Inilah Para Pebisnis Ternama Indonesia yang Punya Saham ADRO

Pada bursa efek, saham Adaro merupakan salah satu jenis saham yang bergerak di sektor tambang. Sahamnya yang memiliki kode ADRO ini mulai tercatat di bursa efek sejak tahun 2008. Kini, setelah go public nilai Adaro Energy sudah menyentuh angka Rp45,9 triliun.

Sempat diguncang isu penggelapan pajak beberapa waktu lalu, saham ADRO sampai merosot tajam. Namun, perlahan keadaannya mulai membaik walaupun pada awal Agustus 2019 ini, harga sahamnya kembali turun. Karena harga batu bara dunia yang terus melemah.

Sementara itu, tercatat ada beberapa nama dari kalangan pengusaha sukses di dunia bisnis Indonesia, yang memiliki saham ADRO ini dalam jumlah yang besar. Kira-kira siapa sajakah? Mari kita cari tau.

  • Garibaldi Thohir

Pertama ada nama Garibaldi Thohir yang masuk daftar sebagai salah satu pemegang saham ADRO. Nilai saham Adaro yang dimiliki saudara Erik Thohir ini mencapai 6,18% (1.976.632.710 lembar).

Garibaldi Thohir sendiri merupakan orang yang memang berasal dari keluarga kaya. Kendati demikian, ia tetap bekerja keras menjalankan bisnisnya agar semakin tumbuh besar. Kerja kerasnya itu membuahkan hasil hingga namanya tercatat di dalam daftar orang terkaya Indonesia versi majalah Forbes.

Kekayaan pebisnis sukses ini kini dilaporkan mencapai US$1,7 miliar (Rp24 triliun). Karena besarnya jumlah porsi saham Adaro yang dimiliki, maka Garibaldi Thohir bisa menjabat sebagai Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

  • Edwin Soeryadjaya

Edwin Soeryadjaya adalah salah satu pebisnis ternama di Indonesia yang juga memiliki saham ADRO dengan jumlah besar. Kepemilikan saham Adaro  Energy yang Edwin punya sebesar 3,29% (1.051.738.544 lembar).

Sebelum membangun sendiri perusahaannya itu, Edwin sempat berkarir di Astra. Sementara itu, Forbes melaporkan kekayaan Edwin mencapai nominal US$660 juta.

Tak hanya itu, Edwin juga merupakan salah satu pebisnis yang sukses. Ia pendiri perusahaan perdagangan dan investasi bernama Saratoga Investama Sedaya. bersama dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno pada tahun 1997.

  • Theodore Permadi Rachmat

Pebisnis lainnya yang juga memiliki saham ADRO berjumlah cukup besar, yaitu Thedore Permadi Rachmat. Theodore menguasai jumlah saham Adaro sebesar 2,54% (812.988.601 lembar). Selain memiliki saham ADRO, pria yang kerap disapa TP Rachmat ini juga punya lini bisnis sendiri lewat perusahaannya yang bernama Triputra Group.

Majalah Forbes melaporkan kekayaan TP Rachmat sebesar US$1,8 miliar (Rp25,43 triliun). Grup bisnis yang dijalankan TP Rachmat tersebut bergerak di sektor agrikultur, manufaktur, pertambangan, perdagangan dan pelayanan, sampai dana pensiun.

  • Arini Saraswaty Subianto

Terakhir ada nama pebisnis Indonesia, Arini Saraswaty Subianto dengan kepemilikan ADRO saham sebesar 0,25% (79.399.250 lembar). Kemudian nama Arini sendiri tercatat di IDX sebagai salah satu pemilik Adaro Energy. Arini pun menduduki jabatan komisaris di Adaro Energy.

Sama seperti ketiga nama pebisnis di atas, Arini juga masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Kekayaan yang dimiliki Arini sebesar US$665 juta (Rp9,39 triliun). Selain itu, Arini juga mengelola bisnis Toko Buku Aksara, PT Tri Nur Cakrawala, PT Pandu Alam Persada, Persada Capital Investama, dan PT Dharma Satya Nusantara, Tbk. Itulah tadi deretan nama pebisnis ternama di Indonesia yang memiliki saham di perusahaan pertambangan batu bara itu. Dengan memiliki porsi saham ADRO yang besar membuat mereka menduduki posisi penting di perusahaan.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.   

Share to :
Tags: , , ,
Artikel Terkait