Saham

Yuk Investasi pada Saham Unggulan LQ45 Index!

Ajaib.co.id – Selaku otoritas pasar modal, BEI merilis beberapa indeks daftar koleksi saham sesuai dengan karakteristiknya. Hal ini bertujuan agar investor lebih mudah memilih saham. Jika tidak diklasifikasikan, maka kamu bisa bingung. Salah satu indeks saham paling dikenal adalah LQ45 Index.

LQ45 Index berisi daftar 45 koleksi saham pilihan. Setiap emiten yang masuk indeks LQ45 dipilih setiap 6 bulan. Saham-saham penghuni indeks LQ45 merupakan saham berlikuiditas dan kapitalisasi pasar tinggi dari seluruh saham yang tercatat di BEI.

Walaupun dari daftar saham unggulan, kamu masih bisa mengoleksinya. Sementara harga saham di Indeks LQ45 bervariasi mulai dari yang paling rendah seharga Rp338 per lembar sampai dengan yang termahal Rp76.500 per lembarnya. Hal itu mengartikan masih ada saham yang dijual di bawah Rp1.000 per lembar.

Daftar Saham LQ45 Index 2022

Seperti yang sudah dibahas sedikit di atas, bahwa saham LQ45 Index akan diupdate setiap 6 bulan. Nah, di bawah ini adalah 45 saham yang masuk ke LQ45 Index per Agustus 2022-Februari 2023 berdasarkan data yang diambil dari website resmi IDX.co.id.

No. Kode Nama Saham Rasio Free Float
1 ADRO Adaro Energy Indonesia Tbk. 40,58%
2 AMRT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. 45,70%
3 ANTM Aneka Tambang Tbk. 34,83%
4 ARTO Bank Jago Tbk. 27,90%
5 ASII Astra International Tbk. 45,08%
6 BBCA Bank Central Asia Tbk. 42,41%
7 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 39,96%
8 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 46,74%
9 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. 40,00%
10 BFIN BFI Finance  Indonesia Tbk. 42,65%
11 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk. 39,97%
12 BRIS Bank Syariah Indonesia Tbk. 7,04%
13 BRPT Barito Pacific Tbk. 28,54%
14 BUKA Bukalapak.com Tbk. 50,32%
15 CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk 40,12%
16 EMTK Elang Mahkota Teknologi Tbk. 30,16%
17 ERAA Erajaya Swasembada Tbk. 44,86%
18 EXCL XL Axiata Tbk. 38,11%
19 GOTO GoTo Gojek Tokopedia Tbk. 66,39%
20 HMSP H.M. Sampoerna Tbk. 7,44%
21 HRUM Harum Energy Tbk. 18,60%
22 ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. 20,00%
23 INCO Vale Indonesia Tbk. 20,29%
24 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk. 49,57%
25 INDY Indika Energy Tbk. 33,71%
26 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. 34,21%
27 INTP Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. 42,62%
28 ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk. 34,74%
29 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk. 42,65%
30 KLBF Kalbe Farma Tbk. 41,75%
31 MDKA Merdeka Copper Gold Tbk. 46,96%
32 MEDC Medco Energi Internasional Tbk. 25,05%
33 MIKA Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. 35,71%
34 MNCN Media Nusantara Citra Tbk. 54,63%
35 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk. 43,04%
36 PTBA Bukit Asam Tbk. 33,43%
37 SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk. 48,97%
38 TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk. 27,69%
39 TINS Timah Tbk. 34,96%
40 TLKM Telkom Indonesia (Persero) Tbk. 47,85%
41 TOWR Sarana Menara Nusantara Tbk. 46,87%
42 TPIA Chandra Asri Petrochemical Tbk. 14,90%
43 UNTR United Tractors Tbk. 40,43%
44 UNVR Unilever Indonesia Tbk. 14,44%
45 WIKA Wijaya Karya (Persero) Tbk. 34,92%

Di periode kali ini terdapat 3 saham yang harus keluar dari saham LQ45 Index yaitu:

GGRM Gudang Garam Tbk.
PTPP PP (Persero) Tbk.
TKIM Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.

Performa Saham LQ45 Index 2022

Tiga saham blue chip baru dalam indeks LQ45 di atas adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menurut yang dikutip dari Kontan mengungkapkan bahwa masuknya ketiga saham tersebut menjadi hal menarik. Pasalnya, ketiga saham tersebut memiliki volume transaksi dan juga prospek yang apik.

Di tahun 2022 ini ARTO juga telah berhasil membuktikan diri sebagai leading dari bank digital, di mana menunjukkan bahwa ekosistem yang dibangunnya dapat diterima oleh masyarakat. Padahal, ARTO belum sepenuhnya masuk ke dalam ekosistem GOTO. Terlebih jika ARTO bisa bergabung sepenuhnya ke dalam ekosistem GOTO, maka ini akan menambah prospek di masa yang akan datang.

Tidak hanya ARTO, BRIS juga membuka lebar pasar bank syariah di Indonesia. Dengan dukungan sumber daya manusia dan teknologi, BRIS menjadi salah satu saham yang memiliki potensi di masa yang akan datang.

Namun, tidak semua indeks LQ45 layak untuk dikoleksi, kamu perlu memperhatikan kembali sektor didalamnya sehingga dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada di pasar.

Mengapa Harga Saham Naik Turun?

Tidak usah bingung jika saham kamu di beberapa perusahaan terpantau merah membara, atau beberapa saat kemudian sahammu kembali menghijau. Naik dan turun harga saham merupakan hal yang wajar. Karena banyak faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga saham. Hal terpenting adalah penawaran dan permintaan.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat dua hal yang menjadi penyebab harga saham naik ada turun. Yakni faktor internal (dari dalam perusahaan) dan eksternal (dari luar).

Faktor Internal:

  1. Faktor yang berasal dari fundamental perusahaan.
  2. Aksi korporasi. Ini mencakup ekspansi, merger, right issue, akuisisi, dan lainnya.
  3. Proyeksi atau rencana pencapaian kinerja perusahaan pada masa mendatang.

Faktor Eksternal:

  1. Kondisi yang berasal dari fundamental ekonomi makro sebuah negara, termasuk Indonesia.
  2. Fluktuasi mata uang atau kurs rupiah terhadap mata uang asing.
  3. Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.
  4. Faktor kepanikan dari nasabah.
  5. Faktor yang manipulasi pasar.

Investasi Saham LQ45 di Ajaib

Jika kamu ingin memiliki salah satu saham yang tergabung dalam indeks LQ45, kamu bisa membelinya melalui aplikasi Ajaib. Sebelum membeli, pastikan kamu sudah mendaftar dengan mengikuti langkah-langkah membuka rekening saham di Ajaib.

Setelah kamu menjadi nasabah yang prosesnya super cepat, kamu harus memahami terlebih dahulu cara membeli dan menjual saham di ajaib.

Jika kamu sudah fasih dengan penggunaan aplikasi Ajaib, kamu dapat memilih dan membeli saham-saham dalam list indeks LQ45 yang dibuat oleh bursa.

Artikel Terkait