Obligasi Itu Apa? Pengertian, Jenis, dan Manfaat

Obligasi Itu Apa

Banyak orang yang sering menanyakan “obligasi itu apa sih?” Perlu diketahui bahwa obligasi adalah istilah dalam pasar modal untuk menyebut surat pernyataan utang penerbit obligasi terhadap pemegangnya. Singkatnya, penerbit surat utang ialah pihak yang berutang, dan pemegangnya ialah pihak yang berpiutang.

Di dalam surat utang tersebut, dijelaskan jatuh tempo pembayaran utang beserta bunganya atau lazim disebut dengan kupon, yang jadi kewajiban penerbit terhadap pemegangnya. Umumnya, di Indonesia jangka waktu yang berlaku ialah berkisar antara 1 hingga 10 tahun.

Surat utang ini diterbitkan atas dasar upaya menghimpun dana dari masyarakat yang akan digunakan sebagai sumber pendanaan. Bila ditinjau dari sudut pandang pebisnis, surat utang ini bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan dana segar agar usaha bisa berjalan. Sementara, negara memandang surat utang ini sebagai sumber pendanaan utnuk membiayai sebagian defisit anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Adapun surat utang ini tak berbeda jauh dengan saham, sama-sama bisa diperjualbelikan. Bedanya, jika saham transaksinya bisa dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sementara surat utang ini transaksinya tidak dilakukan di BEI.

Surat utang ini merupakan bagian dari Efek menurut UU RI No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal yang berbunyi Efek adalah suatu surat berharga, yang dapat berupa surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek.

Jenis-Jenis Obligasi

Ada beberapa jenis surat utang yang perlu kamu ketahui. Berikut daftar beberapa jenis obligasi.

1. Suku bunga tetap

Obligasi suku bunga tetap memiliki kupon yang bunga tertentu dengan biaya yang tetap dan dibayar secara berkala sepanjang masa berlaku obligasi.

2. Suku bunga mengambang (Floating rate note)

Obligasi jenis ini juga memiliki kupon. Namun, bunga yang dibayarkan lebih mengikuti indeks pasar uang seperti Euribor atau LIBOR. Dengan begitu, besaran biaya dapat berubah sewaktu-waktu.

3. Berimbang hasil tinggi (Junk Bond)

Obligasi jenis ini memiliki peringkat di bawah investasi yang akan diberikan oleh lembaga pemerintah kredit. Maka dari itu, obligasi berimbang hasil tinggi ini memiliki risiko yang cukup tinggi. Maka dari itu banyak investor yang mengharapkan imbal balik yang lebih tinggi pula.

4. Tanpa bunga

Jenis surat utang ini lebih dikenal dengan Zero Coupon Bond. Maksudnya, jenis surat utang ini tidak memberikan pembayaran bunga. Surat utang ini diperdagangkan dengan pemberian potongan harga yang didapatkan dari nilai pari. Pemegang menerima secara penuh pokok utang pada saat jatuh tempo.

5. Obligasi inflasi

Surat utang jenis ini lebih dikenal dengan Inflation Linked Bond. Maksudnya ialah obligasi yang pokok utangnya mengacu pada indeks inflasi. Bunga yang dibayarkan cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan suku bunga tetap. Akan tetapi, dengan berkembangnya nilai pokok utang sejalan dengan inflasi, maka pembayarannya akan ikut meningkat.

Itulah penjelasan dari lima jenis surat utang. Sebenarnya, masih ada beberapa jenis lagi, namun cukup lima saja terlebih dahulu. Jadi, saat ada orang yang bertanya “obligasi itu apa sih?” kamu bisa mereferensikan artikel ini untuk dasar pemahamannya.

Bacaan menarik lainnya:

Sadono Sukirno. (2012). Makroekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta: Rajawali Pers

Darmaji, Tjiptono dan Hendy M. Fakhruddin. (2011). Pasar Modal Di Indonesia. Jakarta : Salemba Empat.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait