Saham

Dibantu Asing, Harga Saham TLKM Tetap Merosot

harga-saham-tlkm

Saham TLKM dari Telkom (PT Telekomunikasi Indonesia) merupakan salah satu dari sekian saham blue chip yang ada di Indonesia. Namun, meskipun masuk dalam deretan saham blue chip, harga saham TLKM memiliki grafik saham yang cenderung menurun, terlepas dari banyak investor asing yang membeli saham ini.

Apa yang terjadi dengan saham TLKM tentunya merupakan hal wajar. Namun, penting untuk investor baru agar memahami apa yang menyebabkan harga saham TLKM cenderung menurun.

Sentimen pasar

Mungkin kecenderungan penurunan harga saham TLKM bisa dipengaruhi oleh sentimen saham. Contoh yang paling relevan, saham dunia teknologi sempat terjun bebas pada awal tahun 2000an karena banyak investor yang terlalu gembira dengan harga saham pada saat itu, sehingga berspekulasi secara tidak rasional.

Jika investor telalu berlebihan dalam melakukan investasi saham, ada risiko tertentu bahwa harga saham bisa menurun akibat pergerakan pasar yang tidak bisa ditentukan. Sehingga, investor mungkin akan terpaksa untuk menjual saham, yang berakibat harga saham tertentu menurun.

Faktor ekonomi

Penurunan saham TLKM juga mungkin bisa dipengaruhi oleh faktor yang satu ini. Peningkatan tingkat suka bunga bisa memberikan tekanan ke bawah kepada investasi properti dan juga memperlambat laju pemasaran properti. Selain itu, suku bunga yang lebih tinggi berarti biaya pinjaman yang juga sama tingginya, sehingga mengganggu aktivitas pembelian yang berpengaruh kepada harga saham yang cenderung menurun.

Selain itu, perubahan regulasi terkait pajak juga bisa memberikan efek negatif kepada harga saham. Ini karena, pajak yang naik berarti bahwa investor memiliki uang yang lebih sedikit untuk investasi, yang bisa membuat pasar saham lesu.

Efek penawaran dan permintaan

Aspek investor asing pada saham TLKM bisa masuk ke dalam faktor yang satu ini. Secara sederhana, penawaran adalah jumlah saham yang ingin orang jual, sementara permintaan adalah jumlah saham yang orang cari untuk beli. Jika ada selisih signifikan di antara kedua aspek ini, maka semakin besar pergerakan harga saham yang akan terjadi.

Selisih antara penawaran dan permintaan dari saham akan memengaruhi harga saham untuk meningkat hingga mencapai ekuilibrim. Ingat dalam kasus ini, lebih banyak orang yang ingin membeli daripada menjual saham. Sebagai hasilnya, pembeli harus menawar harga saham lebih tinggi untuk menggoda penjual agar membagi saham tersebut kepada mereka.

saham TLKM yang merupakan saham blue chip pasti dipengaruhi oleh faktor-faktor di atas. Itulah kenapa, sebagai investor, kamu harus lebih telaten dalam menggali riset terkait saham yang ingin kamu beli, contohnya saham TLKM.

Selain riset, perkaya pengetahuan kamu tentang investasi saham secara khusus dan dunia finansial secara keseluruh di tempat yang tepat dan terpercaya. Kedua karakter ini, bisa kamu temukan pada artikel yang ada di blog milik Ajaib.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang. 

Artikel Terkait