Saham

Mau Investasi? Pahami Dulu Apa Itu Bid dan Ask dalam Saham

Bid dan Ask dalam Saham

Ajaib.co.id – Investasi saham yang masuk ke dalam pasar sekunder, bisa dikatakan sudah bukan menghubungkan investor kepada emiten lagi, namun lebih kepada hubungan investor ke investor lainnya.

Hal inilah yang melahirkan istilah bid dan ask atau yang lebih dikenal dengan istilah bid dan offer. Istilah ini merupakan salah satu dari dari banyaknya istilah yang ada di dunia saham.

Bagi kamu yang tertarik untuk investasi saham, sebaiknya mempelajari beberapa istilah di dalamnya agar memudahkan proses transaksi pada investasi saham.

Lalu, sebenarnya apa itu bid dan ask dalam saham serta seberapa penting istilah ini digunakan? Nah, untuk memahami pengertian dari istilah tersebut, yuk simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Bid dan Ask dalam Saham?

Tanpa disadari, transaksi yang ada di pasar tradisional juga menggunakan istilah bid dan ask. Di mana, sebelum transaksi terjadi, tentunya ada proses tawar menawar antara pembeli dan penjual.

Kemudian transaksi akan terjadi ketika pembeli dan penjual memutuskan harga yang sesuai atau cocok dengan penawaran.

Prinsip ini juga akan kamu temukan dalam transaksi di pasar saham. Di mana, bid merupakan harga yang diajukan oleh pihak pembeli saham dan ask atau offer merupakan harga yang ditawarkan oleh pihak penjual saham.

Antara bid dan ask yang diajukan akan terus berubah hingga antara pembeli dan penjual menemukan harga yang pas hingga transaksi kemudian terjadi.

Misalnya saja pada sebuah transaksi saham yang ditawarkan atau ask pada harga Rp4.300 per lembar saham. Kemudian, pihak yang tertarik untuk membeli mengajukan bid di harga Rp3.900 per lembar saham.

Ketika aksi bid dan ask terjadi, maka ada dua kemungkinan yang dapat terjadi yaitu pihak pembeli yang menaikkan harga atau bid dan pihak penjual yang menurunkan harga atau ask.

Dengan begitu, antara harga bid dan ask akan terjadi pertemuan yang cocok di satu titik. Misalnya saja pada harga Rp4.000 per lembar saham sehingga transaksi bisa dilakukan.

Spread pada Harga Bid dan Ask

Setelah kamu mengetahui apa itu bid dan ask dalam saham, kamu bisa mengetahui lebih dalam tentang bid dan ask melalui istilah spread bid dan ask dalam saham. Spread sendiri berkaitan dengan bid ask dan fraksi harga.

Kamu pasti sudah mengetahui apa itu bid dan ask dalam saham. Sedangkan fraksi harga merupakan batasan kelipatan pada harga yang ditetapkan oleh BEI.

Kembali ke penjelasan spread pada bid dan ask, istilah ini diartikan sebagai jarak antara harga bid dan ask. Mengingat antara bid dan ask dipisahkan oleh jarak yang jarang sekali untuk sama.

Hal ini mengacu pada harapan keuntungan yang bisa didapat oleh kedua pihak, baik penjual dan pembeli saham. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada spread antara bid dan ask adalah spread secara besar.

Di mana, spread yang dimaksud adalah jarak bid dari beberapa kumpulan bid tidak sesuai kelipatan yang ditentukan. Misalnya saja, suatu kelompok harga sebesar Rp50-2.000 dengan fraksi harga sebesar Rp5, maka harga terbaik dari bid akan turun sebesar ketentuan tersebut.

Akan tetapi, sering kali spread dari bid dan ask naik serta turun tidak sesuai dengan ketentuan dari fraksi harga. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut:

·        Saham bukanlah jenis saham yang likuid karena kurangnya minat beli dan jual oleh para investor. Hal ini karena para investor atau trader lebih memilih order beli dengan harga yang murah. Sementara order jual diharapkan lebih tinggi harganya sehingga akan menyebabkan kekosongan antara spread bid dan ask.

·        Spread besar pada bid dan ask biasanya terjadi di awal-awal jam pasar dibuka. Biasanya trader belum melakukan antrean di pasar pada saat tersebut sehingga ketertarikan untuk membeli lebih rendah dibandingkan dengan ketertarikan untuk menjual. Tidak heran jika terjadi spread besar di awal-awal pasar dibuka.

Istilah Dasar pada Saham Selain Bid dan Ask

Setelah kamu memahami apa itu bid dan ask pada saham yang merupakan istilah dasar untuk berinvestasi, ada sejumlah istilah dasar lainnya yang wajib dipelajari investor saham pemula. Berikut penjelasannya:

Buy dan Sell

Istilah ini merupakan posisi yang akan diambil saat kamu melakukan aksi beli dan jual dengan periode tertentu. Buy berarti membeli saham dengan menentukan nominal harga saham serta jumlah yang akan dibeli dengan harapan dapat menghasilkan keuntungan. Sementara sell adalah menjual saham dengan melepas kepemilikan saham untuk mendapatkan keuntungan.

Amend Order

Istilah ini merupakan acuan yang digunakan untuk mengurangi dan menambahkan pembelian serta penjual setelah dikonfirmasi. Amend order merupakan pengaturan yang biasa digunakan pada proses antre pembelian maupun penjualan.

Withdraw Order

Istilah ini merupakan proses untuk melakukan pembatalan pada aksi jual dan beli saat antre berlangsung.

Deposit

Istilah ini hampir mirip dengan istilah deposit pada dunia perbankan, hanya saja setoran dana yang didepositkan ke rekening saham ditujukan untuk melakukan transaksi saham.

Candle Stick

Istilah ini merupakan sebutan untuk batang-batang yang berada di tampilan grafik pergerakan saham. Candle stick yang ada di grafik saham, terdiri dari dua jenis warna yang membedakan pengertiannya seperti warna merah yang berarti harga saham sedang turun dan hijau yang berarti harga saham sedang naik.

Margin Trading

Istilah ini menunjukan transaksi pembelian yang dilakukan oleh investor dengan menggunakan pinjaman dari perusahaan sekuritas. Pinjaman ini didapat dengan menggunakan saham milik invesor sebagai jaminannya.

Di Bursa Efek Indonesia sendiri, tidak semua emiten dapat dibeli dengan sistem margin trading. Hanya ada sekitar 61 emiten yang dapat dibeli dengan menggunakan sistem margin trading.

Setelah kamu memahami apa itu bid dan ask dalam saham yang merupakan bagian dari istilah dasar investasi saham, pastinya kamu akan tertarik dengan instrumen yang satu ini. Ditambah dengan keuntungan yang dihasilkan ketika memilih saham perusahaan dengan prospek baik di masa mendatang.

Apalagi kini investasi bisa dilakukan secara online melalui smartphone dengan menggunakan aplikasi Ajaib. Ajaib merupakan media investasi online yang akan membantu kamu berinvestasi pada instrumen saham dan reksa dana.

Dengan menggunakan Ajaib Saham kamu bisa mendapatkan rekening saham yang bisa dibuat langsung melalui aplikasi Ajaib.

Kamu bisa melihat pergerakan saham-saham perusahaan di bursa saham untuk dipilih sebagai emiten yang dapat menghasilkan keuntungan saat kamu berinvestasi saham.

Melalui aplikasi Ajaib, kamu dapat menemukan bahasa saham yang dapat memudahkan aktivitas investasi saham. Transaksi yang meliputi jual dan beli saham bisa kamu lakukan secara online di mana saja dan kapan saja.

Jadi, tunggu apalagi. Segera investasikan dana yang kamu miliki untuk menghasilkan keuntungan besar dengan Ajaib Saham.

Yuk, download aplikasi Ajaib di smartphone kamu dan temukan kemudahan dalam berinvestasi sekarang.

Artikel Terkait