Investor Pemula Cocok Pilih Saham Atau Reksa Dana?

Ilustrasi investor pemula
 
Sebagai investor pemula, kamu pasti menginginkan masa depan yang terjamin secara finansial. Dalam hal ini, opsi investasi seperti reksa dana dan saham pun muncul untuk membantu kita mewujudkan kebebasan finansial.
 
Namun, sebelum mulai terjun sebagai investor pemula, ada baiknya mencari tahu dan membandingkan kedua opsi investasi tersebut terlebih dahulu.
 
Perbedaan mendasar dari saham dan reksa dana adalah investasi saham mengacu pada investasi langsung dalam saham perusahaan. Sedangkan, dalam reksa dana, investor berinvestasi ke dalam berbagai instrumen dan berbagai perusahaan.
 
Dalam reksa dana, terdapat Manajer Investasi yang berperan sebagai pihak yang akan mengelola portofolio investasi berdasarkan kebijakan yang sebelumnya sudah disepakati dengan investor. Manajer investasi juga akan bertanggung jawab atas kinerja reksa dana. 
 
Manajer Investasi juga yang menawarkan produk-produk investasi kepada calon investor. Terdapat standar kualifikasi minimum yang harus dicapai untuk menjadi seorang Manajer Investasi. 
 
Jadi, dalam investasi reksa dana, kamu akan dibantu oleh seorang Manajer Investasi yang akan mengelola dan bertanggung jawab atas performa reksa dana kamu.
 
Untuk mengetahui jenis investasi yang paling pas buat investor pemula, perlu dilakukan penilaian terkait risiko, kebutuhan investasi, dan keuntungan yang akan kamu dapatkan dalam investasimu.

Faktor Risiko Bagi Investor Pemula

Saham melibatkan banyak risiko dan ketidakstabilan yang akan selalu menjadi aspek yang membangkitkan kekhawatiran investor pemula untuk berinvestasi di dalamnya. Mereka selalu berada di bawah kondisi bullish dan bearish pasar.
 
Reksa Dana mengandung risiko yang lebih rendah daripada pasar saham. Ini adalah alasan mengapa Reksa Dana menjadi pilihan investasi yang lebih baik bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang baru dalam ruang investasi.
 
Investor pemula yang ingin memasuki ruang pasar saham harus memiliki keterampilan yang rumit dan keterampilan membuat keputusan di pasar berisiko, dan hanya dengan begitu mereka dapat menangani risiko yang akan dihadapi.

Apa Saja yang Kamu Butuhkan

Saham membutuhkan dana yang tidak sedikit, selain itu sektor investasi ini membutuhkan perhatian menyeluruh dan pengetahuan yang rumit untuk bisa menjadi terampil dalam menganalisa saham terbaik untuk investasimu.
 
Kamu harus terus-menerus menginvestasikan banyak waktumu untuk mempelajari pasar dan tetap terus diperbarui pengetahuannya.
 
Reksadana datang dengan biaya manajemen tahunan, tetapi itu bervariasi tergantung pada jenisnya, dan ada seorang manajer dana profesional yang akan mengelola reksa danamu.

Keuntungan Investasi

Untuk keuntungan investasi, keduanya bagus. Namun, terdapat perbedaan besar dalam jangka waktu untuk mendapatkan keuntungan cukup banyak.
 
Reksa dana membutuhkan setidaknya setengah dekade untuk memberikanmu keuntungan yang baik. Tetap berinvestasi untuk jangka waktu yang lebih lama membantu dalam hal reksa dana.
 
Namun, skenarionya berbeda ketika menyangkut saham, yang tergantung pada keadaan pasar. Saham, tidak seperti reksa dana, dapat memberikanmu hasil yang bagus bahkan dalam waktu singkat tapi juga disertai potensi risiko yang lebih besar.
 
Kebanyakan investor pemula mulai berinvestasi dengan reksa dana karena mereka secara otomatis didiversifikasi. Hal ini memberikan investor berbagai macam rasa–dari dana berbasis sektor seperti teknologi, keuangan, ritel atau energi hingga komoditas dan indeks asing.
 
Reksa dana umumnya memiliki sejumlah besar atau saham, dengan masing-masing ekuitas hanya terdiri dari sebagian kecil dari portofolio. Ini adalah kekuatan dan kelemahannya. Ditambah lagi, kamu tidak perlu terlalu terampil untuk memahami pasar, Karena ada seorang manajer dana profesional yang mengelolanya. Keuntungan yang diraih dari reksa dana membutuhkan waktu yang cukup lama dibandingkan investasi saham.
 
Untuk investor yang lebih berani yang tidak puas dengan keuntungan yang lebih rendah dari reksa dana atau indeks, dapat memilih saham individu untuk portofolio pribadi. Pembelian saham individu dapat dilakukan secara langsung melalui pialang manapun.
 
Satu-satunya biaya komisi yang dibayarkan pada pembelian saham dan pajak capital gain dibayarkan pada penjualan. Investor menentukan dengan tepat jumlah saham yang akan dibeli, dan harga yang diinginkan. Dividen dari saham individu juga dapat diinvestasikan kembali ke perusahaan, dengan keuntungan yang sama dari reksa dana.
 
Jadi, kenali dirimu dan juga modal investasi yang kamu miliki, lalu tentukan target investasi yang akan kamu raih. Dengan cara itu, kamu akan bisa memilih di antara reksa dana atau saham sebagai pilihan investasi yang paling tepat buat kamu.

Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.   

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait