Tips Menerapkan Bisnis Model Kanvas Terbaik 2019 di Indonesia

Bisnis model canvas marak diperbincangkan masyarakat. Bisnis model canvas terbaik 2019 bisa kamu coba sebagai sumber uang tambahan. Penasaran? Simak yuk

Bisnis model kanvas, adalah sebuah strategi dalam manajemen berupa visual chart, yang terdiri dari beberapa elemen. Pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Osterwalder, model bisnis ini dijabarkan dalam bukunya yang berjudul “Business Model Generation. Dalam buku tersebut, Alexander mencoba menjelaskan sebuah framework sederhana untuk mempresentasikan tips penting yang terdapat dalam sebuah model bisnis.

Seorang founder dari sebuah startup harus melakukan banyak hal, untuk memastikan model bisnis startup miliknya berjalan baik ketika diluncurkan. Salah satunya dengan membuat model bisnis kanvas secara matang. Sebenarnya alur model bisnis kanvas nampak cukup sederhana jika dilihat sepintas.

Secara garis besar, alurnya mengalir dari satu elemen bisnis menuju elemen penting berikutnya. Berikut adalah 5 tips yang terdapat dalam bisnis model kanvas terbaik 2019:

1. Kategori Calon Pelanggan

Tahapan pertama yang harus kamu miliki dalam memulai bisnis model kanvas ini, adalah menentukan segmen pelanggan sebagai target bisnis. Misalnya, suatu maskapai penerbangan mengeluarkan 2 produk untuk memenuhi kebutuhan 2 segmen pelanggan yang berbeda. Hal ini harus kamu lakukan agar bisnis kamu selalu berputar. Business Model Canvas (BMC) dirangkai untuk menjelaskan secara visual, menilai, dan mengubah model bisnis agar menghasilkan kinerja yang lebih optimal untuk startup.

2. Proposisi Nilai Bisnis

Bertujuan untuk menjadi sekat keunggulan produk. Kamu bisa masukkan apa saja poin-poin yang dapat mendatangkan manfaat, dari perusahaan bagi customer segments-nya. Hal ini menjadi kesempatan bagi kamu untuk menjabarkan kekuatan dan keunggulan, yang membedakan bisnis kamu dengan bisnis yang lain.

3. Aliran Pendapatan

Aliran pendapatan adalah bagian yang paling vital. Di mana perusahaan kamu akan memperoleh pendapatan dari pelanggan. Elemen ini harus dikelola semaksimal mungkin untuk meningkatkan pendapatan bisnis. Jangan sampai ada bahan baku, produk, atau kinerja yang tidak dimanfaatkan secara maksimal. Karena nantinya akan berujung pada kerugian, loh!

4. Hubungan Pelanggan

Ini merupakan elemen di mana perusahaan menjalin ikatan dengan pelanggannya. Perlu pengawasan yang ketat dan intensif agar pelanggan tidak mudah berpaling ke bisnis yang lain. Berikan pelayanan dan promo menarik agar jalinan hubungan terus berujung baik. Semakin banyak pelanggan, semakin besar pula profit dalam bisnis model kanvas kamu.

5. Struktur Biaya

Tips terakhir yang tak kalah pentingnya yaitu struktur pembiayaan bisnis. Bisnis yang dijalani jadi lebih hemat dan bisa meminimalkan risiko kerugian, dengan mengelola biaya secara efisien akan membuat. Perancangan struktur biaya dapat menentukan proposisi nilai yang tepat untuk pelanggan. Jadi, jangan sampai membakar uang untuk bisnis yang tidak pasti ya!

Penting untuk menjadi catatan, model bisnis kanvas berbeda dengan rencana bisnis. Tujuan model bisnis adalah untuk membantu startup. Untuk memvalidasi sumber daya, aktivitas, kanal, hingga hubungan pelanggan yang akan dijalin.

Dirasa sesuai dengan kultur perusahaan startup, cara ini semakin tren dilakukan di tahun 2019. Sementara rencana bisnis lebih kepada strategi untuk mencapai target yang diinginkan. Bagaimana, tertarik untuk menjalankan bisnis model kanvas?


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait