Investasi

Jenis Sertifikat Deposito dan Deposito Reguler

Bedanya Sertifikat Deposito dan Deposito Reguler

Deposito adalah salah satu bentuk investasi di mana nasabah menyetor sejumlah uang kepada bank. Dana ini kemudian disimpan dalam kurun waktu tertentu hingga menghasilkan bunga. Perbedaannya dengan tabungan biasa adalah kamu tidak bisa menarik uang yang tersimpan hingga tiba tenggat waktu yang disepakati di awal.

Deposito mulai dikenal oleh banyak masyarakat Indonesia belakangan ini. Bukan hanya berkat promosi bank yang jor-joran, masyarakat menganggap deposito lebih aman dari instrumen investasi lainnya. Meski tidak sefleksibel produk investasi lainnya, deposito dianggap lebih stabil nilai keuntungannya. Memang, saham atau reksadana terdengar lebih menggoda karena jika untung, nilai yang dihasilkan sangat besar.

Deposito di Indonesia dibagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu deposito berjangka, sertifikat deposito, dan deposito on call. Ketiganya memiliki prinsip dasar yang sama namun ada beberapa hal yang menjadi pembeda. Berikut adalah perbedaan ketiga produk tersebut.

Deposito Berjangka

Deposito berjangka adalah produk deposito paling dikenal masyarakat luas. Calon investor deposito berjangka wajib memilih tenor (durasi simpanan) di awal. Setelah sepakat dengan pihak bank, investor menyetorkan sejumlah uang dengan minimal nominal yang biasanya lumayan besar. Tenor yang ditawarkan mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga bertahun-tahun.

Investor diperkenankan mencairkan dana kembali walaupun belum jatuh tempo. Perlu diingat, bank akan mengenakan denda atau tidak memberikan bunga yang dijanjikan jika kamu menarik terlalu cepat. 

Jika jatuh tempo telah tiba, investor dapat memilih untuk memulai deposito yang baru menggunakan setoran periode sebelumnya ditambah bunga. Ada juga bank yang menawarkan perpanjangan otomatis hanya dengan dana di periode satu. Pilihan yang terakhir adalah kamu dapat menarik seluruh uangmu di deposito beserta bunganya.

Sertifikat Deposito

Tidak jauh berbeda dengan deposito berjangka, sertifikat deposito memakai cara kerja mirip namun dengan beberapa perbedaan. Kepemilikan sertifikat deposito tidak mutlak menempel pada investor. Investor sertifikat deposito akan mendapat sertifikat yang dapat dipindah tangankan ke orang lain.

Sayangnya, sertifikat deposito tidak dapat diperpanjang secara otomatis. Namun, tenor yang ditawarkan bisa mencapai 36 bulan. Uniknya, penghitungan bunga sertifikat deposito diperhitungkan di muka atau di awal deposito dibuka. Besaran bunga yang dihasilkan dapat langsung diketahui. Karena sifatnya yang sangat fleksibel, sertifikat deposito yang diterbitkan bisa diibaratkan seperti gift card berbunga. Kamu dapat menghadiahkan sertifikat deposito untuk orang terdekat atau kolega.

Deposito on Call

Deposito on call pada dasarnya adalah deposito berjangka dengan tenor yang sangat singkat. Kamu bisa langsung menarik kembali dana hanya dalam waktu 7 hari dan paling lama sebulan.

Tidak heran jika deposito menjadi produk investasi idaman calon-calon investor. Selain karena risikonya yang sangat kecil, deposito memiliki produk-produk yang menawarkan banyak pilihan. Kamu bisa memilih tenor tercepat namun bunga rendah atau tenor lama dengan suku bunga tinggi. Selain itu, ada pula sertifikat deposito yang tidak mengikat satu investor saja. Kamu bisa memperdagangkan sertifikat depositomu ke orang lain.

Deposito Surat Berharga

Produk ini merupakan salah satu jenis dari surat berharga yang mirip dengan deposito daripada simpanan karena bersifat sebagai surat atas tunjuk. Di mana, nama pemilik dari simpanan tersebut tidak dicantumkan dalam surat. Alhasil, orang yang memegang sertifikat tersebut bisa mencairkan dana yang tersimpan selama sudah melewati jangka waktu yang ditentukan oleh bank. Nominal dari deposito jenis ini mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Selain itu, surat ini juga mendapatkan jaminan keamanan dari LPS atau Lembaga Keuangan asalkan berasal dari bank yang merupakan peserta dari LPS tersebut.

Itulah beberapa produk deposito yang bisa kamu pilih. Selain itu, produk deposito dibagi kembali menjadi dua yaitu deposito konvensional dan deposito syariah. Bedanya hanya pada prinsip dan bunganya. Jadi, sebelum kamu memilih deposito, pastikan kamu membuka deposito dengan pilihan jangka waktu yang tepat dan sesuaikan dengan tujuan investasimu. Untuk mempermudah pembukaan rekening tabungan investasi, kamu bisa memilih Ajaib!

Ajaib merupakan salah satu platform yang membantu kamu memulai investasi kapan pun dan di mana pun yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga, kamu sebagai investor tidak perlu lagi khawatir mengenai keamanan dan kenyamanan ketika berinvestasi di sana.

Bacaan menarik lainnya:

Giles et. al. (2003). Managing Collective Investment Funds. England : John Wiley & Sons Ltd


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait