Saham

Bear Flag Pattern: Penjelasan, Cara Trading, dan Contohnya

Bear Flag Pattern

Ajaib.co.id – Bear Flag Pattern termasuk pola harga penting yang perlu diperhatikan oleh para trader dan investor, baik untuk saham, kripto, ataupun aset investasi lainnya.

Artikel ini akan membahas lebih lengkap apa itu Bear Flag Pattern, bagaimana cara menemukannya, dan masih banyak lagi tips trading menggunakannya. Ini merupakan wawasan wajib bagi trader, khususnya untuk kamu yang suka membuat analisis berbasis teknikal.

Apa Itu Bear Flag Pattern?

Bear Flag Pattern adalah suatu pola harga pada grafik candlestick yang biasanya digunakan oleh trader sebagai sinyal kelanjutan tren bearish (bearish trend continuation).

Ini merupakan sinyal bagi para seller untuk terus melancarkan aksi jual, sekaligus menjadi peringatan bagi calon buyer agar jangan terburu-buru membeli.

Cara Mengidentifikasi

Bear Flag Pattern terdiri atas bagian tiang, bendera, dan break down. Ketiga komponen ini harus ada agar terbentuk pola yang utuh.

Tiang terbentuk setelah pergerakan harga mengalami penurunan (downtrend), sehingga tercipta beberapa level high dan low yang makin lama makin rendah (lower lows & lower highs). Setelah level low baru tercipta, pergerakan harga mulai rebound naik karena para seller ambil nafas sejenak.

Pergerakan harga kemudian mengalami konsolidasi terbatas, sehingga membentuk kanal paralel mirip bendera yang sedang dipegang tim paskibra sebelum dinaikkan tiang.

Para buyer memanfaatkan fase konsolidasi ini untuk melemahkan momentum para seller. Di sisi lain, para seller mundur sejenak untuk ambil untung dan bersiap-siap menekan harga ke tingkat yang lebih rendah lagi.

Fase konsolidasi dalam pola ini tidak berlangsung terlalu lama. Pada umumnya, rebound harga tidak sampai melampaui level Fibonacci Retracement 50% dari tiang yang telah terbentuk. Setelah konsolidasi berakhir, pergerakan harga semestinya mulai turun lagi mulai dari sekitar level Fibonacci Retracement 38.2%.

Pola ini selanjutnya resmi terbentuk setelah harga turun sampai menembus (break down) level low sebelumnya. Semakin pendek rebound, semakin kuat tekanan bearish yang sedang berlangsung, semakin kuat break down yang terjadi.

Baca Juga: Pola Candlestick Lengkap Dalam Trading & Cara Membacanya

Akurasi Bear Flag Pattern

Bear Flag Pattern memiliki akurasi yang cukup tinggi, asalkan memenuhi tiga syarat berikut ini:

  1. Pola ini benar-benar muncul di tengah downtrend, dan bukan dalam kondisi pasar yang choppy (naik-turun sideways dengan rentang yang cukup luas).
  2. Memiliki komponen lengkap tiang, bendera, dan breakdown.
  3. Fase konsolidasi tidak berlangsung terlalu lama, dan kenaikan harga saat rebound tidak mencapai lebih dari level Fibonacci Retracement 50%.

Kelebihan Bear Flag Pattern

Bear Flag Pattern merupakan sinyal bahwa harga akan menurun lebih lanjut setelah masa konsolidasi berakhir. Oleh karena itu, pola ini sangat bermanfaat sebagai sinyal untuk short selling bagi trader forex atau kontrak berjangka. Ada rasio risk/reward menggiurkan bagi trader yang memasang posisi sell setelah pola ini berakhir.

Bagaimana jika pola ini baru muncul setelah kita membeli suatu saham atau aset kripto? Trader dalam situasi ini sebaiknya mempertimbangkan untuk cut loss. Sedangkan investor bisa mempertimbangkan apakah aset cukup memungkinkan untuk di-hold lebih lama, atau di-cut loss saja jika aset tak memiliki fundamental yang baik.

Kekurangan Bear Flag Pattern

Kekurangan yang paling menonjol terletak pada ketidakpastian pergerakan harga setelah fase konsolidasi. Para seller bisa saja benar-benar kehilangan momentum pada fase ini, sehingga kubu buyer berhasil mendorong rebound harga lebih lanjut dan memicu terjadinya bullish reversal (perubahan tren dari bearish menjadi bullish).

Bagaimana caranya agar tak tertipu oleh pola bear flag yang belum terkonfirmasi? Sebaiknya eksekusi order untuk short-selling ataupun cut loss hanya dilakukan jika pergerakan harga benar-benar sudah mengalami break down dari level low yang sudah ditandai sebelumnya.

Baca Juga: Trik Dapat Cuan dari Strategi Trading dengan Pola Three White Soldiers

Tips Trading Menggunakan Bear Flag Pattern

Langkah pertama dalam mendeteksi pola ini adalah mencari aset yang sedang mengalami penurunan harga (downtrend). Kemudian ketika terjadi rebound pada kanal tren yang menurun, ukurlah derajat koreksi bullish yang terjadi.

Perhatikan: Agar terbentuk Bear Flag Pattern yang tepat, kenaikan harga saat rebound tidak boleh lebih dari level Fibonacci Retracement 50% dari ujung tiang. Apabila rebound berlangsung cukup lama, kamu mungkin harus menggambar Fibonacci Retracement sebagai alat bantu analisis. Namun jika rebound hanya berlangsung singkat, maka pola mungkin bisa langsung terdeteksi tanpa alat bantu lain.

Contoh pola ini dapat dilihat pada grafik harga saham BBNI di bawah ini.

Tampak telah terjadi penurunan sejak akhir Mei, ditandai dengan garis tren warna hijau sebagai “tiang”. Penurunan harga sampai membentuk level low terendah pada 7925 (ditandai dengan garis horizontal berwarna ungu).

Pergerakan harga kemudian seolah-olah berupaya rebound hingga terbentuk “bendera” dalam kanal berwarna biru. Namun, harga saham BBNI kemudian jatuh lagi hingga menembus ke bawah (break down) dari garis horizontal ungu tadi.

Dengan terjadinya break down, tren penurunan harga saham BBNI berlanjut. Karenanya, trader yang ingin melakukan cut loss pada saham BBNI bisa memasang auto-order jual tepat di bawah garis horizontal tersebut.

Artikel Terkait