Emas Hitam: Pengertian dan Faktor yang Memengaruhi Harganya

Emas Hitam: Pengertian dan Faktor yang Memengaruhi Harganya

Kegiatan masyarakat Indonesia tidak pernah luput dari minyak produk minyak. Dari bahan bakar, kosmetik hingga peralatan, ada ribuan kegunaan minyak. Dengan begitu banyak produk yang mengandung minyak bumi, tidak heran produk komoditas ini dijuluki dengan “emas hitam” karena jumlah permintaannya yang terus meningkat dan ketersediaan stoknya yang mulai menipis, situasi yang hampir sama dengan emas.

Karna tingkat kebutuhan minyak dalam kehidupan sehari-hari sangat besar, membuat minyak menjadi salah satu pasar komoditas yang paling diminati setelah emas. Apakah kamu termasuk salah satunya? Namun sebelum kamu menginvestasikan uang pada minyak, ada baiknya mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas hitam berikut ini:

OPEC dan EIA

Berbicara tentang minyak sudah pasti berkaitan dengan dua lembaga besar yang dapat memberi pengaruh terhadap pergerakan harga minyak mentah dunia, yaitu OPEC dan EIA.

OPEC merupakan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak. OPEC telah menjadi salah satu lembaga yang paling berpengaruh dalam naik turunnya harga minyak mentah dunia selama beberapa dekade. Organisasi ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga minyak sejak tahun 1960-an. Biasanya, jika OPEC mengurangi target produksi minyak dari negara-negara anggotanya, maka harga minyak cenderung akan meningkat.

Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat adalah lembaga utama yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyebarluaskan informasi energi untuk mempromosikan pembuatan kebijakan, pasar yang efisien, dan pemahaman publik tentang energi dan interaksinya dengan ekonomi dan lingkungan.  EIA adalah bagian dari Departemen Energi AS. Laporan EIA mengenai cadangan minyak terkini AS selalu dijadikan acuan dalam penentuan harga minyak mentah. Jika cadangan EIA melimpah maka harga akan turun, dan begitu sebaliknya.

Penawaran dan Permintaan

Seperti barang dagangan pada umumnya, harga minyak mentah pun ditentukan oleh hukum pasar yaitu penawaran dan permintaan (supply-demand). Semakin sedikit penawaran minyak mentah dunia, maka harga akan naik. Sebaliknya, harga akan turun jika penawaran melebihi permintaan.

Supply dan demand emas hitam ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang terjadi di negara penghasil minyak, negara pengimpor.

Spekulasi

Selain faktor penawaran dan permintaan, kekuatan lain yang mendorong harga minyak adalah investor dan spekulan yang menawar kontrak minyak berjangka. Banyak investor institusional besar sekarang terlibat dalam pasar minyak, seperti dana pensiun dan dana abadi, memiliki investasi terkait komoditas sebagai bagian dari strategi alokasi aset jangka panjang. Yang lain, termasuk spekulan Wall Street, memperdagangkanemas hitam ini untuk periode yang sangat singkat untuk mendapatkan keuntungan cepat.

Faktor Geopolitik

Kawasan penghasil utama minyak mentah dunia adalah jazirah Arab atau kawasan Timur Tengah. Karena itu investor yang trading minyak mentah harus mencermati perkembangan geopolitik kawasan ini. Peristiwa yang menyangkut stabilitas sosial dan politik di Timur Tengah sangat rentan memicu gejolak harga.

Konflik di Timur Tengah akan membuat harga emas hitam ini meroket karena dikhawatirkan bisa mengganggu proses produksinya. Semakin buruk situasi politik dan ekonomi di wilayah produksi, harga minyak mentah akan semakin tinggi karena pasokan global terganggu (vice versa). Demikian pula peristiwa geopolitik di kawasan lain, jika dikhawatirkan akan mengganggu proses transportasi minyak ke negara tujuan maka harga emas hitamini pun akan naik.

Pergerakan Nilai Tukar Dollar AS (USD)

Kurs Dollar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang utama lainnya merupakan salah satu faktor penentu pergerakan harga minyak dunia. Hal ini karena USD merupakan satuan harga minyak yang diakui dunia internasional. Semakin lemah nilai tukar Dollar AS, semakin tinggi pula harga minyak mentah dunia. Dengan asumsi negara importir akan menaikkan permintaan karena minyak menjadi lebih murah setelah harga dikonversi ke mata uang mereka. Sebaliknya, jika Dollar menguat akan mengurangi permintaan dari negara importir karena minyak lebih mahal.

Itulah faktor-faktor yang sering menjadi penggerak harga emas hitam atauminyak. Jika kamu termasuk seorang investor atau berkeinginan untuk berinvestasi di sektor komoditi minyak, sudah seharusnya kamu mempelajari faktor-faktor tersebut agar peluang profit semakin terbuka lebar. Semakin jeli kamu memahami faktor-faktor tersebut maka kemungkinan besar investasi minyak kamu akan semakin berkembang. 


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait