Analisa Saham

Weekly Watchlist: Saham-saham Sektor Properti dalam Sepekan (30 Mei – 3 Juni 2022)

Weekly Watchlist Ajaib: Saham Properti

Sektor properti menarik untuk dicermati, pasalnya BI mencatat akselerasi penyaluran kredit properti sebesar Rp1.135,4 triliun atau meningkat 6,1% YoY, lebih tinggi dari bulan maret sebesar 5,9% YoY. Pemerintah masih memberikan insentif kepemilikan rumah melalui Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga September 2022 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.010/2022, yaitu PPN DTP 50% atas nilai jual rumah paling tinggi Rp2 miliar serta 25% atas nilai jual rumah dengan harga diatas Rp2-5 miliar. Adapun suku bunga BI yang masih tetap sebesar 3,5% diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat di sektor properti, sekaligus menjadi sentimen positif bagi emiten properti. 


Berikut saham-saham properti yang menarik dicermati pada perdagangan bursa tanggal 30 Mei – 3 Juni 2022:

Weekly Watchlist: Saham Properti Sepekan

Weekly Watchlist Ajaib

Sentimen positif apa saja yang mempengaruhi saham-saham Properti potensial dan bagaimana prospek bisnis emiten tiap-tiap saham? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. PT Pakuwon Jati Tbk – PWON

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham PWON melesat 7% sejak awal tahun hingga tanggal 27 Mei 2022 pada harga Rp505 per lembar sahamnya;
  • Saham properti PWON tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan Mei 2022 sebesar Rp28 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham PWON pada bulan Mei 2022 mencapai 7.202.152 lot;
  • Kinerja PWON sepanjang 3 bulan pertama 2022 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 57% YoY atau sebesar Rp370,60 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba periode yang sama tahun 2021 senilai Rp236,69 miliar. Sementara itu, pendapatan usaha perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 17% YoY atau senilai Rp1,30 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal PWON berada dalam fase konsolidasi jangka pendek dengan, pergerakan harga saat ini diatas pergerakan rata-rata MA (100) hari sejalan dengan pembentukan bullish engulfing candle pada perdagangan terakhir dan potensi penguatan lanjutan dari indikator volume serta stochastic oscillator pada area jenuh jual. PWON berpotensi menguji  resistance di level harga 535 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 494.

2. PT Bumi Serpong Damai Tbk – BSDE

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham properti BSDE masih terkoreksi 11% sejak awal tahun hingga tanggal 27 Mei 2022 pada harga Rp925 per lembar sahamnya;
  • Saham BSDE tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan Mei 2022 sebesar Rp24 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham BSDE pada bulan Mei 2022 mencapai 3.487.557 lot;
  • Pengembang kota mandiri terbesar di Indonesia (BSDE) sepanjang 3 bulan pertama tahun 2022, berhasil membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp2,03 triliun atau tumbuh 21,43% YoY. Segmen Penjualan Tanah dan Bangunan Strata Title pada tahun ini tumbuh signifikan 260,22% menjadi Rp240,42 miliar dari posisi tahun lalu Rp66,74 miliar. Pencapaian ini menjadikan segmen ini sebagai segmen dengan pertumbuhan tertinggi.

Analisis Teknikal

Secara teknikal BSDE berada dalam fase konsolidasi trend jangka pendek dan berpotensi menguji pergerakan rata-rata MA (20) hari sejalan dengan penguatan indikator volume, MACD histogram pada zona positif serta stochastic oscillator pada area netral. BSDE berpotensi menguji dinamik resistance MA(50-100) pada level harga 970 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 905.

3. PT Ciputra Group Tbk – CTRA

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham CTRA naik 1% sejak awal tahun hingga tanggal 27 Mei 2022 pada harga Rp1.005 per lembar sahamnya;
  • Saham CTRA tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan Mei 2022 sebesar Rp36 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham properti CTRA pada bulan Mei 2022 mencapai 4.788.267 lot;
  • Kinerja CTRA sepanjang 3 bulan pertama 2022 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 73% YoY atau sebesar Rp420,74 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba periode yang sama tahun 2021 senilai Rp243,37 miliar. Sementara itu, pendapatan usaha perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 21% YoY atau senilai Rp2,23 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal CTRA dalam fase konsolidasi atau sideways jangka menengah dan berpotensi pembalikan arah sesuai dengan pergerakan harga yang masih kuat diatas rata-rata MA (20) hari saat ini. Indikator volume menguat bersamaan dengan pembentukan golden cross stochastic oscillator pada area netral. CTRA berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 1.070 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 975.

4. PT Lippo Cikarang Tbk – LPCK

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham properti LPCK melesat 10% sejak awal tahun hingga tanggal 27 Mei 2022 pada harga Rp1.330 per lembar sahamnya;
  • Saham LPCK tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan Mei 2022 sebesar Rp10 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham LPCK pada bulan Mei 2022 mencapai 1.072.009 lot;
  • Kinerja LPCK sepanjang 3 bulan pertama 2022 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 4% YoY atau sebesar Rp91,04 miliar, sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba periode yang sama tahun 2021 senilai Rp87,30 miliar. Sementara itu, pendapatan usaha perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 31% YoY atau senilai Rp314,35 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal LPCK dalam fase bullish trend jangka pendek sejalan dengan penguatan indikator volume, MACD line serta scenario pembentukan golden cross stochastic pada area netral. LPCK berpotensi menguji resistance HH di level harga 1.405 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 1.290.

5. PT Alam Sutera Realty Tbk – ASRI

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham ASRI naik 0,67% sejak awal tahun hingga tanggal 27 Mei 2022 pada harga Rp165 per lembar sahamnya;
  • Saham ASRI tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan Mei 2022 sebesar Rp1,8 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham ASRI pada bulan Mei 2022 mencapai 1.558.481 lot;
  • Kinerja ASRI sepanjang 3 bulan pertama 2022 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp136,85 miliar setelah pada periode yang sama pada tahun lalu membukukan kerugian bersih senilai Rp311,44. Sementara itu, Penjualan bersih perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 103% YoY atau senilai Rp947,19 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal ASRI dalam momentum pembalikan arah trend jangka pendek. Harga saat ini solid berada diatas rata-rata pergerakan MA (20-100) hari dengan kemunculan bullish marubozu candle pada perdagangan terakhir. Secara keseluruhan indikator volume, MACD serta oscillator dalam momentum buy. ASRI berpotensi menguji resistance HH terdekat di level harga 174 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 161.

6. PT Perintis Triniti Properti Tbk – TRIN

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham properti TRIN melesat 93% sejak awal tahun hingga tanggal 27 Mei 2022 pada harga Rp488 per lembar sahamnya;
  • Saham TRIN tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan Mei 2022 sebesar Rp3,3 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham TRIN pada bulan Mei 2022 mencapai 993.164 lot;
  • Kinerja keuangan Triniti Land (TRIN) mencatatkan rugi bersih Rp 50,32 miliar sepanjang tahun 2021. Angka ini berbanding terbalik dari perolehan laba perseroan tahun sebelumnya sebesar Rp 7,86 miliar. Sementara itu, untuk mendukung langkah ekspansi strategis perseroan untuk menaikkan pendapatan serta laba bersih, TRIN akan melakukan penambahan modal dengan skema right issue untuk melepas sebanyak 147.795.558 lembar saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 900 per saham.

Analisis Teknikal

Secara teknikal TRIN dalam fase konsolidasi atau sideways jangka menengah, berpotensi pembalikan arah sesuai dengan pergerakan harga yang telah breakout harga rata-rata MA (20-100) hari sejalan dengan peningkatan indikator volume, stochastic oscillator serta MACD histogram pada area positif. TRIN berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 525 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 472.

Riset oleh Tim Financial Expert Ajaib:

  • Chisty Maryani
  • Fadli Julian
  • Ratih Mustikoningsih
  • Muhammad Syahrizannas

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait