Daftar Kode Harta Pajak untuk Laporan SPT PPh Orang Pribadi

Daftar Kode Harta Pajak untuk Laporan SPT PPh Orang Pribadi
Daftar Kode Harta Pajak untuk Laporan SPT PPh Orang Pribadi

Setiap wajib pajak diharuskan untuk mengisi SPT PPh dengan benar. Namun, laporan SPT Tahunan PPh (Pajak Penghasilan) Orang Pribadi sering menyulitkan sebagian besar wajib pajak. Sebab, ada banyak klasifikasi kode harta pajak yang harus dicantumkan dalam pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

Supaya tidak salah mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi, maka kamu harus memahami kode harta pajak terlebih dahulu. Berikut ini adalah daftar kode harta pajak yang wajib kamu ketahui:

Hal yang Harus Diketahui Sebelum Lapor SPT

Surat Pemberitahuan (SPT) merupakan surat yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan pembayaran pajak, objek pajak/objek bukan pajak, dan harta atau kewajiban sesuai ketentuan dari peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

SPT sendiri terdiri diterbitkan dalam bentuk formulir kertas dan dokumen elektronik (e-SPT) yang bisa diisi melalui e-Filing. Umumnya, SPT terbagi menjadi dua kategori, yaitu SPT Tahunan dan SPT Masa. SPT Tahunan adalah SPT yang digunakan untuk pelaporan tahunan, kemudian SPT Masa adalah SPT yang digunakan untuk melaporkan pembayaran saat masa tertentu.

Data yang Ada di dalam Pengisian SPT PPh

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 243/PMK.03/2014, pelaporan SPT Tahunan harus menyertakan data-data berikut ini:

a. SPT Tahunan Pajak Penghasilan

  • Jenis pajak dan wajib pajak
  • NPWP
  • Data masa pajak dan bagian tahun pajak
  • Tanda tangan wajib pajak atau tanda tangan kuasa wajib pajak
  • Jumlah peredaran usaha
  • Jumlah penghasilan (termasuk penghasilan bukan objek pajak)
  • Jumlah penghasilan Kena Pajak
  • Jumlah pajak yang terutang
  • Jumlah kredit pajak
  • Jumlah kekurangan atau kelebihan pajak
  • Jumlah harta dan kewajiban wajib pajak
  • Tanggal pembayaran Pajak Penghasilan
  • Data lain yang terkait dengan kegiatan usaha wajib pajak

b. SPT Masa Pajak Penghasilan

  • Jenis pajak, nama wajib pajak, dan NPWP
  • Data-data masa pajak, bagian tahun pajak, dan tahun pajak yang bersangkutan
  • Tanda tangan wajib pajak atau tanda tangan kuasa wajib pajak
  • Jumlah objek pajak, jumlah pajak yang terutang, dan jumlah pajak yang dibayarkan
  • Tanggal pembayaran
  • Data yang terkait dengan kegiatan usaha wajib pajak

Daftar Kode Harta Pajak

Setelah mengetahui penjelasan mengenai SPT Pajak Penghasilan, berikut ini adalah daftar kode harta untuk pengisian SPT pajak yang perlu diketahui dan dicantumkan oleh wajib pajak. Ada enam kode harta yang digunakan untuk laporan SPT PPh.

a. Kode Harta Kas dan Setoran Kas

  • 001 = uang tunai
  • 012 = tabungan
  • 013 = giro
  • 014 = deposito
  • 015 = setara kas lain

b. Kode Harta Piutang

  • 021 = piutang
  • 022 = piutang afiliasi atau piutang instansi yang punya hubungan istimewa
  • 029 = piutang lain

c. Kode Harta Investasi

  • 031 = saham yang dibeli untuk dijual kembali
  • 032 = saham
  • 033 = obligasi perusahaan
  • 034 = obligasi pemerintah (ORI atau SBSN)
  • 035 = surat utang lain
  • 036 = reksa dana
  • 037 = instrumen derivatif (rights, warran, atau kontrak berjangka)
  • 038 = penyertaan modal perusahaan lain (modal CV, firma, dan lainnya)
  • 039 =  investasi lainnya

d. Kode Harta Alat Transportasi

  • 041 = sepeda
  • 042 = sepeda motor
  • 043 = mobil
  • 049 = transportasi lain

e. Kode Harta Bergerak Lain

  • 051 = logam mulia (emas batangan, perhiasan, dan lainnya)
  • 052 = batu mulia (intan dan berlian)
  • 053 = barang seni atau antik
  • 054 = kapal pesiar, pesawat, helikopter, dan lainnya
  • 055 =  peralatan elektronik dan furniture
  • 059 = harta bergerak lainnya

f. Kode Harta Tidak Bergerak

  • 061 = tanah atau bangunan tempat tinggal
  • 062 = tanah atau bangunan usaha (toko, pabrik, gudang, dan lainnya)
  • 063 = tanah atau lahan usaha (pertanian, peternakan, perkebunan, dan lainnya)
  • 069 =  harta tidak bergerak lainnya

Itulah penjelasan mengenai kode harta pajak yang wajib kamu ketahui. Dengan mengetahui kode harta pajak, kamu bisa mengisi laporan SPT Pajak Penghasilan (PPh) dengan benar.

Bacaan menarik lainnya:

Nurmantu, Safri. 2003. Pengantar Perpajakan. Kelompok Yayasan Obor: Jakarta.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 107/PMK.011/2013 Tentang Tata Cara Perhitungan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait