Investor Pemula, Reksa Dana

Cara Berinvestasi Reksa Dana Bagi Investor Pemula

Cara Berinvestasi Reksa Dana Bagi Investor Pemula

Ajaib.co.id – Investasi reksa dana memang sangat cocok bagi mereka yang baru saja ingin berinvestasi. Kebanyakan dari mereka adalah kaum milenial. Mereka masih minim pengetahuan perihal bagaimana cara berinvestasi melalui reksa dana/mutual funds.

Kini, kaum milenial tidak perlu bingung bagaimana cara berinvestasi di reksa dana. Apalagi saat ini sudah banyak platform investasi reksa dana online yang dapat memudahkan kita untuk mulai berinvestasi.

Tentu saja kemudahan yang ditawarkan oleh berbagai platform investasi online yang saat ini beredar di masyarakat, bisa menjadi pemicu yang mendorong kaum milenial untuk melek investasi. Salah satu pilihan investasi terbaiknya yang bisa kamu coba yaitu reksa dana.

Nah, sebelum kamu akan berinvestasi, ada baiknya kamu simak terlebih dahulu informasi terkait bagaimana cara berinvestasi reksa dana bagi investor pemula berikut ini.

Memiliki Tujuan Investasi

Setiap manusia pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai dalam hidupnya, hal ini sama dengan kamu ketika ingin berinvestasi. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi reksa dana, kamu harus memiliki tujuan investasi. Tujuan investasi reksa dana kamu bisa terkait jangka panjang atau jangka pendek. Semua itu tergantung ingin digunakan untuk apa hasil dari investasi tersebut.

Memerhatikan Profil Risiko Investasi

Profil risiko bisa menjadi patokan yang akan mengarahkan kamu kepada instrumen investasi reksa dana apa yang cocok dengan kamu. Dengan mengetahui profil risiko investasi, hal ini akan membantu kamu menemukan investasi yang cocok. Berdasarkan kecenderungan atau toleransi terhadap kerugian dan tingkat pengembaliannya.

Ketahui Jenis-Jenis Investasi

Sebelum memulai investasi reksa dana, kamu harus memahami dengan baik beberapa jenis reksa dana berdasarkan alokasi investasinya, seperti:

  • Reksa Dana Pasar Uang

Alokasi jenis reksa dana ini akan ditempatkan seluruhnya pada instrumen pasar uang antara lain, deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), dan obligasi (jatuh temponya kurang dari satu tahun).

Dengan instrumen ini, ada beberapa kelebihan yang bisa kamu dapatkan mulai dari risiko yang relatif sangat rendah, berkurangnya nilai aktiva bersih (NAB), likuiditas, dan sebagainya. Selain itu, kamu juga bisa mulai berinvestasi pasar modal dengan dana mulai dari Rp100.000 bahkan Rp10.000 yang bisa dicairkan kapan saja.

Pencairan yang kamu lakukan sebelum jatuh tempo juga tidak akan dikenai pinalti atau potongan. Sedangkan untuk rerurn yang didapat reksa dana jenis ini lebih besar dibandingkan deposito bank. Kamu juga bisa memilih jangka waktu investasi mulai dari 1 hari, 10 hari, hingga 3 tahun. Jenis investasi ini juga cocok buat kamu yang ingin berinvestasi jangka pendek.

  • Reksa Dana Pendapatan Tetap

Alokasi investasi reksa dana jenis ini menempatkan dana pada efek utang atau obligasi dengan komposisi minimal 80%. Surat utang atau obligasi ini bisa berupa obligasi pemerintah atau korporasi (perusahaan).

Dengan memilih jenis reksa dana ini, kamu bisa mendapatkan tingkat pengembalian yang stabil karena memiliki aset surat utang yang memberikan keuntungan berupa kupon secara rutin. Untuk memulainya pun kamu hanya perlu modal Rp100.000 dan bisa mendapatkan return yang lebih tinggi daripada pasar uang, biasanya naik lebih dari 10% per tahun.

Bukan hanya itu, Nilai aktiva bersih (NAB) investasi jenis ini cenderung naik stabil dan tidak banyak berfluktuasi, sehingga cocok untuk kamu yang ingin berinvestasi dengan jangka waktu menengah yaitu 1 tahun hingga 3 tahun.

Jenis ini juga cocok untuk investor dengan karakter konservatif dan moderat yang ingin investasi modal awalnya aman dan tidak berkurang, tetapi tetap bisa mendapat untung. Namun, untuk risikonya pun lebih tinggi dibanding pasar uang.

  • Reksa Dana Campuran

Reksadana campuran biasanya mengalokasikan dana di berbagai instrumen keuangan sekaligus, seperti deposito, surat utang (obligasi), pasar uang dan saham. Dalam jenis investasi ini terbagi lagi menjadi 4 jenis reksa dana campuran, mulai dari defensif, berimbang, dinamis, dan saham. Apa perbedaan keempat reksa dana campuran ini?

  1. Reksa dana campuran defensif
    Investasi ini memiliki risiko lebih rendah dengan komposisi penempatan sebesar 70-80% pada obligasi dan instrumen pasar uang. Jenis ini cocok untuk investor pemula dan investor bertipe konservatif/moderat yang mencari tingkat risiko rendah dengan potensi return tinggi dibanding pasar uang. 
  2. Reksa dana campuran berimbang
    Investasi ini memiliki risiko yang lebih tinggi namun dengan return yang juga lebih tinggi. Komposisi penempatan dana jenis ini seimbang dengan porsi 50% pada pasar saham, dan obligasi/pasar uang. Ini cocok dipilih buat kamu investor yang sudah berpengalaman dalam investasi, dan memahami investasi dengan baik.
  3. Reksa dana campuran dinamis
    Profil risiko tinggi dengan penempatan dana lebih dinamis porsinya pada instrumen obligasi, pasar uang , maupun saham. Artinya, penempatan dana tergantung pada pandangan Manajer Investasi atas berbagai faktor. Investasi jenis ini memiliki risiko yang cukup tinggi demi memaksimalkan keuntungan. Jenis ini cocok untuk investor yang sudah berpengalaman dan menyukai tantangan serta ingin mendapatkan return investasi yang besar. 
  • Reksa dana Saham

Reksadana jenis ini akan menempatkan dana minimal 80% ke berbagai efek saham dan sisanya, 20% dialokasikan ke pasar uang.

Untuk memulai investasi ini, kamu bisa membelinya dengan mudah mulai dari Rp10.000 dan dibeli secara online. Return dari jenis investasi ini sangat tinggi dibandingkan reksa dana lainnya, tetapi memiliki risiko yang tergolong tinggi. Investasi ini sangat cocok bagi kamu yang ingin berinvestasi jangka panjang dan menyukai tantangan, juga berharap mendapatkan return yang sangat besar.

Namun, jenis investasi ini memiliki biaya yang dibebankan pada pengurangan hasil investasi yang diterima investor. Namun, ketika kamu membeli dan menjualnya melalui online, tingkat biaya investasi lebih kecil. Selain itu, reksa dana jenis ini tidak bisa dicairkan setiap saat, kamu membutuhkan waktu 3-5 hari kerja setelah transaksi pencairan dilakukan. Selain itu, likuiditas investasi saham juga tidak sebagus tabungan, di mana, investasi ini bisa meraih return tinggi, namun juga bisa merugi besar.

Carilah Manajer Investasi Terbaik

Melalui platform investasi reksa dana online Ajaib, kamu bisa dengan mudah menemukan berbagai instrumen dan jenis yang bisa dipilih. Kamu juga bisa menemukan Manajer Investasi terbaik di platform tersebut seperti Syailendra, CIMB Niaga Principal Asset Management, dll.

Bukan hanya itu saja, kamu juga harus memperhatikan bagaimana proses uang kamu saat diinvestasikan pada instrumen keuangan tertentu. Salah satu caranya, dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai sepak terjang dari Manajer Investasi. Serta perhatikan intrumen investasi, unit penyertaan, dan penempatan dana investasi yang dipilih.

Mempertimbangkan Biaya-Biaya Apa Saja yang Dikenakan

Hal yang tidak kalah penting adalah mempertimbangkan biaya investasi yang dibebankan kepada kamu. Setiap platform dan perusahaan investasi yang bersangkutan pasti membebankan biaya yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, cermatlah memilih perusahaan investasi yang memberikan rasa aman dari segi biaya. Ada 3 biaya yang dikenakan kepada kamu ketika berinvestasi pada reksa dana. Seperti biaya pembelian, biaya penjualan dan biaya pengalihan.

Memutuskan Pilihan di Mana Kamu Akan Berinvestasi

Khususnya kaum milenial yang biasanya ingin proses pembeliannya cepat dan tidak bertele-tele. Platform reksa dana online Ajaib bisa menjadi opsi terbaik bagi kamu. Mengapa? Melalui Ajaib, hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit saja untuk membuka akun dari ponsel kamu.

Di mana kamu dapat mulai membeli  jenis investasi reksa dana terbaik di Ajaib. Dengan pilihan paket reksa dana dari para ahli (mulai Rp 400.000) atau pilih sendiri (mulai Rp 10.000). Semua itu tergantung dari keinginan kamu sendiri. Saat ini, proses investasinya dapat dilakukan dengan mudah melalui ponsel pintar kesayangan kamu.

Itulah cara berinvestasi reksa dana untuk pemula terbaik yang bisa kamu coba lakukan. Ingat! Reksa dana merupakan produk investasi yang sama dengan produk investasi lainnya. Pastinya memiliki tingkat kerugian juga. Sehingga cermatlah ketika memilih!

Selain risiko dan return, kamu juga harus memastikan bahwa platform berinvestasi yang kamu pilih telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan begitu, kamu bisa lebih yakin untuk memulai investasi sesuai tujuan dengan aman dan tepat.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.   

Artikel Terkait