4 Salah Kaprah Tentang Investasi Saham Yang Selama Ini Kita Dengar

Orang yang baru berinvestasi biasanya membuat asumsi tentang saham berdasarkan desas-desus atau sekadar nasihat yang diturunkan dari orang tua. Banyak dari kesalahpahaman ini mungkin juga muncul dari cerita-cerita “menakutkan” dari seorang teman atau kerabat.

Dari selentingan biasa atau bahan pembicaraan, kebanyakan dari teman atau keluarga menganggap memilih saham adalah hal yang perlu dihindari dalam hidup. Kurangnya pengertian jadi keraguan sebelum belajar maupun terjun ke dunia investasi.

Yuk lebih baik tahu tentang empat kesalahpahaman saham yang selama ini kita dengar!

  • Khusus Orang-Orang Berduit/Kaya Saja

Salah kaprah (miskonsepsi) ini rasanya sudah jadi desas-desus jika membahas tentang membeli saham. Sering kita dengar jika pasar modal hanya bisa bisa dimasuki oleh orang-orang “kaya” saja. Dan uang ratusan ribu seperti tidak ada harganya.

Yang sebenarnya, pasar modal bisa dimasuki siapa saja dengan modal yang kecil. Anda bisa menjadi pemodal dengan investasi awal Rp100.000. Jadi, miskonsepsi ini sudah salah dari prespektifnya saja.

  • Bahaya!

Pernahkah kamu mendengar peringatan “bahaya” seiring membahas tentang saham dengan teman atau keluarga? Sejujurnya, bahaya yang dimaksud adalah peringatan jika kamu sama sekali tidak mengerti tentang saham.

Tidak mengerti dan langsung terjun ke dunia saham, tentu berbahaya. Baiknya, seorang yang akan terjun harus mempelajari dan cermat menganalisa situasi. Jika tidak pintar membaca situasi, maka kata bahaya ini bisa digunakan, karena kurangnya analisa dalam berinvestasi.

  • Membuat Kaya atau Miskin Mendadak

Investasi saham adalah penanaman modal ke perusahaan yang dipilih. Seiring berjalannya waktu, ada masa di mana perusahaan berjaya dan merugi. Tapi perlu diingat, tidak ada yang namanya kaya atau miskin mendadak.

Uang investasimu kamu percayakan ke perusahaan yang telah kamu pilih. Jadi, poin utamanya adalah sabar dan percaya. Seperti menanam pohon, harus dirawat sampai berbuah manis (keuntungan) di akhir.

  • Sama dengan Judi

Ini mungkin mitos terbesar di dunia saham. Sayangnya, ini merupakan salah kaprah yang paling banyak dipercaya oleh calon investor. Pasar modal memang tidak dapat diprediksi dalam jangka pendek.

Tetapi dalam jangka panjang pasar saham tidak sama dengan perjudian. Malah dapat diukur secara keseluruhan. Tidak ada kebetulan atau keberuntungan dalam berinvestasi saham. Jadi, investasi yang dipilih juga harus melalui analisa dan riset terhadap perusahaan dan pasar.

Seluruh miskonsepsi di atas harus dihilangkan sebelum anda terjun ke dunia investasi. Karena dapat menghambat strategi dan kepercayaanmu dalam menanamkan modal ke satu perusahaan. Kepercayaan jadi salah satu aspek penting yang harus kamu miliki saat memasuki dunia investasi. Dan tidak ada yang “instan”, semua investasi memiliki jangka waktunya tersendiri. Jadi, apa sekarang kamu sudah siap untuk melakukan investasi saham?


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Tags: , , , , ,
Artikel Terkait
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com