Saham

Panduan Cara Beli Saham Pertamamu, Peluang Raih Cuan

Ajaib: Cara Membeli Saham Perdana Anda
Ajaib: Cara Membeli Saham Perdana Anda

Ajaib.co.id – Bermain saham sekarang jadi tren tersendiri di kalangan milenial untuk mendulang cuan. Belum terlambat bagimu untuk ikut dalam tren positif ini. Apalagi kini cara beli saham semakin mudah dengan aplikasi Ajaib.

Jadi kamu sudah siap untuk terjun dan mulai berinvestasi dalam saham. Namun bagaimana cara beli saham yang efektif itu? Bagaimana kamu menentukan saham mana yang tepat untuk dibeli? Untuk kebanyakan orang, membeli saham pertama adalah seperti pergi ke supermarket tanpa instruksi yang jelas barang apa yang harus dibeli. Ada resiko kehilangan uang yang kamu miliki tapi tidak mendapatkan apa yang sebenarnya dibutuhkan.

Mungkin sebelumnya kamu sudah memiliki reksa dana yang merepresentasikan sekeranjang saham atau bahkan seluruh market. Namun sekarang, kamu ingin mencoba membeli saham individual apalagi trading saham dikatakan sangat potensial. Selain mendapatkan keuntungan dari laba perusahaan, kamu juga bisa mendapatkan untung dari jual beli saham.

Atau mungkin ini adalah ekspedisi pertamamu dalam dunia investasi, dan kamu ingin memilih pembelian saham sendiri daripada mengandalkan manajer investasi untuk membuat keputusan itu. Untuk itu, kamu harus mengusai cara membeli saham agar tak salah pilih instrumen investasi ini.

Artikel ini akan membahas masalah tentang cara memilih saham pertama yang akan kamu beli. Dilengkapi pula dengan beberapa tips tentang apa yang harus dihindari saat bertransaksi saham. Seperti halnya apa pun mengenai investasi, khususnya pasar saham, ingatlah bahwa tidak ada hal yang pasti.

Nabung saham saat ini mudah dilakukan. Banyak aplikasi yang menyediakan layanan ini sehingga kamu bisa melakukan pengamatan saham di mana saja. Transaksi saham juga termasuk mudah dan cepat dilakukan, karena tidak memerlukan sertifikat atau persetujuan dulu ke sana-sini yang bisa membuang waktu. Online trading saham mudah dilakukan kapan dan di mana saja selama kamu memiliki koneksi Internet.

  • Beli Saham Seperti Melempar Dart

Bertahun-tahun yang lalu, The Wall Street Journal mengadakan kontes. Seorang Manajer Investasi profesional akan memilih saham sementara orang lain akan melempar dart ke daftar saham di surat kabar hari itu. Setelah beberapa bulan, Journal melaporkan saham yang memiliki pengembalian yang lebih tinggi untuk periode tersebut adalah saham yang dipilih oleh dart.

Menanggapi cerita di atas, tindakan memilih saham tanpa analisis yang jelas sama saja seperti sedang berjudi. Ada lebih dari 600 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), namun kamu jelas tidak disarankan untuk memilih saham hanya dengan melempar anak panah ke daftar mereka. Ada berbagai pertimbangan yang harus kamu ambil untuk berinvestasi pada salah satu emiten.

Berikut adalah beberapa saran untuk mempersempit daftar saham yang mungkin ingin kamu beli. Kiat-kiat ini akan membantu meningkatkan peluangmu untuk memilih saham yang memberikan pengembalian yang layak.

  • Mulailah dengan Apa yang Kamu Ketahui

Untuk membeli saham, mulailah dengan mengidentifikasi saham dari industri yang kamu pahami. Mungkin kamu seorang pecandu teknologi atau pencinta mode maka carilah saham dari perusahaan tersebut. Atau mungkin kamu sering bepergian untuk perjalanan bisnis sehingga tahu secara langsung tentang berbagai jaringan hotel. Maka manfaatkan pengetahuan itu dengan membeli saham industri tersebut.

Selanjutnya, kamu bisa membuka screener saham online yang mencantumkan perusahaan berdasarkan industri. Nantinya kamu akan mengenali beberapa perusahaan tetapi tidak semua perusahaan di industri itu. Tetapi jangan tertarik pada penjualan saham hanya karena nama perusahaan itu tidak asing untukmu. Belum tentu kinerja perusahaan tersebut menguntungkan untuk pemegang sahamnya.

Screener saham memungkinkan kamu untuk menyaring dan mengurutkan saham di industri pilihan sesuai dengan berbagai karakteristik. Misalnya, kamu dapat memfilter menurut ukuran perusahaan, ukuran keuangan tertentu, dividen (meskipun tidak semua saham membayarnya), atau bahkan bagaimana perusahaan dinilai oleh sistem yang berfokus lingkungan.

  • Apakah Sekarang Waktu yang Tepat Untuk Beli Saham?

Nasihat investasi tertua adalah membeli di harga rendah dan melepasnya di harga jual tinggi. Tidak mudah untuk mengetahui apakah harga saham saat ini rendah atau tinggi dibandingkan dengan harga di mana “seharusnya” saham tersebut berada. Tetapi kamu jelas tidak ingin membeli saham yang harganya sangat tinggi kecuali yakin tingkat tinggi saat ini hanyalah awal dari apa yang akan menjadi kenaikan yang lebih signifikan.

Sekarang untuk bagian yang sulit: Bagaimana kamu bisa tahu bahwa harga saham saat ini sedang tinggi? Jawabannya adalah mencari informasi sebanyak mungkin mengenai fluktuasi harga saham tersebut.

Informasi tentang harga saham A yang lebih tinggi (atau lebih rendah) daripada harga saham B, C dan D adalah informasi yang kurang berguna. Lebih penting untuk mengetahui apakah harga saham saat ini dekat dengan tertinggi atau terendah selama 52 minggu terakhir. Sebagian besar screener saham dapat menunjukkan hal ini kepadamu, tetapi ini bukan cara untuk memilih saham. Informasi yang lebih berguna adalah mengetahui rasio P/E.

  • Persempit Pilihan Saham yang Akan Dibeli

Temukan beberapa saham dengan rasio P/E yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Akan sangat baik jika kamu fokus pada industri yang diketahui benar. Persempit pilihanmu menjadi hanya beberapa saham, kemudian bacalah tentang masing-masing perusahaan.

Jika kamu tahu cara membaca laporan keuangan, lihat metrik utama seperti ROE, margin laba, dan pertumbuhan pendapatan. Tujuannya adalah untuk memutuskan apakah perusahaan dikelola dengan baik, merupakan pesaing di industrinya, dan kemungkinan akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang.

  • Jangan Lakukan Hal-Hal Berikut Dalam Memilih Saham

Berikut adalah beberapa hal yang harus dihindari dalam memilih saham khususnya bagi investor pemula seperti kamu:

1. Jangan menjadi emosional

Kamu tidak ingin membeli saham di perusahaan hanya menyukai iklan mereka atau karena ayahmu memiliki saham itu beberapa dekade yang lalu. Jauhkan emosi dari keputusan. Kamu ingin membeli saham yang kemungkinan akan berjalan baik di masa depan.

2. Jangan membeli atau menjual saham berdasarkan informasi orang dalam

Adalah ilegal bagimu untuk memperdagangkan saham apa pun berdasarkan informasi orang dalam. Informasi ini mungkin sesuatu tentang kontrak baru yang besar atau teknologi terobosan atau bahkan rencana untuk mengakuisisi perusahaan lain. Jangan tergoda untuk menjual atau membeli saham berdasarkan informasi seperti itu, bahkan jika itu berasal dari teman terdekat sekalipun.

3. Jangan membeli saham berdasarkan rekomendasi orang lain

Bahkan jika broker saham kepercayaanmu merekomendasikan saham emiten tertentu, kamu masih perlu melakukan riset sendiri. Broker mungkin punya pengalaman dan pengetahuan tersendiri namun kamu juga harus punya pertimbangan sendiri agar tak salah langkah dalam menerapkan strategi investasi.

Jika di kemudian hari kamu ternyata merugi karena salah langkah jangan sampai menyesalinya hanya karena percaya begitu saja pada saran pialang saham. Sebaliknya, kesuksesanmu di dunia investasi saham juga seharusnya atas andil penuh dirimu dan bukan sekedar dilakukan oleh orang lain.

Jangan membeli hanya satu saham namun lakukan pembelian yang berbeda-beda. Jika kamu ingin membangun portofolio saham sendiri, kamu perlu mendiversifikasi risikomu. Tujuannya adalah menyimpan sekitar 20 saham di berbagai industri, sehingga tidak memiliki terlalu banyak telur dalam satu keranjang.

Beli untuk jangka panjang, dengan fokus pada bisnis yang dikelola dengan baik dan memiliki peluang bagus. Ingat, membeli saham berarti kamu memiliki bagian dari perusahaan tersebut.

Cara Beli Saham Lewat Gerakan Yuk Nabung Saham

Pemerintah Indonesia juga sedang menggalakan minat investasi saham melalui gerakan Yuk Nabung Saham (YNS). Gerakan ini mengajak masyarakat berinvestasi di pasar modal dengan sistem share saving alias dengan cara berbagi. Saham dikenal sebagai investasi yang membutuhkan modal besar karena pembeliannya minimal 1 lot alias 100 lembar saham.

Kamu yang tertarik ikut serta cukup menyisihkan dana sebesar Rp100.000 per bulan untuk membuat rekening saham. Gerakan ini bekerja sama dengan 34 perusahaan sekuritas yang aman, terdaftar, dan diawasi. Tabungan sahammu dijamin aman dan kamu juga bisa memilih perusahaan sekuritas yang dekat dengan domisilimu.

Saham sering dipahami sebagai investasi yang sulit dilakukan oleh masyarakat awam. Namun dengan kampanye ini maka investasi saham terbuka semua kalangan. Mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga karyawan bisa mengikuti program ini. Pembukaan rekening efek tidak membutuhkan syarat apapun kecuali identitas diri berupa KTP.

Yuk Nabung Saham adalah gerakan yang digagas oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku pasar modal sejak September 2015 lalu. Program ini dirancang untuk mengembangkan industri pasar modal ke arah yang lebih baik dengan menambah jumlah investor baru. Sejauh ini investor di pasar modal Indonesia memang didominasi oleh asing.

Karena itu, pemerintah berupaya mengajak anak bangsa berinvestasi untuk negerinya sendiri. Membangun perusahaan bersama, seperti membangun negara bersama. Masyarakat dari berbagai kalangan tetap bisa berpartisipasi membeli saham termasuk lewat gerakan ini.

Investasi Saham Aman dan Nyaman Lewat Aplikasi Ajaib

Kini Ajaib juga menyediakan cara beli saham yang mudah dan menguntungkan bagimu. Tersedia banyak fitur yang memudahkan investor pemula sepertimu untuk mulai berinvestasi saham. Kamu bisa bertransaksi saham online dengan mudah serta aman dengan bantuan para ahli di Ajaib.

Kamu cukup membuka akun di aplikasi Ajaib untuk mulai satu langkah penting investasimu. Setelah akunmu terverifikasi dan sudah mengisi ulang saldo RDN maka kamu sudah bisa membeli saham di Ajaib. Jika kamu bingung untuk memilih saham apa saja yang ingin kamu beli, ada banyak pilihan yang akan membantumu.

Ajaib membagi berbagai saham yang ada menjadi daftar dengan referensi yang berbeda. Jika dalam kategori saham terpopuler belum ada yang menarik perhatianmu, kamu bisa menjelajahi sendiri lintas 9 sektor saham yang tersedia. 

Jika ada beberapa saham yang ingin kamu beli/memantau pergerakannya, kamu dapat menambahkannya ke Watchlist dengan cara masuk ke laman beranda, lalu pilih ‘tambah’ pada Watchlist Saham. Maka akan muncul list kode saham dan nama emiten. Tekan tanda ‘bintang’ di sebelah kanan nama/ kode saham.

Keunggulan lain dari dari cara beli saham di Ajaib adalah biaya yang lebih murah. Di Ajaib, biaya transaksi yang dikenakan s/d 50% lebih murah. Bahkan, semakin besar jumlah transaksi yang kamu lakukan, semakin rendah pula biaya yang dikenakan.

Bukan hanya itu, ada banyak fitur pendukung lainnya untuk memastikan cara beli saham yang kamu tempuh menghasilkan cuan. Sebut saja fitur notifikasi Ajaib Alert, Competitive Ranking, dan News Highlight. Ajaib Alert akan membantu pengguna menjadi yang pertama tahu kapan saat terbaik untuk buy maupun cut loss saham pilihan mereka. Notifikasi pergerakan harga akan dikirim secara real-time sehingga pengguna tidak kehilangan momen tepat untuk berinvestasi.

Untuk membantu pengguna yang tidak tahu harus membeli saham apa saja, Ajaib menyediakan fitur Competitive Ranking, yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui kekuatan fundamental perusahaan, dibandingkan dengan kompetitornya. Competitive Ranking juga untuk mengedukasi pengguna agar kenal betul dengan saham yang dipilihnya.

Ajaib juga akan aktif mencari dan merangkumkan saham yang jadi sorotan oleh media ternama melalui fitur News Highlight. Melalui fitur ini, pengguna bisa lebih yakin ketika mengambil keputusan saat berdagang saham, mengetahui sentimen pasar, dan peristiwa-peristiwa yang memengaruhi harga saham.

Jangan tunda lagi, segera mulai investasi sahammu bersama Ajaib!

Artikel Terkait