Investor Saham Pemula, Saham

Menabung Saham Vs Reksa Dana Saham, Mana yang Terbaik?

Ajaib.co.id – Di era digital seperti saat ini banyak orang yang mulai melek akan pentingnya investasi. Akses yang mudah membuat banyak orang mulai tertarik untuk mulai berinvestasi, khususnya milenial. Apalagi saat ini untuk membeli saham tidak membutuhkan banyak uang. Di mana, kamu sudah bisa memulai investasi hanya dengan modal mulai dari Rp10 ribu. Meski begitu, banyak juga dari mereka yang masih bingung investasi apa yang akan dipilih? Apakah menabung saham vs reksa dana saham?

Di mana, kedua instrumen ini memiliki profil risiko dan return yang berbeda. Tinggal bagaimana tujuan keuangan kamu dan berapa lama jangka waktu yang kamu butuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Dari situlah, kamu bisa menetukan jenis investasi apa yang akan kamu pilih.

Menabung Saham Vs Membeli Reksa Dana Saham

Sebelum menentukan jenis investasi yang akan kamu pilih, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dulu perbedaan kedua instrumen ini.

Saham adalah dokumen berharga yang mampu menampilkan bagian kepemilikan dari suatu perusahaan. Artinya, ketika kamu memutuskan untuk membeli saham, maka kamu sudah membeli sebagian dari kepemilikan perusahaan.

Sehingga, kamu sudah memiliki hak atas suatu aset dan juga pendapatan yang diperoleh dari perusahaan tersebut sesuai dengan porsi saham yang dibelinya.

Sederhananya, saham adalah suatu alat bukti atas kepemilikan dari sebuah perusahaan yang berbentuk lembaran kertas berisi kepemilikan surat berharga tersebut adalah pemilik dari perusahaan yang membuat surat.

Sedangkan, reksa dana saham adalah adalah salah satu jenis reksa dana yang melakukan investasi pada instrumen saham-saham yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Di mana, jenis reksa dana satu ini memiliki imbal hasil yang paling tinggi dibandingkan jenis investasi reksa dana lainnya.

Instrumen satu ini  menganut prinsip high risk high returns, reksa dana ini memiliki risiko paling tinggi dibandingan dengan reksa dana lainnya tetapi mempunyai potensi keuntungan yang paling tinggi juga.

Transaksi Saham Vs Reksa Dana Saham

Ketika kamu ingin melakukan transaksi pembelian saham, maka kamu harus membeli minimal 1 lot saham atau setara 100 lembar saham untuk tiap transaksinya. Meski terlihat cukup banyak, nyatanya kamu tetap bisa memilih perusahaan atau emiten dengan harga rendah, sehingga kamu kini bisa membeli saham dengan modal mulai dari Rp100 ribu.

Namun, bagi kamu yang ingin membeli saham blue chip yang dikenal memiliki valuasi tinggi karena potensi cuannya tinggi, kamu butuh modal yang cukup besar. Misalnya saja ingin membeli saham Unilever yang harganya berkisar Rp7.300 per saham maka paling tidak harus mengeluarkan dana sekitar Rp7,3 juta. Sedangkan untuk bertransaksi reksa dana saham, kamu hanya membutuhkan modal mulai dari Rp10ribu.

Manfaat Menabung Saham Vs Reksa Dana Saham

Ketika kamu ingin memulai berinvestasi, tentu kamu berharap mendapatkan keuntungan bukan? Nah, dalam hal keuntungan pun, menabung saham dan membeli reksa dana saham memiliki sedikit perbedaan.

Di mana, ketika kamu melakukan investasi saham, maka ada dua keuntungan yang bisa kamu dapatkan yaitu:

a. Capital Gain, profit yang didapatkan dari adanya selisih harga jual saham yang lebih tinggi daripada harga belinya. Kamu nantinya akan memperoleh keuntungan sesuai besaran nilai saham yang sudah disetorkannya.

b. Dividen, nilai keuntungan yang didapatkan dari hasil pembagian dividen tunai dari suatu emiten. Dividen adalah pendapatan tambahan yang bisa kamu dapatkan ketika membeli saham dari emiten yang memiliki performa pendapatan yang bagus.

Sedangkan, bagi kamu yang memilih reksa dana saham, maka kamu hanya mendapatkan return dari selisih harga beli dan harga jual saat itu. Meski begitu, ketika kamu membeli reksa dana saham, kamu bisa mendapatkan return besar dibanding jenis reksa dana lainnya.

Meski memiliki banyak manfaat dan keuntungan, dengan berinvestasi saham, kamu juga bisa mengalami risiko. Seperti risiko capital loss. Di mana harga saham yang kamu beli menurun. Atau bisa juga tidak adanya dividen yang dibagikan karena keputusan pemegang saham inti.

Bagaimana Cara Memulai Menabung Saham?

Nah, setelah mengetahui keuntungan di atas, apa kamu berniat untuk berinvestasi di pasar modal saham? Jika iya, kamu tentu harus memahami cara mulai menabung saham yang benar. Untuk mempermudah kamu dalam berinvestasi saham, kamu bisa langsung membuka rekening saham lewat aplikasi Ajaib. Caranya?

1. Mendaftar di Ajaib

Kamu bisa mebuka rekening saham di Ajaib secara online, sehingga kamu tidak perlu mencetak dokumen apapun untuk dikirim ke kantor Ajaib. Cukup dengan download aplikasi Ajaib di PlayStore maupun website.

Lalu lakukan pendaftaran dengan memasukan email dan password. Setelah itu kamu akan menerima email konfirmasi pendaftaran akun.

Setelah melakukan verifikasi lewat email, kamu bisa kembali login ke aplikasi aplikasi Ajaib. Kemudian, pilih tombol ‘Buka Akun Saham’ di pojok kiri atas aplikasi. Setelah itu akan muncul laman untuk memilih jenis investasi yang tersedia di Ajaib, dan pilih ‘Saham’.

Perlu diketahui juga, Ajaib bukan hanya membantu kamu membeli saham, tapi kamu juga bisa membeli reksa dana saham maupun jenis reksa dana lainnya.

2. Isi formulir pendaftaran online

Dala mengisi formulir pendaftaran, kamu harus mengisi 6 halaman. Di mana, setiap kolom harus diisi, kecuali komom dengan keterangan ‘opsional’ artinya tidak wajib diisi.

Pengisian formulir ini dilakukan untuk membuka Rekening Efek sekaligus Rekening Dana Nasabah (RDN) yang dibutuhkan ketika kamu ingin memiliki rekening saham. Hal ini bersifat wajib sebelum kamu bisa bertransaksi saham. Data yang disampaikan juga akan tercatat pada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Rekening yang tertanam di Ajaib Sekuritas ini akan menjadi tempat penyimpanan saham yang nantinya kamu miliki.

3. Verifikasi data

Setelah proses selesai, data kamu akan melalui proses verifikasi data yang akan memakan waktu kurang lebih 1×24 jam. Jika sudah berhasil, kamu bisa mulai membeli saham perusahaan yang tersedia di aplikasi.

4. Masukkan dana ke Rekening Saham

Setelah data kamu berhasil diverifikasi, kamu bisa memasukkan dana ke rekening saham sebagai modal investasi. Cukup transfer sejumlah dana tabungan ekuitas yang telah ditentukan sebelumnya ke rekening ekuitas yang dibuat dari rekening bank biasa. Dalam hitungan detik, dana kamu akan dikirim ke rekening saham dan siap digunakan.

5. Tentukan jenis saham yang ingin dibeli

Cara nabung saham yang benar tidaklah asal dalam memilih jenis saham. Jika asal tanpa perhitungan yang tepat, jenis saham yang kamu pilih bisa merugikan. Jadi, pastikan kamu telah mengetahui jenis saham apa yang dapat kamu beli. Secara umum, ada sembilan jenis saham yang bisa kamu pertimbangkan untuk dibeli.

Kesembilan saham tersebut adalah pertanian, pertambangan dan penggalian, industri dasar dan kimia, mesin berat dan mesin ringan, barang konsumsi, real estate dan konstruksi, infrastruktur, industri keuangan dan perdagangan.

Jenis investasi di saham lebih baik dari yang lain. Ada satu jenis saham yang lebih cocok untuk dibeli pada waktu tertentu dibandingkan jenis lainnya.

6. Pilih saham perusahaan yang ingin dibeli

Dalam setiap jenis saham, terdapat puluhan hingga ratusan perusahaan di dalamnya. Daftar perusahaan yang menerbitkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pun terus bertambah.

Yang terakhir pada tahun 2021 adalah 11 perusahaan yang melakukan initial public offering hingga akhir kuartal pertama. Mungkin di tahap awal kamu akan bingung tentang saham perusahaan mana yang harus dibeli.

Sangat disarankan untuk melihat berita tentang perusahaan tersebut. Kamu juga perlu membaca laporan keuangan perusahaan untuk beberapa tahun sebelumnya untuk menemukan pondasi keuangan perusahaan.

Semakin baik basis keuangan perusahaan, semakin aman kamu menginvestasikan uang kamu ke saham perusahaan tersebut.

7. Saatnya membeli Saham

Setelah kamu memutuskan saham yang ingin dibeli, maka saatnya kamu membeli saham yang ingin kamu beli. Jangan memasukkan semua dana ke dalam satu saham segera setelah pembelian.

Kamu bisa melakukan diversifikasi untuk mengurangi risiko kerugian.

8. Setorkan dana tiap bulan untuk menabung saham

Cara menabung saham yang tidak boleh dilupakan adalah menabung rutin setiap bulannya. Untuk memenuhi ini, tentu saja, kamu perlu mendanai akun saham kamu setiap bulan. Tentukan jumlah yang dapat disetorkan setiap bulan. Tidak masalah jika jumlahnya tidak terlalu besar dan konstan.

Nah, di Ajaib sendiri kamu bisa melihat berbagai informasi lengkap terkait emiten, mulai dari laporan performa keuangan hingga competitive ranking yang menunjukkan urutan perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lain dalam industri sejenis.

Kamu juga bisa menemukan profil perusahaan, informasi fundamental, informasi grafik harga, dan antrian order permintaan & penawaran. Bahkan jika kamu ingin trading, sudah tersedia juga analisis teknikal yang bisa kamu jadikan panduan.

Mana yang Lebih Baik, Menabung Saham Vs Reksa Dana Saham?

Sebenarnya, kedua jenis instrumen investasi ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semuaya bisa kamu pilih sesuai dengan tujuan keuangan kamu.

Misalnya, ketika kamu adalah seorang fresh graduate yang memiliki tujuan keuangan jangka panjang untuk dana menikah 5-10 tahun ke depan. Maka, kamu bisa memilih investasi jangka panjang saham.

Perlu diketahui bahwa, investasi saham cocok bagi kamu yang ingin memulai investasi jangka panjang. Sedangkan, bagi kamu yang ingin investasi jangka pendek, kamu bisa memilih reksa dana. Meski begitu, perhatikan juga reksa dana yang akan kamu pilih.

Selain itu, kamu sebenarnya juga bisa memilih kedua investasi ini. Biasanya sering disebut diversifikasi. Di mana, dengan melakukan metode ini, kamu bisa mengurangi risiko kerugian. Misalnya saja, investasi saham kamu merugi, namun investasi reksa dana saham kamu sedang mengalami return, sehingga investasimu tidak terlalu merugi dan masih ada keuntungan dari instrumen lainnya.

Pastikan juga untuk nabung saham secara rutin, jangan hanya sekali dua kali. Tapi cobalah sisihkan uangmu untuk menabung saham setiap bulannya. Dengan begitu, kamu bisa melihat berapa banyak return yang akan kamu hasilkan.

Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai nabung saham di Ajaib sekarang dan cek informasi detail mengenai emiten sebelum kamu memilih saham yang tepat untuk kamu beli sahamnya!

Dapatkan informasi menarik dan edukatif lainnya seputar ekonomi, milenial, teknologi, keuangan, hingga Investasi hanya di website Ajaib. Jangan lupa untuk mengikuti akun Instagram @ajaib_sekuritas untuk update terbaru lainnya.

Jika kamu udah siap untuk mulai berinvestasi, langsung saja download aplikasi Ajaib di Apps Store dan Google Play Store. Kamu bisa berinvestasi saham dan reksa dana dalam satu aplikasi.

Artikel Terkait