Mengenal Kode Akun Pajak yang Sering Dipakai

kode akun pajak
kode akun pajak

Kode akun pajak mana saja sih yang sering digunakan? Untuk mengetahuinya, simak ulasan redaksi Ajaib berikut ini.

Tiga tahun lalu, Direktorat Jenderal Pajak membuat aturan baru. Direktorat Jenderal Pajak itu tertuang dalam Nomor PER – 06/PJ/2016 yang membahas tentang perubahan kelima atas peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-38/PJ/2009 Tentang Bentuk Formulir Surat Setoran Pajak.

Dalam peraturan itu ada kode akun pajak yang wajib kamu ketahui. Aturan ini memberi kemudahan dalam membayar pajak atas Pajak Penghasilan Non Migas Lainnya. Itu sudah termasuk dalam hal jumlah yang harus dibayar dan tercantum dalam SKPKB PPh Non Migas lainnya. Aturan itu juga termasuk tambahan penghasilan dari harta yang belum atau kurang diungkap atas Wajib Pajak. Nantinya, Wajib Pajak memperoleh Surat Keterangan Pengampunan Pajak.

Hal itu juga sudah tertuang dalam pasal 18 ayat (3) Undang-Undang Pengampunan Pajak ataupun tidak menyampaikan Surat Pernyataan sampai dengan periode Pengampunan Pajak berakhir sebagaimana dimaksud dalam pasal 18 ayat (4) Undang-Undang Pengampunan Pajak.

Dari surat itu juga ada penambahan Kode Jenis Setroran pada angaka 9 dengan kode akun pajak 411129. Kode ini untuk jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya. Itu sudah ada dalam tabel kode akun pajak dan Kode Jenis Setoran.

Seperti contoh berikut, kode akun pajak untuk Jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya

Kode Jenis Setoran: 513

Jenis Setoran: PPh Non Migas Lainnya atas pajak yang tidak kurang dibayar. Atau bisa disebut dengan pajak yang tidak harus dikembalikan.

Kode Jenis Setoran: 514

Jenis Setoran: SKPKB PPh Non Migas lainnya yang menyangkut harta bersih tambahan, dibuat sebagai penghasilan.

Kode Akun Pajak yang Wajib Dikenal

Dengan dibuatnya Kode Akun Pajak dan Kode Jenis Setoran pajak juga dapat membantu wajib pajak dalam meminimalkan atau menghindari kesalahan dalam penyetoran pajak baik itu Kode Akun Pajak maupun Kode Jenis Setoran Pajak. Jika wajib pajak baik itu orang pribadi maupun wajib pajak badan melakukan kesalahan dalam kode akun pajak maupun kode jenis setoran pajak maka wajib pajak harus direpotkan dengan PBK (pemindahbukuan).

Kode Akun Pajak yang biasanya sering dipakai:

Pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21

  • 4111 = Ini adalah kode akun untuk pendapatan perpajakan dalam negeri yaitu Pendapatan Pajak Penghasilan atau PPh
  • 41112 = Ini adalah kode akun untuk pendapatan perpajakan dalam negeri yaitu Pendapatan Pajak Penghasilan atau PPh Non Migas (Perhatikan digit ke-5 kalau 41111 = Migas, Kalau 41112 = Non Migas).
  • 411121 = Ini adalah kode akun untuk pendapatan perpajakan dalam negeri yaitu Pendapatan Pajak Penghasilan atau PPh Non Migas PPh Pasal 21.

Pelaporan SPT Masa PPN dalam Negeri

4112 = Ini adalah kode akun untuk pendapatan perpajakan dalam negeri yaitu Pendapatan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN (Perhatikan digit ke-4 kalau 4112 adalah PPN)

  • 4111 = Ini adalah kode akun untuk PPh
  • 41121 = Ini adalah kode akun untuk PPN
  • 411211 = Ini adalah kode akun untuk PPN dalam negeri
  • 411212 = Ini adalah kode akun untuk PPN Impor
  • 411219 = Ini adalah kode akun untuk PPN Lainnya

Sedikit mengenai macam-macam Kode Akun Pajak:

  • 411121 – PPh Pasal 21: Kode pajak ini dipakai untuk mengenal setoran pajak ke kas negara sesuai dengan jenis pajak PPh Pasal 21.
  • 411122 – PPh Pasal 22: Kode pajak ini dipakai untuk mengenal setoran pajak ke kas negara sesuai dengan jenis pajak PPh Pasal 22.
  • 411123 – PPh Pasal 22 Impor: Kode pajak ini dipakai untuk mengenal setoran pajak ke kas negara sesuai dengan jenis pajak PPh Pasal 22 Impor.
  • 411124 – PPh Pasal 23: Kode pajak ini dipakai untuk mengenal setoran pajak ke kas negara sesuai dengan jenis pajak PPh Pasal.
  • 411125 – PPh Pasal 25/29 Orang Pribadi: Kode pajak ini dipakai untuk mengenal setoran pajak ke kas negara sesuai dengan jenis pajak PPh Pasal 25/29 Orang.
  • 411126 – PPh Pasal 25/29 Badan: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPh Pasal 25/29 Badan.
  • 411127 – PPh Pasal 26: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPh Pasal 26.
  • 411128 – PPh Final: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPh Final.
  • 411129 – PPh non Migas Lainnya: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPh Non Migas Lainnya.
  • 411131 – Fiskal Luar Negri: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak Fiskal Luar Negeri.
  • 411111 – PPh Minyak Bumi: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPh Minyak Bumi.
  • 411112 – PPh Gas Alam: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPh Gas Alam.
  • 411119 – PPh Migas Lainnya: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPh Migas Lainnya.
  • 411211 – PPN DalamNegeri: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPN Dalam Negeri.
  • 411212 – PPN Impor: Kode pajak ini dipakai untuk mengidentifikasi setoran pajak ke kas negara dari jenis pajak PPN Impor.

Wah, ternyata banyak juga ya kode yang sering digunakan. Kamu sendiri sudah pernah menggunakan salah satunya?


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait