Harga Saham Telkom Hari Ini Terkoreksi, Namun Masih Wajib Dimiliki

Harga Saham Telkom Hari Ini Terkoreksi, Namun Masih Wajib Dimiliki
Harga Saham Telkom Hari Ini Terkoreksi, Namun Masih Wajib Dimiliki

Harga saham Telkom atau PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) hari ini mengalami koreksi yang cukup dalam. Meski mengalami koreksi yang cukup dalam tersebut, saham TLKM masih kokoh menempel saham lain seperti BBCA dan BBRI. Dari total 648 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), hanya 11 emiten yang punya kapitalisasi pasar di atas Rp100 triliun.

Data yang didapatkan dari BEI itu mencatat, sepanjang pekan lalu dari kelompok market cap ini, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menjadi emiten yang memiliki kinerja saham paling parah dalam penurunannya. Saham telkom ini mengalami koreksi sebesar 5,39%. Kapitalisasi pasarnya atau market cap juga mengalami penurunan hingga Rp23,78 triliun menjadi Rp417,05 triliun.

Kapitalisasi Menurun, Saham Emiten Tetap Kokoh

Meski kapitalisasi TLKM mengalami penurunan, posisi saham emiten telekomunikasi ini masih kokoh sebagai salah satu emiten pemilik kapitalisasi pasar terbesar ketiga di BEI. Induk usaha Telkomsel ini memiliki bobot 5,79% dari IHSG jika dilansir dari CNBC Indonesia.

Memang saham TLKM ini sedang mendapatkan tekanan jual cukup besar sepanjang pekan lalu. Hal itu dikarenakan kenaikan yang cukup stabil di tengah koreksi saham kapitalisasi besar lainnya. Tekanan jual yang cukup besar ini juga ditunjukan dengan saham Telkom yang mengalami penguatan hingga 5,69% dalam 3 bulan terakhir dengan kinerja yang masih positif 13,87% sejak awal tahun. Selain itu, asing cukup deras melepas saham ini dengan jual bersih sebesar Rp389 miliar di pasar reguler.

Saham Direkomendasikan untuk Dibeli

Walaupun sedang mengalami koreksi yang cukup dalam, saham TLKM memang masih perlu dimiliki oleh investor. Hal itu ditunjukan dengan kinerja salah satu anak perusahaannya, yaitu IndiHome. Jumlah pelanggan IndiHome mencatatkan mengalami pertumbuhan yang signifikan. 

Pada semester I-2019, jumlah pelanggan Indihome sendiri tumbuh 45% dibanding tahun sebelumnya. Sehingga total pelanggan saat ini menjadi 6 juta. Maka dari itu, selama masyarakat masih membutuhkan layanan digital, perkembangan perusahaan ini sudah pasti akan terus mengalami peningkatan.

Apalagi, kinerja anak perusahaan Telkom, yaitu Telkomsel juga menunjukan hasil positif. Buktinya, jumlah pelanggan naik dan pendapatan total juga mengalami peningkatan. Kenaikan yang terjadi itu hingga 1,4 persen dibandingkan dengan kuartal pertama pada tahun 2018 lalu.

Maka dari itu, meski mengalami koreksi yang cukup dalam, kinerja TLKM terus meningkat. Hal itu menunjukkan bahwa lembaran surat TLKM sangat layak untuk dikoleksi oleh para investor. Apalagi, bagi para investor yang ingin memiliki saham dengan risiko yang rendah.

Jadi intinya, saham TLKM dapat menjadi pilihan yang cocok untuk investor milenial. Termasuk para pemula yang baru memulai karier tetapi ingin mulai menabung saham dengan risiko kerugian yang cukup rendah.

Itulah fakta dari saham TLKM yang dimiliki PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk. Dengan memahami fakta-fakta dan informasi terbaru terkait emiten saham, kamu bisa lebih mudah menentukan mana saham yang ingin kamu beli. Namun, sebelum membelinya kamu harus memahami dan mencari tahu terlebih dulu harga saham telkom hari ini. Yuk cari tahu performanya di Ajaib dan investasi sekarang di sana secara langsung!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait