Kupas Tuntas Investasi Reksa Dana

Jika kamu menemukan artikel ini, besar kemungkinan kamu sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi pada reksa dana. Meskipun tidak seterkenal saham, instrumen investasi satu ini menawarkan imbal hasil (return) hingga 20x dibandingkan tabungan bank biasa, lho. Beberapa reksa dana bahkan memberikan potensi return hingga 20%++ per tahun!

Apa itu reksa dana? Lalu, apa keuntungan dan risikonya? Tidak perlu khawatir, kamu bisa mempelajarinya pada artikel ini sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi di reksa dana.

Mari Mengenal Investasi Reksa dana

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa banyak jenis investasi yang berbeda-beda ragamnya? Tentu saja perkembangan ini disebabkan oleh perbedaan permintaan (demand) dari masyarakat. Setiap orang memiliki karakteristiknya sendiri dalam berinvestasi, sehingga jenis investasi yang tersedia pun semakin beragam.

Salah satu contohnya adalah banyak investor yang gemar berinvestasi logam mulia (emas). Hal ini disebabkan sifat investasi emas yang aman dan risikonya kecil, mengingat investasi emas tahan akan gerusan inflasi. Selain itu, produk investasi ini bersifat likuid sehingga mudah diperjualbelikan kapan saja.

Namun,  tidak semua investor konservatif dan inginnya bersantai-santai. Ada juga dari mereka yang lebih memilih instrumen dengan imbal hasil lebih besar. Bagi tipe investor seperti ini, investasi reksa dana bisa menjadi pilihan. Sayangnya, pengguna instrument investasi ini kecil sekali, tidak sampai 10%. Kebanyakan dari mereka mengaku tidak pernah mengetahui tentang reksa dana.

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang merupakan pola pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dengan bantuan Manajer Investasi (MI), sehingga kamu tidak perlu pusing akan instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana. Dalam skema investasi reksa dana, Manajer Investasi (MI) yang akan membantu mengelola uang kamu.

Dalam reksa dana, dana yang kamu investasikan akan digabungkan dengan orang lain, barulah dikelola bersama demi memperoleh keuntungan. Dengan demikian, tidak dibutuhkan modal besar untuk berinvestasi di dalamnya. Anggap saja kamu ingin membeli instrumen investasi seharga Rp3.000.000, jumlah yang tidak terjangkau olehmu. Melalui reksa dana, kamu bisa berinvestasi minimal Rp10.000 pada instrumen investasi tersebut, dan membiarkan Rp2.990.000 sisanya dipenuhi oleh investor-investor lainnya. Tentunya persentase hasil yang kamu terima akan seimbang dengan jumlah investasimu.

Reksa dana juga menekankan konsep diversifikasi dalam investasinya, di mana akan dilakukan penempatan dana atau aset investasi ke dalam beberapa instrumen yang berbeda dengan pertimbangan potensi keuntungan (return), risiko, serta likuiditasnya. Melalui investasi reksa dana, kamu otomatis memiliki beberapa produk investasi sekaligus sesuai kebijakan manajer investasi, sehingga potensi kehilangan modal investasi sungguhlah kecil, bahkan tidak mungkin.

Adapun beberapa kelebihan investasi reksa dana adalah sebagai berikut:

  • Dana investasi dikelola oleh Manajer Investasi profesional, sehingga kamu tidak perlu repot mengelola investasi sendiri. L
  • ikuiditasnya tinggi, sehingga investasi dapat dicairkan/dijual kapan saja dengan menggunakan harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang berlaku saat penjualan. Tidak membutuhkan banyak modal.
  • Mudah diakses, karena sudah sangat banyak yang menawarkan transaksi reksa dana secara online, sehingga kamu bisa melakukan pembelian atau penjualan unit lewat situs yang telah tersedia, bukan oleh beberapa perusahaan Manajemen Investasi saja.
  • Imbal hasilnya cenderung besar. Dana milik kamu akan disimpan di Bank Kustodian yang menjadi pihak ketiga, sehingga aman dan minim upaya pencegahan perusahaan bodong yang ingin melarikan dana nasabahnya.

Sayangnya, investasi reksa dana ini pun memiliki beberapa kelemahan, misalnya:

  • Adanya risiko berkurangnya nilai investasi yang dipengaruhi oleh turunnya harga dari efek (saham, obligasi, dan surat berharga lainnya) yang masuk dalam portofolio.
  • Adanya risiko likuiditas, yakni terlambat dibayarnya perintah penjualan, biasanya dikarenakan adanya kesalahan administrasi penjualan.
  • Adanya risiko kebangkrutan perusahaan saham dan obligasi yang menjadi portofolio reksa dana. Meskipun dana investasimu tidak 100% hilang, tetap saja kamu harus mengetahui bahwa ada potensi sebagian modalmu hilang bila ini terjadi.

Apa saja jenis-jenis produk reksa dana dan risikonya?

Saat memutuskan untuk mulai berinvestasi reksa dana, kamu akan dihadapkan pada beberapa pilihan investasi. Hal ini pastinya cukup membingungkan, terlebih bagi calon investor yang belum pernah berinvestasi sebelumnya.

Maka tidak ada salahnya mengenali berbagai jenis dari investasi tersebut. Sehingga kamu bisa lebih memahami mengenai potensi imbal hasil dan juga risikonya. Pada dasarnya, pemilihan instrumen investasi apapun haruslah dicocokkan dengan profil risiko kamu, yakni toleransi kamu terhadap kemungkinan hilangnya nilai investasi.

Reksa Dana Saham

Manajer Investasi akan menempatkan investasi para investornya untuk pembelian saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Keuntungan didapatkan pada saat terjadi kenaikan harga saham yang telah dibeli tersebut.

Dibandingkan yang lainnya, reksa dana saham memiliki keuntungan (return) yang paling tinggi. Sekaligus juga resiko yang paling tinggi. Hal ini dikarenakan pasar saham merupakan instrumen investasi yang bergejolak. Saham bisa naik atau turun dengan tajam dalam periode singkat. Biasanya yang menanamkan modalnya pada investasi saham, ialah seorang investor yang berani mengambil resiko (risk taker).

Reksa Dana Campuran

Sesuai dengan namanya, Manajer Investasi akan mengalokasikan dana investor pada berbagai macam efek. Di antaranya adalah saham (ekuitas), surat utang (obligasi) dan pasar uang (deposito).

Jenis investasi ini sangat sesuai buat kamu yang baru saja hendak mencoba berinvestasi. Alokasi dana dikombinasikan pada ketiga jenis efek. Dimana masing-masing alokasinya tidak boleh lebih dari 79%.

Keunggulan investasi ini adalah resiko investasi yang tersebar, karena penganekaragaman (diversifikasi) instrumen aset. Pada saat salah satu instrumen mengalami penurunan, bisa jadi instrumen lainnya mengalami keuntungan dengan nilai lebih tinggi.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Ditinjau dari jenis resikonya, reksa dana pendapatan tetap merupakan investasi beresiko menengah. Investasi ini dapat memberikan tingkat pengembalian lebih tinggi dari bunga deposito pada umumnya.

Dana investor diinvestasikan setidaknya 80% aset berupa surat utang (obligasi). Tujuan dari reksa dana pendapatan tetap adalah untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih stabil. Dengan aset berupa obligasi, maka keuntungan bisa didapatkan secara rutin berupa kupon.

Walaupun memiliki resiko lebih besar dari pasar uang, tetapi tingkat resiko relatif lebih rendah dibandingkan pasar saham. Investasi pendapatan tetap lebih cocok digunakan untuk jangka pendek menengah antara 1 hingga 3 tahun.

Reksa Dana Pasar Uang

Jika dibandingkan dengan yang lain, ini adalah jenis investasi dengan resiko paling kecil. Sehingga bisa dianggap investasi paling aman. Keuntungan diperoieh dengan penempatan dana pada instrumen pasar uang yang telah dipilih secara selektif.

Pasar uang memiliki likuiditas tinggi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan akan dana tunai dalam waktu singkat. Investasi jenis pasar uang merupakan investasi jangka pendek paling aman dan menguntungkan. Namun demikian, reksa dana pasar uang kurang menguntungkan untuk investasi jangka panjang, seperti 5 tahun ke atas.

Bagaimana, sudahkah kamu membekali diri dengan informasi investasi reksa dana? Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa share artikel ini kepada teman-teman kamu yang juga berminat dalam investasi reksa dana. Jika kamu mengunduh aplikasi Ajaib dan membagikan kode referralmu pada teman-teman untuk mereka gunakan ketika mendaftar Ajaib pertama kami, kamu juga bisa memenangkan reksa dana gratis maks. Rp1.000.000 untuk setiap temanmu yang berinvestasi.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.   

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait