4 Cara Investasi Saham Biar Untung bagi Investor Pemula

4 Cara Investasi Saham Biar Untung bagi Investor Pemula

Semakin dini berinvestasi, kamu akan meraup untung semakin besar. Hal itu juga berlaku untuk investasi saham. Ingin menambah pendapatan bulanan dengan saham? Begini cara investasi saham!

Sekilas investasi saham terlihat rumit. Kenyataannya tidak demikian. Untuk bisa berinvestasi di ranah ini, kamu perlu memiliki rekening efek. Sebenernya cara investasi saham sama seperti membuka buku tabungan.

Pertama, mendatangi perusahaan sekuritas dan mengikuti langkah-langkahnya. Kenapa harus ke perusahaan sekuritas? Karena mereka yang akan melakukan jual beli saham di Bursa Efek Indonesia, tentunya berdasarkan saham pilihan kamu. Pilih perusahaan sekuritas yang telah mendapat izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Setelah mengantongi rekening efek, saatnya berinvestasi di lantai bursa. Saat ini, perusahaan sekuritas memiliki aplikasi saham yang bisa diakses melalui komputer maupun ponsel pintar.

Pihak sekuritas juga akan menjelaskan cara investasi saham, tips membeli dan menjual saham, serta cara mengoperasikan aplikasi saham. Biasanya aplikasi memuat berita bisnis dan keuangan terkini. Jadi kamu bisa melihat kondisi pasar.

Kedua, Indeks LQ45. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghimpun saham unggulan (blue chip) enam bulan sekali. Saham unggulan merupakan saham dengan kapitalisasi pasar tinggi dari keseluruhan saham di BEI dan kinerja perusahaan positif. Sampai dengan Juni 2019 terdapat 633 saham di BEI.

Indeks ini juga mempermudah investor memilih dan membandingkan saham. Mau beli lembar saham blue chip silakan, beli saham second liner bisa. Menjual saham saat harga naik padahal baru seminggu juga tidak dilarang. Boleh saja meraup untung dari investasi ini, tetapi perlu diingat apa tujuan investasi, modal yang dimiliki, plus situasi pasar terkini.

Ketiga, belajar dari ahli. Hal tak kalah penting adalah “mengintip”cara investasi saham dari ahlinya. Kamu bisa belajar dari buku ekonomi yang mengulas dunia pasar modal, mengobrol dengan sang ahli di seminar, atau bertukar pengalaman dengan teman sesama investor.

Jika memerlukan konsultasi tentang perencanaan keuangan, kenapa tidak? Kamu harus memperoleh informasi sebanyak-banyaknya. Karena hal ini menyangkut uang yang kamu investasikan. Dengan demikian kamu punya perspektif lebih luas mengenai saham dan hal-hal terkait ekonomi.

Keempat, analisis teknikal dan fundamental. Seperti apa cara investasi saham kamu? Pelajarilah analisis teknikal dan fundamental. Ini penting, loh! Apalagi kamu ingin meraup cuan lebih banyak dari saham. Analisa teknikal lebih banyak digunakan untuk investor aktif di pasar modal atau untuk investasi jangka pendek.

Karena analisis akan melihat data historis pergerakan harga saham, volume perdagangan, dan indikator pasar sebagai bahan pertimbangan membeli dan menjual saham.

Sedangkan analisis fundamental akan memperhatikan kondisi ekonomi, industri secara keseluruhan, dan kondisi perusahaan. Teknik ini cenderung mempertimbangkan kinerja dan proyeksi perusahaan dalam memperkirakan harga saham. Investor  saham yang memakai analisis ini tak ingin berinvestasi saham “gorengan” dan cocok bagi yang ingin berinvestasi jangka panjang. Namun perlu diingat, apapun cara investasi saham yang kamu terapkan tetap memiliki risiko, yaitu harga saham turun. Tak ada investasi yang tidak memiliki risiko. Dan hati-hati terhadap “investasi bodong” yang mengiming-imingi laba tinggi dalam waktu singkat.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.   

Share to :
Tags: , , , , ,
Artikel Terkait