetor ke negara. Setiap perusahaan yang berdiri di Indonesia diwajibkan untuk membayar pajak. Memang pajak perusahaan ini memberikan kontribusi besar bagi negara karena sebagian besar pajak yang didapat paling banyak berasal dari pajak perusahaan.

Seperti itulah pembahasan mengenai valuasi perusahaan. Valuasi ini dilakukan secara berkala sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Bacaan menarik lainnya:

Coulter, M. (2002). Strategic Management in Action.SecondEdition. New Jersey :Prentice-Hall


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait