Analisa Saham

Apakah Saham NPGF Layak Dikoleksi? Ini Analisanya!

Ajaib.co.id – PT Nusa Palapa Gemilang Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi, pemasaran, serta perdagangan pupuk buatan majemuk hara makro primer.

Perusahaan dengan kode saham NPGF ini didirikan pada tahun 2001 yang memiliki kegiatan usaha sebagai produsen pupuk. Kegiatan bisnis NPGF didukung dengan laboratorium terakreditasi serta teknologi andal yang menghasilkan produk pupuk sesuai dengan SNI.

Adapun fokus produksi NPGF dalam beberapa tahun terakhir pada produksi dan peningkatan produksi pupuk NPK dengan permintaan pupuk NPK yang tergolong tinggi jika dibandingkan dengan ketersediaannya saat ini. Saham NPGF sendiri baru tercatat dan diperdagangkan secara publik melalui bursa saham pada April 2021 dengan harga penawaran sebesar Rp100 per lembar saham.

Mayoritas saham NPGF sendiri dipegang oleh PT Atmaja Makmur Gemilang dengan jumlah 56,01 persen kepemilikan. Di mana, pergerakan harga saham NPGF saat ini sedang melemah, setelah sebelumnya naik, namun berada di atas harga penawaran sebesar Rp166 per lembar saham pada penutupan perdagangan, Selasa 15 Juni 2021.

Lalu, apakah saham NPGF yang baru beberapa bulan melantai di bursa saham layak untuk dikoleksi? Bagaimana dengan kondisi fundamental perusahaan saat ini dan rencana bisnis seperti apa yang akan dilakukan kedepannya? Mari kita bedah kinerja saham NPGF.

Kinerja NPGF di Kuartal Ketiga Tahun 2020

Saham NPGF sendiri sangat baru tercatat di bursa saham yaitu pada bulan April 2021. Namun, kinerja keuangan NPGF hingga kuartal kuartal ketiga catatkan hasil yang positif. Di mana, pendapatan perseroan mengalami kenaikan menjadi Rp235,24 miliar dari periode sama di tahun 2019 sebesar Rp 177,61 miliar.

Pendapatan yang tumbuh tersebut tentu mempengaruhi pertumbuhan laba di kuartal ketiga tahun 2020 sebesar Rp6,69 miliar dari raihan laba di periode sama tahun 2019 sebesar Rp2,62 miliar.

Walaupun kinerja bisnis NPGF setelah mencatatkan sahamnya di bursa belum terlihat, namun kinerja bisnis di tahun 2020 yang positif ini dapat menjadi acuan bagi para investor untuk mengoleksi saham NPGF.

Kinerja Keuangan NPGF

Kinerja keuangan NPGF dalam 4 tahun terakhir di mana sebelum mencatatkan namanya di papan bursa, terpantau sangat positif. Mulai dari realisasi pendapatan yang tumbuh secara konsisten maupun raihan laba yang terus diraih setiap tahunnya. Adapun data ikhtisar keuangan yang diambil berdasarkan informasi finansial perseroan dapat dilihat seperti berikut (dalam miliar rupiah):

Laporan Laba Rugi201920182017
Penjualan bersih241.399226.400204.278
Laba kotor61.77959.97559.580
Laba tahun berjalan4.9395.9565.081

Berdasarkan data tersebut, di mana NPGF belum mencatatkan sahamnya di bursa saham, dalam 3 tahun terakhir secara penjualan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sementara untuk raihan laba teru dicatatkan oleh perseroan setiap tahunnya, hanya saja pertumbuhannya sempat terhenti di tahun 2019.

Walaupun begitu, hal ini masih wajar karena perseroan mampu menghindari bisnis dari kerugian di tahun tersebut. Kinerja keuangan NPGF dalam 3 tahun terakhir sebelum mencatatkan namanya di papan bursa ini tentu bisa menjadi acuan penting terkait prospek sahamnya yang layak dikoleksi bagi para investor.

Di mana, saham NPGF yang mulai diperdagangkan secara publik menambah opsi bagi para investor untuk memilih emiten dengan fundamental kuat sehingga layak untuk dikoleksi dalam jangka panjang. Selain nominal yang konsisten tumbuh, kinerja bisnis NPGF yang tampak positif ini juga terlihat dari rasio keuangan perseroan.

Jika dilihat berdasarkan rasio keuangannya untuk tahun 2019, bisnis NPGF dalam kondisi yang cukup sehat. Adapun data yang diambil berdasarkan ikhtisar keuangan untuk tahun buku 2019 melalui informasi finansial perseroan dapat dilihat seperti berikut:

Rasio2019
ROA1,6%
ROE3,5%
NPM2,1%
CR130,7%
DER123%

Prospek Bisnis NPGF yang Baru

Emiten PT Nusa Palapa Gemilang Tbk dengan kode saham NPGF resmi melantai di bursa pada bulan April 2021. Di mana, saham NPGF menjadi opsi baru di sektor produsen pupuk untuk dikoleksi para investor. Namun, sebelum memutuskan untuk mengoleksi saham NPGF, tentu para investor akan melihat rencana bisnis yang akan dilakukan kedepannya sebagai langkah mengembangkan kinerja perseroan.

Di mana, tahun ini NPGF berencana untuk menambah kapasitas produksi sebagai bentuk ekspansi. Hal ini menjadikan NPGF optimis dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 39 persen dibandingkan tahun lalu. Menurut pihak perseroan, NPGF bakal menambah kapasitas mesin pupuk NPK mencapai sebanyak 30.000 MT, mesin produk mikro mencapai 30.000 MT, serta mesin briket 20.000 MT.

Dengan ekspansi tersebut, maka kapasitas produksi pupuk NPGF hingga per 30 September 2020 lalu sebesar 150.000 MT akan bertambah. Sementara itu, permintaan pupuk di segmen perkebunan masih terus meningkat. Di mana, lebih dari setengah operational expenditure di sektor perkebunan dialokasikan untuk biaya pemupukan.

Permintaan pupuk sendiri untuk sektor ini masih tetap tinggi selama masa pandemi. Menurut pihak NPGF, peningkatan permintaan pupuk NPK pada perkebunan kelapa sawit naik karena imbas membaiknya harga CPO global.

Oleh karena itu, NPGF optimis dengan target penjualan sebesar 39 persen tumbuh. Adapun beberapa wilayah pemasaran untuk pupuk NPGF meliputi Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Di mana, sebagian besar pelanggan merupakan perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, kebutuhan bahan baku pupuk sendiri seluruhnya berasal  dari produsen lokal sehingga masa pandemi Covid-19 tidak mengganggu proses produksi pupuk perseroan. Perseroan juga yakin dengan rencana ekspansi yang akan berjalan lancar. Mengingat, NPGF saat ini mengantongi dana senilai Rp 64,8 miliar yang berasal dari initial public offering dengan melepas 648,04 juta saham baru atau setara 20 persen modal yang disetor penuh.

Nantinya, 82 persen dana IPO bakal digunakan untuk akuisisi lahan, 17 persen akan digunakan untuk pelunasan pada pembelian mesin produksi, dan sisanya untuk kebutuhan modal kerja.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait