Banking, Properti

Panduan Lengkap Gadai Sertifikat Rumah

Panduan Lengkap Gadai Sertifikat Rumah

Ajaib.co.id – Hingga saat ini, gadai sertifikat rumah masih jadi salah satu cara terbaik untuk mendapatkan uang tunai dalam jumlah yang banyak. Alasannya, rumah masih menjadi aset berharga karena jadi kebutuhan primer yang punya daya jual tinggi.

Nilai rumah bisa berkali lipat dibanding aset berharga lainnya seperti emas atau kendaraan, biasanya rata-rata maksimal pinjaman adalah 70%-80% dari harga nilai jual rumah. Jadi, kalau kamu melakukan gadai sertifikat rumah senilai Rp2 miliar, maka dana yang cair bisa mencapai Rp1,4 miliar hingga Rp1,6 miliar.

Karena nominal dan risikonya besar, maka proses gadai sertifikat rumah tidaklah mudah. Redaksi Ajaib merangkum panduan lengkap gadai sertifikat rumah bagi kamu yang memerlukannya melalui artikel di bawah ini.

Hal-Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Gadai Sertifikat Rumah

1. Pilih Lembaga Terpercaya

Bank dan lembaga pembiayaan masih jadi tempat yang menerima gadai sertifikat rumah tepercaya saat ini. Pilihlah bank yang memiliki bunga rendah terbaik dan sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asuransi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI).

Selain itu, pilih lembaga pembiayaan yang berpengalaman dan punya kemudahan bisa membayar dalam waktu yang lama (jika kamu membutuhkannya). Daftar bank dan lembaga pembiayaan yang bisa kamu pilih ada di bagian bawah artikel ini.

2. Cek Lokasi Rumah

Sebelum mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga pembiayaan, pastikan lokasi rumah yang sertifikatnya akan kamu gadaikan memenuhi syarat agar bisa dijadikan agunan. Jangan sampai kamu sudah repot-repot mengurus ke bank namun ditolak karena ternyata rumah tidak sesuai syarat. Berikut adalah beberapa lokasi rumah yang tidak sesuai syarat agunan:

  • Pernah menjadi lokasi kejadian perkara kejahatan
  • Berlokasi di gang sempit
  • Bangunan sudah tua dan rapuh
  • Dekat makam
  • Berdekatan dengan Sambungan Ekstra Tegangan Tinggi (SUTET)
  • Rumah di kawasan banjir
  • Rumah dekat posisi tusuk sate.

3. Rencanakan Nilai Pinjaman

Hal ini akan sangat berkaitan dengan kebutuhan dan risiko cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya. Selain itu, coba analisis kebutuhan nilai pinjaman dengan nilai rumah yang akan sertifikatnya akan kamu gadaikan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, rata-rata maksimal pinjaman yang diberikan bank atau lembaga pembiayaan adalah 70%-80% dari harga nilai jual rumah.

4. Bayar Cicilan Tepat Waktu

Setelah mendapatkan uang tunai yang yang sangat diperlukan dari hasil gadai sertifikat rumah, saatnya kamu berkomitmen untuk selalu melakukan pembayaran tepat waktu. Lakukan pengelolaan keuangan dengan baik, jangan sampai rumah kamu disita karena gagal bayar.

Rekomendasi Bank dan Lembaga Pembiayaan

1. KPR BCA Refinancing

KPR BCA Refinancing bisa jadi salah satu pilihan tempat gadai sertifikat rumah bagi kamu yang perlu dana untuk berbagai kebutuhan mulai dari kesehatan, pendidikan, atau pernikahan. Jumlah pinjaman yang bisa diajukan mulai dari Rp250 juta hingga Rp10 miliar dengan tenor maksimal 20 tahun.

Kelebihan dari KPR BCA Refinancing adalah suku bunga yang rendah dan stabil sehingga angsurannya ringan, syaratnya yang mudah, dan bebas penalti (kecuali untuk suku bunga fix 3,5 tahun, fix & cap) untuk pelunasan baik sebagian dan seluruhnya.

2. KPR Multiguna Bank Mandiri

KPR Multiguna Bank Mandiri memiliki 2 fitur yang bisa kamu manfaatkan. Mandiri KPR Multiguna Take Over yaitu pembiayaan pengambilalihan kredit dari KPR bank lain dengan maksimum limit kredit sebesar sisa pinjaman terakhir di bank asal atau sesuai perhitungan bank yang jadi pilihan

Kedua adalah Mandiri KPR Multiguna Top Up, yaitu penambahan limit kredit untuk KPR Mandiri yang sudah berjalan minimal satu tahun. Suku bunga pinjaman adalah 14,25% per tahun dengan tenor maksimal 10 tahun.

3. Home Suite Bank Standard Chartered

Fitur Home Suite Bank Standard Chartered bisa kamu gunakan untuk beli rumah, pengalihan kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA) dari bank lain, modal usaha atau keperluan lainnya. Bunga pinjaman mulai dari 6,75% per tahun untuk 1 tahun pertama.

4. Mega Guna Bank Mega

Kredit Multi Guna Mega Guna punya plafon mulai dari Rp15 juta hingga Rp100 juta dengan maksimal pembiayaan 60% dari nilai jaminan. Sebelum gadai sertifikat rumah, pastikan usia hak guna bangunan (HGB) masih berlaku minimal 2 tahun.

5. DBS Home Loan

DBS Home Loan punya bunga yang cukup kompetitif, mulai dari 6,85% per tahun dengan limit Rp20 miliar dengan tenor antara 1-20 tahun. Prosesnya juga relatif mudah dan cepat jika semua dokumen lengkap diterima sebelum pukul 12 siang di DBS cabang manapun di area Jabodetabek.

6. BNI Griya Multiguna

BNI Griya Multiguna bisa jadi pilihan untuk gadai sertifikat rumah yang siap huni. Fasilitas kredit ini punya limit pinjaman Rp5 milar dengan jangka waktu maksimal 25 tahun. Bunga yang ditawarkan cukup kompetitif, mulai dari 6,75% per tahun.

7. PT Pegadaian (Persero)

Tak hanya bank, PT Pegadaian (Persero) juga merupakan lembaga pembiayaan yang jadi favorit masyarakat untuk gadai sertifikat rumah. Alasannya, prosesnya mudah, dana cepat cair (biasanya 1-5 hari kerja), jangka waktu pembayaran yang bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan, dan bunganya yang lebih ringan.

Itu dia panduan gadai sertifikat rumah bagi kamu yang membutuhkannya. Tidak ada yang salah dari meminjam uang dari bank atau lembaga pembiayaan, selama pengelolaan keuangan terus dilakukan sehingga cicilan per bulannya bisa dibayarkan dengan lancar agar tidak ada masalah di masa depan.

Selain artikel mengenai panduan gadai sertifikat rumah, blog Ajaib juga punya berbagai artikel yang akan membantu kamu mengelola keuangan. Ayo kunjungi blog Ajaib sekarang juga.

Artikel Terkait