Analisa Saham, Saham

Bedah Saham IPO MTMH, Rumah Sakit Dengan Teknologi Terkini

Ajaib.co.id – Emiten saham sektor kesehatan akan semakin banyak di Bursa Efek Indonesia (BEI), ditambah dengan suksesnya IPO dari MTMH yaitu PT Murni Sadar Tbk yang telah berhasil melantai pada tanggal 20 April 2022. Yuk kita bedah perusahaan dan potensinya!

Profil Singkat Emiten

PT Murni Sadar Tbk (MTMH) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas rumah sakit swasta dan listing di sektor kesehatan.

Perseroan telah berdiri sejak tahun 2010, Perseroan dan Perusahaan Anak adalah penyedia layanan kesehatan dengan fokus pada bidang onkologi dan kardiovaskuler serta pusat pendidikan kesehatan yang menggunakan peralatan modern teknologi terkini.

Pada saat ini, Perseroan memiliki 5 rumah sakit di Medan, Jakarta, Bali dan Tangerang dan mengoperasikan 1 rumah sakit di Medan dengan menggunakan metode kerja sama operasional.

Saat sebelum melaksanakan proses Penawaran Umum Saham Perdana (IPO), komposisi kepemilikan saham Perseroan terdiri atas: PT Sumatera Teknindo (37,12%), Jacqueline Sitorus (24,11%), Andy Indigo (23,42%), Thio Ida  (5,16%), Tjhin Ten Chun (3,44%), Bertha (1,72%), Octo Julius (1,10%), Ganda (0,69%), Indra (0,69%), Djumin (0,69%), Nurullah Armyta (0,59%), Erik (0,47%), dr. Sry Suryani Widjaja (0,11%), dr. Hendriyo (0,11%), Finisia Angkasa (0,11%), dr. Adrian (0,11%), Henniyo (0,11%), Yasin Leonardi (0,11%), Clement Zichri Ang (0,,05%), dr. Glugno Joshimin (0,03%), dr. John Slamat Khoman (0,03%), Djeny Lingkaran, SH (0,01%), Lily Suryany, SE (0,01%), dan  Johan (0,01%).

Detail Rencana IPO Saham MTMH

Saham MTMH melakukan penawaran saham perdana melalui mekanisme e-IPO. Perseroan menawarkan sebanyak 254.022.800 saham atas nama dengan nominal Rp100 setiap lembar saham, atau sebanyak 12,28% dari total modal yang ditempatkan setelah proses penawaran umum perdana saham kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp1.280.

Perkiraan struktur pemegang saham setelah aksi IPO yaitu, PT Sumatera Teknindo (32,56%), Jacqueline Sitorus (21,15%), Andy Indigo (20,54%), Thio Ida  (4,53%), Tjhin Ten Chun (3,02%), Bertha (1,51%), Octo Julius (0,97%), Ganda (0,60%), Indra (0,60%), Djumin (0,60%), Nurullah Armyta (0,52%), Erik (0,41%), dr. Sry Suryani Widjaja (0,10%), dr. Hendriyo (0,10%), Finisia Angkasa (0,10%), dr. Adrian (0,10%), Henniyo (0,10%), Yasin Leonardi (0,10%), Clement Zichri Ang (0,04%), dr. Glugno Joshimin (0,03%), dr. John Slamat Khoman (0,02%), Djeny Lingkaran, SH (0,01%), Lily Suryany, SE (0,0%),  Johan (0,01%), dan  Masyarakat (12,28%).

Penjamin pelaksana emisi efek MTMH adalah PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT BCA Sekuritas.

Jadwal Penawaran Saham IPO MTMH

Jadwal penawaran saham berdasarkan prospektus adalah sebagai berikut:

  • Masa Penawaran Awal : 24 -30 Maret 2022
  • Tanggal Efektif : 11 April 2022
  • Masa Penawaran Umum : 13 – 18 April 2022
  • Tanggal Penjatahan : 18 April 2022
  • Tanggal Distribusi Saham : 19 April 2022
  • Tanggal Pencatatan Saham di BEI : 20 April 2022

Rencana Penggunaan Dana IPO Saham MTMH

Berdasarkan prospektus saham IPO MTMH, dana yang dihimpun dari kegiatan IPO, setelah dikurangi biaya emisi akan difokuskan untuk modal kerja dengan detail sebagai berikut,

1. Sekitar Rp181 miliar akan digunakan oleh Perseroan untuk:

  • Sekitar Rp20 miliar untuk belanja modal dalam rangka ekspansi usaha, antara lain namun tidak terbatas untuk renovasi bangunan serta pembelian peralatan dan perlengkapan medis untuk Rumah Sakit Murni Teguh Bandung.
  • Sekitar Rp161 miliar akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, antara lain namun tidak terbatas untuk pembayaran utang usaha, pembelian persediaan berupa barang-barang yang digunakan dalam proses pemberian layanan kesehatan di rumah sakit seperti obat, alat kesehatan dan bahan konsumsi, dan pembayaran biaya sewa untuk gedung Rumah Sakit Murni Teguh Bandung.

2. Sisanya akan dipinjamkan kepada Perusahaan Anak, yaitu PT Murni Sadar Kasih Abadi (MSKA), dengan rincian sebagai berikut:

  • Sekitar Rp43,89 miliar untuk melunasi seluruh pokok pinjaman MSKA dari Bank BCA.
  • Sekitar Rp30 miliar untuk belanja modal dalam rangka ekspansi usaha MSKA, termasuk namun tidak terbatas untuk pembangunan lanjutan atas Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali, serta pembangunan rumah sakit baru di Pematang Siantar dengan nama Rumah Sakit Murni Teguh Pematang Siantar.
  • Sisanya untuk kebutuhan modal kerja, antara lain namun tidak terbatas untuk pembayaran utang usaha, pembelian persediaan berupa barang-barang yang digunakan dalam proses pemberian layanan kesehatan di rumah sakit seperti, obat, alat kesehatan dan bahan konsumsi serta pembayaran biaya sewa untuk gedung tambahan Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali dan gedung tambahan Rumah Sakit Murni Teguh Pematang Siantar.

Kinerja Laporan Keuangan MTMH

Prospektus saham MTMH menunjukkan kinerja yang sangat baik, seperti misalnya pada pos pendapatan, tercatat per periode Oktober 2021 secara YoY naik sebesar 80%, hal ini berkontribusi terhadap peningkatan laba bersih MTMH di mana pada periode Oktober 2021 berhasil melesat naik sebesar 3.144%

Rasio Keuangan MTMH

Berikut merupakan rangkuman rasio keuangan saham IPO MTMH selama bulan Desember 2018 hingga kinerja Oktober 2021:

Data di atas menunjukkan MTMH secara fundamental menunjukan pertumbuhan yang sangat baik dan semakin kuat. Terlihat bahwa rasio Gross Profit Margin (GPM) mengalami peningkatan, dan Total Ekuitas mengalami pertumbuhan yang positif.

MTMH berhasil membukukan kenaikan yang positif pada rasio Return On Equity (ROE) 31 Desember naik positif menjadi 26,68%, di mana sebelumnya bersifat negatif (187,43%).

Kebijakan Dividen Saham MTMH

Prospektus saham IPO MTMH menuturkan bahwa pemegang saham yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembagian dividen saham MTMH dengan Perseroan mencatatkan saldo laba positif.

Dividen MTMH berencana untuk membagikan dividen kas sebanyak-banyaknya sampai dengan 40% dari laba tahun berjalan setelah menyisihkan untuk cadangan wajib mulai tahun buku 2025.

Prospek Bisnis

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki populasi penduduk terbesar dengan populasi lebih dari 272,2 juta penduduk pada tahun 2021. Seiring populasi yang tergolong padat, tentunya disertai dengan semakin banyaknya layanan kesehatan di masyarakat.

Faktor secara demografis menjadi pendorong utama terhadap pertumbuhan pelayanan kesehatan di Indonesia seperti peningkatan populasi penduduk umur produktif, peningkatan populasi penduduk yang lebih tua serta peningkatan pendapatan penduduk kelas menengah. 

Singkatnya, banyak berbagai macam peluang dan potensi di sektor kesehatan di Indonesia karena berkembangnya pelayanan kesehatan di Indonesia. Dibutuhkan investasi swasta yang substansial untuk memenuhi permintaan rumah sakit yang terus meningkat.

Penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi katalis bagi sektor kesehatan di Indonesia. Sementara, transisi epidemiologi terhadap penyakit kronis, permintaan terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dan peningkatan jumlah rumah sakit akan menjadi faktor pendukung terhadap pertumbuhan industri layanan kesehatan di Indonesia.

Kegiatan riset dan pendidikan adalah hal penting yang dilakukan oleh Perseroan melalui divisi riset dan pendidikannya untuk meningkatkan efisiensi usaha Perseroan dan mendukung peluang dan potensi di atas.

Hasil dari riset dan pendidikan dengan teknologi terkini tersebut dapat menjadi acuan dalam mengelola serta menentukan strategi dan kebijakan usaha Perseroan di masa yang akan datang.

Perseroan bergerak di bidang aktivitas rumah sakit swasta. Didukung oleh dokter spesialis dan sub spesialis yang handal dan profesional di bidangnya dan perawat-perawat yang terampil, Perseroan dan Perusahaan Anak membantu serta mewujudkan kehidupan yang sehat bagi masyarakat, khususnya pasien penderita penyakit keganasan (Kanker) dan kardiovaskuler.

Dalam pelaksanaan kegiatan operasionalnya, Perseroan memiliki visi untuk menjadi penyedia pelayanan kesehatan terkemuka dengan memberikan sistem yang dapat diandalkan dan inovasi yang berkelanjutan.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menerapkan strategi-strategi sebagai berikut:

  1. Perluasan jaringan rumah sakit baru di berbagai daerah di Indonesia 
  2. Meningkatkan kapasitas pelayanan
  3. Penambahan dan peningkatan pelayanan medis yang canggih dan kompleks
  4. Efisiensi operasional
  5. Penyempurnaan sistem teknologi informasi pada sektor kesehatan dan teknologi Rumah Sakit
  6. Merekrut dan mempertahankan dokter dan tenaga medis berkualitas tinggi.

Selain itu, Perseroan juga menetapkan nilai-nilai untuk diimplementasikan oleh seluruh stakeholder dalam menjalankan kegiatan operasional rumah sakit dan Perseroan, sebagai berikut:  E – Empathy, T – Teamwork, I – Integrity, C – Communication, A – Accountability.

Kesimpulan

Berdasarkan laporan prospektus saham IPO MTMH, perusahaan memiliki kinerja yang ciamik, perusahaan juga terus melakukan riset, pendidikan dan juga teknologi terkini dalam operasional bisnisnya.

Dengan prospek kinerja yang sangat bagus secara trend jangka panjang, maka saham IPO MTMH ini menarik untuk dimasukan kedalam watchlist teman-teman.

DisclaimerInvestasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait