Investor Saham Pemula, Saham

Mengenal Dividen Yield Dalam Dunia Saham

Capital Gain Wajib Dipahami Investor, Mengapa?

Ajaib.co.id – Dalam berinvestasi saham ada dua keuntungan yang bisa kita harapkan yaitu capital gain dan dividen. Dividen adalah laba bersih per saham beredar yang dibagikan kepada setiap pemegang sahamnya. Lalu apa yang dimaksud dengan dividen yield?

Apa itu Dividen Yield?

Dividen yield adalah metode yang digunakan untuk mengukur berapa banyak arus kas yang diperoleh untuk setiap dana yang diinvestasikan dalam posisi ekuitas. Jika tidak ada capital gain, dividen diperlakukan sebagai laba atas investasi saham.

Dengan kata lain, dividen yield adalah ukuran berapa banyak keuntungan yang diperoleh dari dividen. Dividen yield pada dasarnya adalah pengembalian investasi untuk saham tanpa capital gain.

Misalnya, saham perusahaan ABC diperdagangkan pada $20 dan membayar dividen tahunan sebesar 1 per saham kepada pemegang sahamnya.

Selain itu, misalnya terdapat saham perusahaan XYZ diperdagangkan dengan harga $40 dan juga membayar dividen tahunan sebesar $1 per saham.

Hasil dividen perusahaan ABC adalah 5% (1 ÷ 20 x 100), sedangkan hasil dividen XYZ hanya 2,5% (1 ÷ 40 x 100). Dengan asumsi semua faktor lain adalah setara. Sehingga, investor yang ingin menggunakan portofolionya untuk menambah pendapatan mereka kemungkinan besar akan lebih memilih saham ABC daripada XYZ, karena memiliki dividen yield dua kali lipat.

Investor yang membutuhkan arus kas minimum dari investasinya bisa mengamankannya dengan berinvestasi pada saham yang memberikan dividen yield yang tinggi dan stabil. Di mana, perusahaan yang lebih mapan biasanya memberikan persentase dividen yang lebih tinggi daripada perusahaan yang lebih muda, dan riwayat dividen perusahaan yang lebih tua juga umumnya lebih konsisten.

Cara Menghitung Dividen Yield

Persentase besarnya dividen per harga saham dinamakan dengan Dividen Yield. Hal itu mencerminkan tingkat pengembalian investasi dengan mengharapkan dividen. Untuk lebih jelasnya cara menghitung dividen yield adalah sebagai berikut;

Misalnya saham BBRI yang per lembarnya dihargai di Rp3350, maka dengan dividen sebesar Rp168 per lembar sahamnya, dividen yield dari BBRI adalah 5%. Artinya jika kamu membeli BBRI dengan mengharapkan keuntungan dari dividen saja, maka uang yang kamu investasikan akan menjadi dua kali lipat dalam 20 tahun kemudian.

Semakin besar dividen yield sebuah saham semakin cepat investasimu mengganda. Berikut kami hadirkan daftar saham-saham dengan dividen yield terbesar di bursa saham Indonesia. Saham-saham di bawah ini diurutkan berdasarkan dividen yield dari 50,77% hingga 6% saja.

Nama Simbol Harga Terakhir per 13 Agustus ‘20 Sektor Div. Yield
Multifiling Mitra MFMI 525 Jasa 50,77
Smart SMAR 3.21 Konsumen/Non Siklikal 23,15
Multipolar Technology MLPT 605 Teknologi 22,93
Indika Energy INDY 1.05 Energi 19,16
Mitra Pinasthika MPMX 476 Konsumen Siklikal 18,75
Kirana Megatara KMTR 310 Bahan Dasar 17,95
Asuransi Jasa Tania ASJT 118 Barang Modal 17,95
Puradelta Lestari Tbk Pt DMAS 236 Keuangan 17,67
Tambang Batubara PTBA 2.07 Energi 15,85
Indo Tambangraya ITMG 8.175 Energi 15,69
Matahari LPPF 1.3 Jasa 15,72
Hexindo Adiperkasa HEXA 3.58 Barang Modal 14,51
Indorama Synthetics INDR 2.31 Konsumen Siklikal 14,98
PT Kendaraan Terminal IPCC 406 Transportasi 13,23
Adira Dinamika ADMF 7.725 Keuangan 13,61
Multi Artha Guna AMAG 222 Keuangan 13,51
Panin Sekuritas PANS 820 Keuangan 12,42
Bisi International BISI 905 Konsumen/Non Siklikal 11,05
Pembangunan Jaya Ancol PJAA 535 Jasa 10,00
Victoria Insurance Tbk PT VINS 89 Konsumen/Non Siklikal 10,65
Delta Djakarta DLTA 4.49 Keuangan 10,56
Astra Graphia ASGR 725 Utilitas 10,61
Duta Anggada DART 250 Teknologi 10,50
Cikarang Listrindo POWR 630 Barang Modal 10,27
Mulia Boga Raya KEJU 1.065 Konsumen/Non Siklikal 10,56
Link Net LINK 1.92 Jasa 9,24
Bank Pembangunan BJBR 950 Energi 9,82
Adaro Energy ADRO 1.115 Keuangan 9,79
Bayan Resources BYAN 13.5 Keuangan 9,03
Wahana Ottomitra WOMF 252 Energi 9,58
PT Surya Pertiwi SPTO 440 Jasa 9,09
Bank Pembangunan Timur BJTM 560 Keuangan 8,46
Samindo Resources MYOH 1.11 Energi 8,53
Mitrabara Adiperdana MBAP 2.27 Energi 8,85
Superkrane Mitra Utama SKRN 710 Barang Modal 8,33
Asuransi Dayin Mitra ASDM 950 Keuangan 8,21
Baramulti Suksessarana BSSR 1.35 Energi 8,54
Indal Aluminium INAI 334 Bahan Dasar 8,82
Ramayana Lestari RALS 630 Jasa 8,00
Bekasi Fajar BEST 122 Barang Modal 7,17
Colorpak Indonesia CLPI 715 Bahan Dasar 7,65
Indo Kordsa BRAM 4.75 Konsumen Siklikal 7,84
Duta Pertiwi DUTI 4.19 Barang Modal 7,16
Nusa Raya Cipta NRCA 306 Barang Modal 7,91
Supra Boga Lestari RANC 426 Jasa 6,51
Astra Otoparts AUTO 910 Konsumen Siklikal 6,89
Bank Danamon BDMN 2.8 Keuangan 6,70
Hm Sampoerna HMSP 1.715 Konsumen/Non Siklikal 6,97
Bank Cimb Niaga BNGA 795 Keuangan 6,88
Blue Bird BIRD 1.04 Transportasi 6,76
Panca Budi Idaman PBID 865 Bahan Dasar 6,78
MNC Studios MSIN 302 Jasa 6,65
Trans Power Marine TPMA 342 Transportasi 6,42
Malindo Feedmill MAIN 610 Konsumen/Non Siklikal 6,18
Wijaya Karya Bangunan Gedung WEGE 192 Barang Modal 6,05
Mandom Indonesia TCID 6.95 Konsumen/Non Siklikal 6,04
Multi Bintang Ind MLBI 9.625 Konsumen/Non Siklikal 6,04

Kamu bisa lihat di puncak tertinggi dari daftar di atas ada saham MFMI dengan dividen yield sebesar 50,77%. Artinya saham MFMI yang kamu beli hari ini akan menjadi dua kali lipat dalam dua tahun saja. Tapi kamu harus tahu bahwa makin besar dividen yield tidak selalu berarti makin baik fundamentalnya.

Kadang kala dividen yield menjadi besar karena emiten menjual salah satu unit usahanya, dan itu bukan hal yang baik karena tahun berikutnya tidak terulang lagi.

Kelebihan & Kekurangan Dividen Yield

1. Kelebihan Dividend Yield

Kelebihan dividend yield bagi perusahaan adalah investor atau pemegang saham akan menginvestasikan kembali dividen yang mereka terima dari perusahaan untuk membeli saham perusahaan tersebut. Dengan harapan, mereka akan mendapatkan lebih banyak dividen di masa depan ketika perusahaan terus bertumbuh dan berkembang.

2. Kekurangan Dividend Yield

Dividend yield yang tinggi memang menarik, namun bisa saja mengorbankan potensi pertumbuhan perusahaan. Setiap rupiah yang dibayar perusahaan dalam bentuk dividen kepada pemegang saham sama dengan satu rupiah yang tidak diinvestasikan kembali perusahaan untuk tumbuh dan menghasilkan lebih banyak keuntungan.

Padahal, tanpa membagikan dividen tunai, investor atau pemegang saham punya potensi mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi jika harga saham perusahaan meningkat. Dengan kata lain, perusahaan menahan laba, tidak bagi dividen, namun dialihkan untuk pertumbuhan perusahaan.

Jadi, pastikan kamu tidak melihat saham hanya berdasarkan dividen yield saja. Data dividen bisa sudah lama atau informasi yang salah. Sebab, banyak perusahaan memeiliki dividen yield tinggi karena harga sahamnya ambruk.

Besaran Dividen Yield yang Ideal

Perusahaan dapat dikatakan memiliki dividend yield tinggi ketika di atas 5%. Biasanya investor senang kalau ada yang menawarkan dividend yield tinggi. Namun, dividend yield bukan jaminan perusahaan tersebut bagus karena dipengaruhi naik turunnya harga saham.

Kamu harus tetap fokus menganalisis rekam jejak perusahaan dalam mempertahankan atau meningkatkan dividen mereka. Selain itu, analisis kekuatan fundamentalnya, seperti neraca keuangan yang menjadi dasar pembayaran dividen yang baik di masa depan. Kamu juga bisa merujuk indikator lain, seperti dividend payout ratio atau rasio pembayaran dividen yang menunjukkan berapa banyak laba bersih perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen.

Dalam mencari saham yang berfundamental baik penyaringan saham menurut dividen yield hanyalah sebuah bagian dari keseluruhan proses. Kamu mesti mempertimbangkan hal lainnya seperti bagaimana manajemen tersebut mengelola ekuitas dalam sebuah operasional bisnis menjadi laba bersih.

Dengan daftar yang penulis berikan di atas kamu bisa memulai penelitian untuk mencari saham-saham mana saja yang layak untuk investasi kamu.

Artikel Terkait