Properti

Lebih Baik Jasa Kontraktor atau Jasa Pemborong Bangunan?

Ajaib.co.id – Jasa kontraktor bangunan memiliki perbedaan mendasar dengan jasa pemborong bangunan. Meskipun sekilas tampak memiliki tugas yang sama, namun sebetulnya kedua jenis penyedia jasa ini memiliki perbedaan yang cukup besar. Nah, jika disuruh memilih? Kira-kira mana yang terbaik

Tidak hanya dari struktur organisasinya, tetapi juga terhadap cara kerja dan biayanya. Sebelum Anda memutuskan mana yang harus dipilih, ada baiknya untuk tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Selain itu ketahui juga ruang lingkup pekerjaannya. 

Sekilas Tentang Jasa Kontraktor Bangunan

Kontraktor bangunan umumnya merupakan badan usaha yang dikontrak untuk bekerja berdasarkan kontrak kerja tertentu. Sementara itu, berdasarkan ruang lingkup pekerjaannya pun terdiri dari beberapa bidang. Kemudian dalam prosesnya, akan membawahi beberapa orang mandor atau kepala tukang. Tergantung volume pekerjaan yang berjalan. 

Selain itu biasanya juga memiliki tenaga pengawas yang ahli di bidangnya. Tenaga pengawas bisa dari akademisi maupun tenaga ahli yang sudah berpengalamanan di bidang tersebut. Artinya jasa kontraktor bangunan akan dibantu oleh beberapa tenaga kerja ahli. Sehingga dari segi kualitas hasil pekerjaan pun akan sesuai dengan standar atau sesuai dengan kesepakatan pemilik bangunan. 

Untuk Anda yang mengharapkan kualitas hasil pekerjaan terjamin baik, atau Anda yang tidak memiliki waktu mengawasi proses pekerjaan, sangat dianjurkan untuk menggunakan jasa kontraktor bangunan. 

Sementara itu terkait dengan perhitungan biaya umumnya menggunakan sistem borong dengan menyertakan biaya jasa sekaligus material. Tetapi dikarenakan bentuknya adalah badan usaha dan spesialisasi, perhitungannya akan menyertakan pajak. 

Meskipun demikian, jasa kontraktor akan menghitung pekerjaan dengan menyertakan spesifikasi material atau deskripsi pekerjaan secara lebih lengkap. Hal seperti ini tidak akan Anda dapatkan dari jasa pemborong bangunan. 

Sekilas Tentang Jasa Pemborong Bangunan

Pemborong bangunan lebih mudahnya bisa dipahami sebagai tukang bangunan yang menggunakan sistem borongan dalam menghitung biaya pekerjaan. Sedangkan pemborong bangunan dengan skala yang lebih besar biasanya akan menghitung biaya borongan yang terdiri dari biaya material dan jasa tukang. Tetapi untuk pemborong dengan skala kecil, biasanya hanya mengenakan biaya borongan jasa tukang saja. 

Sementara itu untuk material bangunan akan menjadi tanggung jawab pemilik bangunan. Untuk pemborong dengan modal kecil, umumnya tidak berani untuk mengambil proyek borongan termasuk dengan materialnya. 

Hal seperti ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi kesalahan hitung dan jasa pemborong tidak sanggup untuk menutupi kerugian. Sebab dengan hanya mengenakan biaya borongan jasa, posisi pemborong akan lebih aman. Tetapi kekurangan sistem borongan seperti ini adalah penggunaan material umumnya menjadi kurang terkontrol dengan baik. 

Akibatnya, rata-rata pemakaian material akan melonjak. Sehingga besar kemungkinan akan membuat pemilik bangunan rugi. Selain itu tidak menutup kemungkinan akan terjadi kecurangan atau kehilangan material. Artinya untuk Anda yang ingin memilih sistem seperti ini harus berusaha untuk mengantisipasinya. 

Sementara untuk sistem borongan yang sekaligus menyertakan perhitungan material, bisa dikatakan lebih aman untuk para pemilik bangunan. Untuk Anda yang kurang mengerti dengan perhitungan material atau tidak memiliki cukup waktu pengawasan di lokasi pekerjaan, ada baiknya memilih sistem borongan yang ini saja. 

Kenapa? Sebab segala kerugian atau keuntungan akan menjadi tanggung jawab si pemborong. Pasalnya potensi terjadinya material yang over atau material hilang bisa diminimalisir. Hal ini disebabkan semua itu bukan tanggung jawab pemilik bangunan lagi. 

Ruang lingkup pekerjaan jasa pemborong biasanya hanya terbatas pada satu atau dua bidang tertentu saja. Pemborong sering kali disebut dengan mandor atau kepala tukang. Dan masing-masing mandor bisa membawahi beberapa tukang sekaligus dalam satu bidang pekerjaan yang sama. 

Jasa Kontraktor VS Jasa Pemborong

Baik menggunakan jasa kontraktor maupun jasa pemborong bangunan, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Artinya keputusan memilih salah satu dari penyedia jasa tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sangat bergantung dari kebutuhan dan sudut pandang pemilik bangunan. 

Kontraktor mampu memberikan garansi hasil pekerjaan yang lebih baik dengan model kerja yang lebih terstruktur. Ditambah adanya pengawasan dari tenaga ahli yang berpengalaman dan layanan yang lebih lengkap, bisa menjadi solusi tepat bagi kebutuhan bangunan Anda. 

Tetapi di sisi lain dibutuhkan biaya yang lebih besar jika memilih jasa kontraktor. Hal ini dikarenakan pengerjaannya ditangani secara profesional dengan spesialisasi di bidangnya. Selain itu pemilik bangunan juga dituntut untuk mentaati pasal-pasal yang sudah tertuang dalam surat perjanjian atau kesepakatan kontrak kerja. Yang mana salah satu klausulnya terkait dengan jadwal pembayaran. 

Pada saat memilih menggunakan jasa kontraktor, tanggung jawab pekerjaan akan diambil oleh kepala pelaksanaan proyek atau kontraktor itu sendiri. Kelebihannya, komunikasi dari masing-masing mandor atau kepala bagian menjadi lebih teratur dan terkendali.

Sementara itu, memilih menggunakan jasa pemborong bangunan secara biaya memang lebih murah. Namun di sisi lain pemilik bangunan harus menyiapkan waktu lebih banyak dalam mengawasi proses kerja di lokasi.  

Di samping pengawasan terhadap spesifikasi material, cara penggunaan material hingga potensi kehilangan barang juga menjadi salah satu titik poin penting yang harus dijadikan sebagai bahan pertimbangan. 

Selain itu, komitmen dari pemborong bangunan juga harus diperhatikan. Terlebih lagi di tengah banyaknya kasus di mana jasa pemborong yang meninggalkan proyek dengan kondisi bangunan belum terselesaikan. 

Di sisi lain, pemborong kurang memiliki layanan yang lengkap. Maka dari itu Anda harus mencari beberapa jasa pemborong dengan ruang lingkup yang berbeda. Oleh sebab itu tidak menutup kemungkinan terjadi masalah komunikasi antar pemborong satu dengan yang lain. 

Itulah beberapa poin penting jika berbicara terkait dengan jasa kontraktor dan pemborong bangunan. Jika harus memilih sebenarnya semua itu kembali lagi ke diri Anda sendiri. Namun jika dilihat dari sistem kerjanya, rasa-rasanya jasa kontraktor memiliki nilai lebih.

Artikel Terkait