Berikut Pengertian Pajak Langsung dan Tak Langsung

pengertian pajak langsung
pengertian pajak langsung

Di dunia perpajakan, ada yang dikenal dengan pajak langsung dan tak langsung. Bagaimana pengertian pajak langsung dan tak langsung? Simak ulasan yang telah dihimpun oleh redaksi Ajaib berikut ini untuk mengetahuinya.

Bisa dikatakan pajak merupakan salah satu penyumbang pendapatan negara yang paling besar. Kendati manfaat dari pajak tidak bisa dimanfaatkan secara langsung, namun uang hasil pajak berperan penting dalam keberlangsungan suatu negara, serta mendorong program pembangunan nasional yang sedang dijalankan.

Selain sumber pendapatan negara, pajak memiliki sifat memaksa yang telah diatur berdasarkan Undang-Undang, sehingga sudah menjadi keharusan untuk membayar pajak bagi setiap Wajib Pajak, baik Orang Pribadi maupun Badan.  

Berdasarkan cara pemungutannya, pajak dibedakan menjadi dua jenis, yakni pajak langsung dan tidak langsung.

Pengertian Pajak Langsung

Merupakan pajak yang harus ditanggung sendiri oleh Wajib Pajak yang bersangkutan dan tidak dapat dialihkan kepada pihak lain. Berikut jenis-Jenis  dan pengertian Pajak Langsung

Pajak Penghasilan

Pajak Penghasilan (PPh) adalah jenis pajak yang diberlakukan kepada setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima oleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.

PPh merupakan pajak yang dibebankan kepada subjek pajak baik Orang Pribadi atau Badan atas penghasilan yang diterima dalam satu Tahun Pajak. Membayar PPh melekat pada Wajib Pajak dan tidak dapat diwakilkan.

Pajak Bumi dan Bangunan

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi jenis pajak yang dipungut karena adanya keuntungan atau kedudukan sosial ekonomi yang lebih baik bagi orang pribadi atau badan yang mempunyai suatu hak atas bumi, memperoleh manfaat atas bumi, memiliki bangunan, menguasai bangunan, dan atau memperoleh manfaat atas bangunan.

PBB merupakan pajak yang bersifat kebendaan, sehingga besar kecilnya pajak terutang ditentukan oleh keadaan atau kondisi objek pajak tersebut yakni tanah atau bangunan.

Pajak Kendaraan Bermotor

Pajak Kendaraan Bermotor (PBK) adalah pajak yang dikenakan atas kepemilikan atau penguasaan kendaraan bermotor.  Pengenaan PKB didasarkan pada nilai jual kendaraan bermotor serta bobot yang nantinya dapat mencerminkan keterkaitannya dengan kadar kerusakan jalan serta pencemaran terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh penggunaan kendaraan bermotor tersebut.

Pajak Penerangan Jalan

Pajak Penerangan Jalan (PPJ)adalah jenis pajak yang dibebankan pada pihak-pihak yang menjadi konsumen atau pelanggan penggunaan listrik yang terdapat pada wilayah-wilayah yang tersedia penerangan jalan. Dasar dari pembebanan PPJ adalah nilai jual tenaga listrik atau nilai tagihan biaya beban yang ditambahkan dengan biaya kWh yang sudah ditetapkan pada rekening listrik.

Pajak Tidak Langsung

Sementara itu, berbeda dengan pajak lamgsung, pajak tidak langsung adalah pajak yang dimaksudkan untuk dilimpahkan oleh yang membayar kepada pemikul (konsumen), Jadi pajak ini dapat dilimpahkan atau dibebankan kepada pihak lain. 

Dari segi administratif, pajak langsung tidak memiliki surat ketetapan pajak (kohir), dan pengenaannya tidak dilakukan secara berkala melainkan dikaitkan dengan tindakan perbuatan atau kejadian (misalnya transaksi jual beli).

Berikut ini ada empat contoh pajak tidak langsung yang perlu kamu ketahui:

PPN

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah pungutan yang dibebankan atas transaksi jual-beli barang dan jasa yang dilakukan oleh wajib pajak pribadi atau badan yang telah menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP). Jadi, pihak yang berkewajiban membayar PPN adalah konsumen akhir. Namun, yang berkewajiban untuk memungut, menyetor dan melaporkan adalah pedagang/penjual.

Tarif PPN sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

PPnBM

Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) adalah pajak yang dikenakan kepada wajib pajak atas penjualan suatu barang mewah. Barang yang termasuk dalam barang mewah tergolong dalam kategori berikut ini: Barang tersebut tidak termasuk bahan kebutuhan pokok. Diantaranya yang hanya dikonsumsi oleh golongan masyarakat tertentu. Barang tersebut dikonsumsi untuk menunjukkan status kekayaan semata. Barang tersebut dikonsumsi oleh masyarakat dengan pendapatan tinggi.

Berdasarkan pasal 8 Undang-Undang No. 42 tahun 2009, tarif yang dikenakan untuk PPnBM paling rendah sebesar 10% dan paling tinggi 200%. Namun, apabila pengusaha melakukan ekspor Barang Kena Pajak yang tergolong mewah, maka akan dikenai pajak dengan tarif sebesar 0%.

Bea Masuk

Bea Masuk adalah pungutan negara berdasarkan pada undang-undang yang dikenakan untuk barang-barang yang memasuki daerah pabean. Pengenaan bea masuknya didasarkan pada Jenis dan kondisi barang impor.

Cukai

Cukai merupakan pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang memiliki sifat serta karakteristik tertentu, seperti: Konsumsinya perlu dikenadalikan. Peredasarannya perlu diawasi. Pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan negara.

Pajak cukai dipungut oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan Republik Indonesia. Berikut ini contoh barang yang dikenakan cukai:

  • Etil alkohol atau etanol, dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan dan proses pembuatannya.
  • Minuman yang mengandung etil alkohol dalam kadar berapa pun. Terkhusus dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan dan proses pembuatannya, termasuk konsentrat yang mengandung etil alkohol.
  • Hasil tembakau seperti, sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris, dan hasil pengolahan tembakau lainnya. Dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan atau bahan pengganti atau bahan pembantu dalam pembuatannya.

Itulah pengertian pajak langsung dan tak langsung yang perlu kamu ketahui. Dengan pengertian pajak langsung serta tak langsung, diharapkan kamu bisa lebih mengerti mengenai dunia perpajakan ya.

Bacaan menarik lainnya:

Nurmantu, Safri. 2003. Pengantar Perpajakan. Kelompok Yayasan Obor: Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait