4 Hal Yang Bikin Kamu Tertarik Dengan Investasi Saham

4 Hal Yang Bikin Kamu Tertarik Dengan Investasi Saham

Banyak orang tertarik dengan investasi saham namun takut untuk memulainya. Hal ini karena anggapan jika bermain saham butuh keahlian tingkat tinggi dan modal besar untuk memiliki saham. Pendapat ini tidak sepenuhnya salah apalagi bagi orang yang belum pernah terjun dalam jual beli saham.

Namun sebenarnya kini ada banyak solusi bagi investor pemula untuk berinvestasi di pasar modal. Misalnya dengan ikut progra menabung saham atau membeli reksa dana saham yang berlaga di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kepemilikan saham memang peluang besar untuk memberikan keuntungan maksimal bagi kita.

Banyak jutawan yang terlahir dari trading saham karena jeli mengkalkulasi harga saham di pasaran. Namun bermain saham juga tidak sesederhana itu sehingga kamu bisa langsung membeli ratusan lembar saham begitu saja tanpa pertimbangan berarti.

Langkah pertama, paling tidak kamu harus tahu mana broker saham alias sekuritas yang terpercaya. Pasalnya pasar modal tidak memungkinkan investornya membeli langsung saham melainkan lewat broker. Demikian pula jika investor ingin menawarkan sahamnya maka harus melalui pialangnya.

Kemudian, kamu harus punya pertimbangan sendiri akan nilai saham yang ingin dimiliki. Biasanya ini bergantung pada jenis keuntungan yang ingin diraih. Seorang investor yang berharap keuntungan capital gain dari trading saham harian pasti punya opini yang berbeda dari investor jangka panjang yang mengharapkan keuntungan dari deviden.

Ada banyak hal memang yang harus kamu ketahui dan pelajari soal investasi saham. Namun paling tidak ada 4 hal yang membuat banyak orang ( dan kamu berikutnya) tertarik dengan investasi saham.

Penyebab Banyak Orang Tertarik dengan Investasi Saham

Apakah kamu masih ragu dalam investasi saham? Investasi saham merupakan bentuk yang cukup populer hingga saat ini. Untuk waktu jangka panjang, saham memang menguntungkan bagi investor/pemodal. Tapi, masih banyak keraguan untuk melangkah ke dunia investasi.

Keyakinan untuk terjun ke dunia investasi saham biasanya diganggu oleh ketakutan-ketakutan dari cerita orang sekitar. Ketakutan ini diawali dari biaya awal yang harus dikeluarkan dan fleksibilitas dari prosesnya. Bahkan gambaran ke depan yang dipengaruhi oleh desas-desus yang belum pasti.

Daripada masih ragu, lebih baik cek 4 hal yang bikin kamu tertarik dengan saham di bawah ini:

1. Modal Relatif Kecil

Jangan minder jika kamu tidak punya jutaan rupiah. Faktanya, tidak ada yang melarangmu berinvestasi di pasar modal. Investasi saham tidak memiliki patokan besar dalam modal awalnya. Hanya dengan modal ratusan ribu rupiah, kamu sudah dapat berinvestasi di perusahaan dengan harga yang cocok.

Yang terpenting adalah sabar dan percaya, melakukan riset tentang situasi bursa saham juga penting, loh! Dengan demikian, kamu akan tahu sela yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang ingin diraih.

2. Bisa Dilakukan di Mana Saja

Salah satu kelebihan dalam investasi saham adalah tidak adanya jam kantor bagi investor dalam pasar modal. Semua data terbaru bisa kamu dapatkan di mana saja melalui smartphone dengan jaringan internet yang ada. Apalagi saat ini banyak aplikasi saham yang bisa membantumu mengecek harga saham terbaru.

Kamu bisa melakukan pekerjaanmu sembari melihat perkembangan investasimu. Jadi, waktu yang dimiliki sangat fleksibel dengan kesibukanmu.

3. Risiko Minim Sepanjang Modalnya Minim

Ketakutan merugi dalam dunia investasi sudah biasa, namun jika modalmu masih minim maka kerugian yang dirasakan juga tidak terlalu besar. Tidak ada yang membebanimu dalam berinvestasi saham.

Jika kamu terus percaya akan “tanaman” modalmu, maka percayalah semua kerugian yang sudah terjadi tidak akan mengecewakanmu di masa mendatang. Karena keuntungan yang akan didapat dari saham.

4. Keuntungannya Tak Terbatas

Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mempercayakan dana kita ke perusahaan di mana kita menanam modal. Keuntungan demi keuntungan akan kamu rasakan jika perusahaan yang kamu pilih memiliki fundamental yang bagus.

Kamu juga harus selalu ingatlah dari satu kalimat, “Roma tidak dibangun dalam semalam.” Jadi seorang investor, kamu harus bersabar dalam menanti. Sekaligus percaya jika perusahaan yang kamu pilih akan maju di kemudian hari.

Terlebih lagi, investasi saham sudah dikenal akan menuai hasil terbaiknya jika dilakukan dalam jangka waktu panjang. Semakin lama uangmu ditanamkan maka semakin besar hasilnya. Maka bersabarlah.

#Resiko Berinvestasi Dalam Pasar Modal

Tidak baik rasanya jika kamu hanya tahu alasan ketertarikan orang pada investasi saham tanpa memahami risikonya. Agar seimbang, kamu harus tahu pula resiko apa saja yang membayangi ketika kamu ikut meramaikan bursa saham. Jika sudah memahami semua aspeknya, tentu saja kamu bisa menjadi investor dengan penuh pertimbangan.

  • Capital Loss

Risiko ini adalah tandingan dari capital gain yang telah kita bahas lebih dulu di atas. Kamu akan merasakannya ketika harga sahammu terus turun dan kamu menjualnya lebih rendah dari harga beli sebelumnya. Biasanya investor melakukannya karena performa saham tersebut terus memburuk di lantai bursa efek tanpa indikasi perbaikan kinerja dan harga saham turun terus.

Agar tak merugi terlalu banyak, biasanya para investor akan menjual sahamnya sesegera mungkin. Kerugian inilah yang dinamakan sebagai capital loss, sesuatu yang dilakukan untuk mencegah kehilangan uang lebih banyak lagi.

Fluktuasi harga saham sendiri terjadi setiap hari tanpa henti. Sama seperti aturan dasar ekonomi, perubahan harga terjadi karena faktor permintaan dan penawaran emiten tersebut. Saham perusahaan dengan kinerja positif dan stabil tentunya lebih mahal.

Ada banyak faktor lain yang menetukan harga suatu saham di pasar modal antara lain industri perusahaan, tingkat suku bunga suatu negara, inflasi maupun nilai tukar mata uang yang berlaku. Aspek politik dan global juga memiliki pengaruh yang signifikan pada pasar modal dan harga saham. Salah satunya seperti perang dagang negara maupun isu terorisme dan sosial politik.

  • Likuidasi

Risiko berikutnya yang mungkin dihadapi oleh seorang investor saham adalah likuidasi perusahaan. Hal ini terjadi apabila perusahaan tempatmu menjadi pemegang aham dinyatakan bankrut oleh pengadilan atau bahkan dibubarkan karena berbagai alasan. Ketika suatu perusahaan dibubarkan ada banyak kewajiban yang harus dipenuhi.

Hak klaim pemegang saham sendiri menjadi kebutuhan terakhir yang harus dipenuhi dari hasil penjual aset perusahaan, jika memungkinkan dan sesuai dengan regulasi. Dalam banyak kasus, seringkali tak ada yang tersisa untuk dibagikan. Namun jika ada maka pemegang saham akan mendapatkannya secara proporsional.

#Ikut Program Menabung Saham Bagi Investor Pemula

Karena berbagasi alasan membuat milenial maupun generasi sebelumnya sulit menyisihkan uang untuk investasi. Bukan karena kebutuhan utama belum terpenuhi namun sulit untuk mengontrol pengeluaran yang tidak perlu seperti belanja impulsif.

Solusi untuk hal ini adalah dengan mengikuti program menabung saham lewat Yuk Nabung Saham. Program yang diinisiasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) ini juga sekaligus upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan literasi keuangan khususnya investasi.

Prosesnya sendiri semudah menabung di bank. Ini adalah fakta, no tipu-tipu. Dengan modal Rp100.000, kamu bisa membuka rekening sekaligus menabung dan belajar saham. Namun hal itu harus dilakukan melalui perusahaan sekuritas. Ada sejumlah perusahaan sekuritas terpercaya yang bisa kamu percaya sesuai dengan preferensi pribadi dan pertimbangan masing-masing.

Nantinya transaksi pembelian saham juga bisa dilakukan dengan sistem autodebet melalui perusahaan efek yang telah memiliki produk tabungan saham. Kamu juga bisa melakukan investasi saham syariah lewat program ini.

Caranya dengan memilih saham perusahaan yang telah dijamin kehalalannya sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Investasi saham syariah lewat menabung saham BEI ini juga telah dijamin dengan Fatwa No. 80 dari Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Penerapan Prinsip Syariah Dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek. Pelaksanaannya juga bisa dilakukan lewat Sistem Online Trading Syariah pada Anggota Bursa di BEI.

Itu dia empat hal yang bikin kamu tertarik dengan investasi saham, jadi intinya instrumen investasi ini memiliki banyak kelebihan. Kelebihan yang tidak dimiliki banyak instrumen investasi yang lain. Dan dalam prosesnya, naik-turun dalam dunia investasi selalu ada dan sudah biasa.

Sama seperti seseorang membuka warung, bisa untung banyak dalam seminggu tetapi juga sepi pengunjung dalam sepekan. Jadi, apakah kamu sudah siap untuk mulai berinvestasi di pasar saham?


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait