Analisa Saham, Saham

Bedah Saham IPO WINR, Pemilik Properti Seluas 10.000 Hektar

Ajaib.co.id – Tahukah Anda? Jika pertumbuhan minat kepemilikan properti setiap tahunnya terus meningkat. Ada beberapa faktor yang mendukung hal tersebut, salah satunya adalah permintaan yang terus ada, dan terbatasnya ketersediaan. Perseroan yang melantai satu ini merupakan emiten yang bergerak dalam bidang properti dan real estate, yaitu WINR PT Winner Nusantara Jaya Tbk.

Profil Singkat Emiten

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti dan real estate. Perseroan saat ini memiliki kegiatan usaha utama yang bergerak sebagai Developer Real Estate yang dimiliki sendiri atau disewa, real estate atas dasar balas jasa (Fee) atau kontrak, aktivitas Perseroan holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas konsultasi manajemen lainnya dan aktivitas keinsinyuran dan konsultasi teknis yang berkaitan dengan itu.

Saat sebelum melaksanakan proses Penawaran Umum Saham Perdana (IPO), komposisi kepemilikan saham Perseroan terdiri atas PT Pemenang Nusantara Internasional (99,861%), Liu Yut Men (0,127%), Russiana (0,007%), dan Wahyu Mardiyanti, ST (0,005%).

Detail Rencana IPO Saham WINR

Saham WINR melakukan penawaran saham perdana melalui mekanisme e-IPO. Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya sebesar 1.500.000.000 saham baru yang merupakan saham biasa atas nama dengan nominal Rp20 setiap lembar saham, atau sama dengan 28.65% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham kepada masyarakat dengan harga penawarannya sebesar Rp100.

Perseroan juga berencana menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 1.300.000.000 lembar, atau sebanyak-banyaknya 34,80% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan dalam Penawaran Umum Perdana Saham.

Rasio Saham dengan Waran Seri I adalah 15 : 13 , Artinya setiap pemegang 15 (Lima Belas) saham baru ketika penjatahan IPO akan memperoleh 13 (Tiga Belas) waran Seri I.

Perkiraan struktur pemegang saham setelah aksi IPO PT Pemenang Nusantara Internasional (71,248%), Liu Yut Men (0,091%), Russiana (0,005%), Wahyu Mardiyanti, ST (0,004%) dan Masyarakat (28,652%).

Penjamin pelaksana emisi efek WINR adalah PT Artha Sekuritas Indonesia. Sedangkan penjamin emisi efek adalah PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, PT Panca Global Sekuritas dan PT Yuanta Sekuritas Indonesia. Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Penjamin Emisi Efek menjamin dengan kesanggupan penuh (Full Commitment) terhadap terhadap sisa saham yang ditawarkan yang tidak dipesan dalam Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan..

Jadwal Penawaran Saham IPO WINR

Jadwal penawaran saham berdasarkan prospektus adalah sebagai berikut:

  • Masa Penawaran Awal : 28 Maret – 4 April 2022
  • Tanggal Efektif : 14 April 2022
  • Masa Penawaran Umum : 19 – 21 April 2022
  • Tanggal Penjatahan : 21 April 2022
  • Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 22 April 2022
  • Tanggal Distribusi Saham dan Waran : 22 April 2022
  • Tanggal Pencatatan di BEI : 25 April 2022
  • Awal Perdagangan Waran Seri I : 25 April 2022
  • Akhir Perdagangan Waran Seri I pada Pasar Reguler dan Negosiasi : 21 April 2025
  • Akhir Perdagangan Waran Seri I pada Pasar Tunai : 23 April 2025

Rencana Penggunaan Dana IPO Saham WINR

Berdasarkan prospektus saham IPO WINR, dana yang dihimpun dari kegiatan IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk ekspansi modal kerja yang merupakan biaya operasional (Operational Expenditures) seperti:

1. Sekitar Rp100 miliar rencananya akan digunakan untuk membeli tanah dengan rincian sebagai berikut:

  • Sekitar Rp70 miliar untuk pembelian tanah potensial di Kota Madya Batam dan sekitarnya dengan total seluas 10 hektar.
  • Sekitar Rp30 miliar untuk pembelian tanah potensial di Kabupaten Bogor dan sekitarnya dengan total seluas 7.000 m2.

2. Sisa dana yang diperoleh akan dipergunakan untuk modal kerja dengan rincian sebagai berikut:

  • Modal kerja untuk Perseroan sekitar 32% dari sisa dana tersebut akan digunakan untuk biaya pematangan lahan, biaya pengembangan infrastruktur, dan pengembangan fasilitas seperti club house dan kolam renang, di lahan yang telah dimiliki oleh Perseroan yang berlokasi di Batam.
  • Modal kerja untuk PT Putra Karya Gemilang sekitar 18%  dari sisa dana tersebut akan digunakan untuk biaya pematangan lahan, biaya pengembangan infrastruktur dan fasilitas seperti automatic gate, di lahan yang telah dimiliki oleh PKG yang berlokasi di Batam.
  • Modal kerja untuk PT Gosyen Indo Asia sekitar 18% dari sisa dana tersebut akan digunakan untuk biaya pematangan lahan yang telah dimiliki oleh GIA yang berlokasi di Batam, biaya penghijauan dan pengembangan fasilitas seperti kolam renang dan automatic gate, di lahan yang telah dimiliki oleh GIA yang berlokasi di Batam.
  • Modal kerja untuk PT Kaliban Bangun Indonesia sekitar 16% dari sisa dana tersebut; dan Modal kerja KBI akan digunakan untuk biaya penghijauan, biaya pengembangan infrastruktur dan fasilitas seperti club house, di lahan yang telah dimiliki oleh KBI yang berlokasi di Batam.
  • Modal kerja untuk PT Wijaya Nusantara Internasional sekitar 16% dari sisa dana tersebut untuk biaya konstruksi, di atas lahan yang dimiliki oleh WNI yang berlokasi di Batam.

Sedangkan dengan dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan.

Kinerja Laporan Keuangan WINR

Prospektus saham WINR menunjukkan kinerja keuangan yang sangat baik dan selalu bertumbuh secara konsisten, tercermin pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, pada kinerja tahunan 2021 WINR mencatatkan kenaikan pendapatan 39% menjadi Rp37 miliar.

Alhasil laba komprehensif tahun berjalan berhasil mengalami kenaikan sebesar 1.870% YoY menjadi Rp108 miliar.

Rasio Keuangan WINR

Berikut merupakan rangkuman rasio keuangan saham IPO WINR selama bulan Desember 2018 hingga kinerja Desember 2021:

Data di atas menunjukkan WINR secara fundamental dengan kinerja baik, walaupun terdapat fluktuatif kinerja di beberapa periode. Rasio pertumbuhan mengalami fluktuatif kinerja namun masih pada area ekspansif, pada periode tahun 2019 ke 2020 WINR mencatatkan turnaround ke arah yang positif.

Bersamaan dengan membaiknya rasio profitabilitas pada Return on Equity (ROE) dari sebelumnya 2020 mencatatkan negatif -83,24% namun di 31 Desember 2021 berhasil mencatatkan ROE positif 61,28%, mencerminkan WINR terdapat strategi untuk meningkatkan performa serta kinerja secara keseluruhan.

Pada kinerja full year dari tahun 2018 sampai dengan 2021 WINR secara konsisten mencatatkan pendapatan yang positif.

Kebijakan Dividen Saham WINR

Prospektus saham IPO WINR menuturkan bahwa pemegang saham yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembagian dividen saham WINR, untuk setiap tahunnya Perseroan berencana membayarkan dividen tunai kepada pemegang saham dengan sebesar-besarnya sejumlah 25% dari saldo laba mulai dari tahun buku 2022.

Prospek Bisnis

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal II-2021 berhasil tumbuh sebesar 7,07% secara YoY, dengan pertumbuhan ekonomi  Indonesia secara kumulatif di sepanjang 2021 tumbuh positif sebesar 3,69% YoY, dan dengan ekspektasi 5,0% YoY di full year 2022. Kenaikan tersebut seiring dengan adanya pelonggaran pembatasan yang dilakukan oleh Pemerintah.

Di sisi lain, dalam rangka pemulihan ekonomi pemerintah berupaya menyediakan stimulus untuk meningkatkan tingkat daya beli masyarakat, dimana stimulus tersebut salah satunya untuk sektor properti. Beberapa kebijakan yang telah dikeluarkan antara lain berupa program relaksasi pajak atas pembelian rumah, Loan to Value (LTV) dan Financing Value sebesar 100% untuk kredit rumah.

Selain itu, masih rendahnya tingkat suku bunga acuan Indonesia sebesar 3,5% dan tingkat rata-rata suku bunga KPR sebesar 8,44% akan berdampak positif untuk sektor properti.

Sumber: BPS

Menurut data Bank Indonesia (BI), secara keseluruhan pada tahun 2022 perekonomian Indonesia diproyeksikan mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang didorong oleh meningkatnya mobilitas dan aktivitas usaha seiring terkendalinya kasus COVID-19 dan sejalan dengan membaiknya aktivitas dan mobilitas masyarakat yang ditargetkan meningkat, konsumsi rumah tangga diperkirakan tumbuh positif.

Demikian halnya, konsumsi pemerintah diperkirakan meningkat untuk mencapai target pembangunan yang tertahan pada awal masa pandemi.

Sementara itu perbaikan pada lapangan usaha pariwisata, perdagangan, perhotelan dan hiburan diperkirakan akan berangsur pulih setelah pemerintah memutuskan untuk membuka jalur travel bubble bagi wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Indonesia khususnya Kota Batam dan Kabupaten Bintan. 

Dari data di atas dapat ditarik kesimpulan, linear antara menguatnya daya tarik wisatawan, meningkatnya mobilitas masyarakat dan akan meningkatkan tingkat pendapatan Perseroan, baik secara top line maupun bottom line.

Perseroan dan Anak Usaha mengembangkan produk dengan konsep supermarket, properti, real estate dan juga menargetkan semua pangsa pasar, sehingga Perseroan memiliki posisi yang lebih potensial.

Kesimpulan

Berdasarkan laporan prospektus saham IPO WINR, dalam kinerja dari tahun 2019, 2020 sampai dengan 2021 memiliki kinerja yang bagus, beserta prospek ekspansi WINR yang masih sangat luas kedepannya bersamaan dengan sektor industri properti yang sangat potensial.

Berdasarkan laporan prospek usaha Perseroan, Perseroan meyakini bahwa fundamental pasar properti dan real estate tetap sangat menarik, didukung oleh meningkatnya permintaan untuk mendukung kegiatan kebutuhan perumahan dan hunian. 

DisclaimerInvestasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait