Saham

Kenali Saham Blue Chip Murah yang Bisa Jadi Andalan

blue-chips

Ajaib.co.id – Untuk investor yang baru terjun ke dunia investasi saham pasti cukup bingung untuk membeli saham seperti apa. Untuk itu, terdapat saham-saham unggulan yang disebut dengan saham blue chip. Walau kerap dipandang mahal, ada juga saham blue chip murah yang bisa jadi opsi.

Saham yang masuk ke dalam kategori ini merupakan saham yang direkomendasikan untuk dibeli oleh investor. Hal ini karena saham blue chip bagian dari saham unggulan yang cenderung aman dan banyak direkomendasikan untuk dikoleksi.

Istilah blue chip ini bermula dari permainan poker. Dalam permainan poker tersebut, chip judi memiliki atau mewakili nilai uang dollar AS dengan warna yang berbeda.

Misalnya, chip berwarna putih hanya mewakili 1 dollar AS per chip saja, lalu chip dengan warna merah setara dengan 5 dollar AS, serta chip berwarna biru atau blue chip mempunyai nilai tertinggi.

Maka terlihat, saham blue chip merupakan saham yang memiliki nilai yang tinggi bila dibandingkan dengan saham lainnya. Pergerakan saham ini pun cenderung stabil sehingga lebih aman untuk dijadikan pilihan investasi saham.

Saham-saham yang tergabung sebagai saham blue chip umumnya dimiliki oleh perusahaan yang mapan, stabil, dan bermodal besar. Perusahaan-perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan terkenal di sektornya sekaligus menguasai pasar.

Selain itu, saham blue chip ini pun dinilai lebih siap untuk menghadapi situasi genting. Sehingga bisa bertahan ketika terjadi krisis ekonomi, seperti yang diakibatkan oleh pandemi covid-19. Hal ini disebabkan pendapatan perusahaan yang stabil dan konsisten dari waktu ke waktu.

Dengan reputasi perusahaan yang baik, saham unggulan ini memiliki harga mahal dan sering menjadi pemimpin pasar di sektor industrinya masing-masing.

Sebagai informasi, di Indonesia sendiri saham-saham yang masuk dalam kategori blue chip masuk dalam daftar indeks LQ45. Indeks LQ45 terdiri dari 45 emiten yang terpilih didasarkan pada pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar dengan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan.

Adapun untuk saham blue chip yang baru masuk Indeks LQ45 ialah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), PT Harum Energy (HRUM), serta PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

Saham Blue Chip Murah

Mengutip dari laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX Channel, berikut beberapa deretan saham unggulan atau blue chip termurah:

1. Bank Rakyat Indonesia (BRI) (BBRI)

Saham blue chip yang pertama adalah Bank Rakyat Indonesia/Bank BRI (BBRI). Ini merupakan emiten dari sektor perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diminati oleh banyak investor.

Adapun saham BBRI memiliki nilai kapitalisasi pasar yang fantastis yakni sebesar Rp738,09 triliun per tanggal 4 Mei 2022. Tak heran jika saham BBRI ini menjadii pilihan investasi untuk jangka panjang untuk para investor.

Harga terkini saham BBRI pada bulan Mei 2022 ini berada di level 4.870 per lembar dengan nillai volume share sebesar 193,82 miliar.

2. Unilever Indonesia (UNVR)

Saham blue chip murah selanjutnya yakni saham milik emiten yang bergerak di sektor consumer goods terbesar dan terkemuka di Indonesia, Unilever Indonesia (UNVR). Sejak 11 Januari 1982, emiten dengan kode saham UNVR ini menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI).

UNVR telah menjadi salah satu saham yang diincar oleh para investor bahkan cukup banyak investor yang menjadikan saham UNVR ini menjadi investasi untuk jangka panjang. Hal itu dapat dipertimbangkan dengan Return Of Equity (ROE) emiten UNVR sejak tahun 2014 sudah mencapai 100%.

Lalu, pada tahun 2018 ROE saham UNVR ini mengalami peningkatan sampai 14 %. Sehingga banyak investor yang memburu saham UNVR ketika tengah mengalami penurunan harga. Tercatat pada  2003, harga saham UNVR bergerak di rentang Rp1,940 per lembar saham lalu harga tersebut melonjak naik jadi Rp54.400 di Januari 2018.

Hal ini membuat saham Unilever merupakan saham unggulan atau blue chip dengan fundamental perusahaan yang sangat cocok untuk dikoleksi sebagai investasi jangka panjang. Harga terkini saham UNVR per 4 Mei 2022 yaitu 3.830 per lembar sahamnya.

3. Telkom Indonesia (TLKM)

Saham selanjutnya adalah Telkom Indonesia (TLKM) yang merupakan emiten di sektor telekomunikasi. Telkom Indonesia sudah menjadi perusahaan yang tercatat di BEI sejak 14 November 1995. Untuk diketahui, saham dari TLKM ini didominasi oleh pemerintah Indonesia dengan kepemilikan saham rata-rata hingga 50%.

TLKM ini telah menjadi salah satu saham blue chip paling murah. Karena mempunyai konsistensi yang tinggi dalam mendapatkan laba bersih pada tiap tahunnya. Selain itu, memiliki laporan keuangan perseroan yang selalu transparan secara rutin setiap tahunnya.

TLKM ini merupakan perusahaan yang mempunyai potensi besar di bidang telekomunikasi. Oleh karena itu, saham Telkomsel ini sangat diminati oleh investor. TLKM ini mempunyai kapitalisasi pasar sebesar Rp457,67 triliun.

Adapun ROE yang dimiliki TLKM hingga saat ini terus bertumbuh positif hingga mencapai 20,35 % per Mei 2022.

4. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Saham blue chip murah yang keempat adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Ini merupakan emiten produsen mi instant “Indomie” mempunyai ROE hingga 18,86% dan ROA 5,41% per Mei 2022.

5. PT Bank Negara Indonesia (BBNI)

Bank BNI merupakan salah satu bank HIMBARA yang dimiliki oleh BUMN. Telah masuk ke dalam daftar blue chip yang murah. PT Bank Negara Indonesia (BNI) adalah perusahaan di sektor keuangan, asuransi, sampai sekuritas. Emiten dengan kode saham BBNI ini pun berfokus pada segmen bisnis konsumen, korporasi, dan ritel.

Untuk diketahui, di tahun 2020 saham BBNI menjadi saham yang paling sering digunakan oleh para investor asing untuk trading saham. Hal ini menjadi salah satu alasan saham BBNI ini memang sangat layak untuk menjadi salah satu koleksi saham blue chip. Harga terkini saham BBNI per 4 Mei 2022 ini yakni berkisar di 9.450 per lembar sahamnya.

Artikel Terkait