Serba-Serbi Bisnis MLM yang Bisa Dipertimbangkan Milenial

bisnis mlm
bisnis mlm

Bisnis MLM memang menjadi bisnis yang menimbulkan kontroversi. Ada yang menentang model bisnis ini, ada juga yang menjalankan. Lalu, apa bisnis MLM cocok untuk milenial?

Multi Level Marketing atau sering dikenal dengan MLM adalah sebuah jenis dari strategi pemasaran yang menggunakan sistem pemasaran berjenjang/ penjualan piramida/ pemasaran berantai, di mana orang yang menjual (sales) tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang dihasilkan namun juga penjualan oleh sales lain yang mereka rekrut.

Perusahaan yang menggunakan model bisnis MLM sebagai Teknik penjualan produknya, biasanya menyebut sales yang menjual produk mereka dengan sebutan member. Member ini mempunyai banyak privilise dibandingkan dengan konsumen langsung, misalnya mendapatkan diskon, mendapatkan poin, dan mendapatkan kemudahan yang lebih banyak. Member juga dapat memilih akan menggunakan produk tersebut untuk dirinya ataukah untuk dia jual lagi.

Upline dan Downline

Dalam MLM, member yang baru masuk jaringan dinamakan Downline sedangkan member yang sudah bisa menarik Downline biasa disebut Upline. Semakin banyak downline yang direkrut, semakin banyak pula keuntungan yang didapatkan oleh Upline nya.

Untuk menjadi member MLM, calon member dibebankan biaya pendaftaran dan sejumlah produk dari perusahaan yang menjaringnya, biasanya jumlah uang yang harus dibayarkan di awal berjumlah cukup banyak. Hal ini menjadi salah satu alasan kenapa bisnis MLM memiliki citra yang buruk di masyarakat.

Menjaring Downline

Saat ini pasti beberapa diantara kamu sudah pernah menerima pesan singkat melalui pesan instan ataupun pesan personal via Instagram dari salah seorang kawan lama (yang sudah lama juga tidak mengobrol) yang awalnya menanyakan kabarmu, namun berakhir pada tawaran untuk mendapatkan uang tambahan.

Lalu mereka biasanya akan mengajakmu untuk bertemu untuk menjelaskan lebih lanjut, hal-hal yang disebutkan biasanya adalah peluang bisnis, jadi bos bagi diri sendiri, lalu juga langkah-langkah menjadi member MLM ini.

Model pemasaran berjaring ala bisnis MLM ini, walaupun cara member melakukan prospek seringkali menyebalkan dan cenderung memaksa, ada pentingnya juga untuk kita sebagai millennials ketahui bahwa bekerja dengan perusahaan MLM juga memiliki kelebihan loh!

Dibawah ini adalah beberapa alasan kenapa kamu bisa mempertimbangkan peluang dari perusahaan MLM dibandingkan berkarir dalam sebuah perusahaan.

Bekerja Sesuai Caramu

Millennials sering mendapatkan label pemalas, tanpa capaian, dan enggan bekerja keras. Pernyataan ini dibantah oleh komikal Stephen Colbert yang menyatakan optimisme nya terhadap generasi milenial. Begitupun yang dipercaya banyak orang lainnya, millennials bukan pemalas!

Hanya saja mereka mempunyai cara sendiri dalam bekerja. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya generasi milenial yang melakukan lebih dari satu pekerjaan.

Berbeda dengan era industri, era informatika seperti sekarang ini membuat millennials secara tidak sengaja menjadi terbiasa dengan hal-hal yang konstan seperti keseimbangan dalam dunia kerja dan kehidupan pribadi.

Hal inilah yang menjadi kelebihan pemasaran MLM karena member dapat mengambil bagian dalam setiap proses yang mereka jalani, mereka pun dapat memilih sistem kerja seperti apa yang lebih cocok untuk mereka jalani.

Bekerja dari Manapun

Tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa millennials lebih menyukai pengalaman dibandingkan hal-hal yang berbentuk material. Maka dari itu, mereka biasanya gemar berjalan-jalan. Budaya jalan-jalan ini tentu membutuhkan pengorbanan waktu.

Inilah kelebihan selanjutnya dari model pemasaran MLM, karena tidak ada perusahaan yang memberikan banyak waktu cuti. Member MLM dapat melakukan pekerjaan dari manapun dan kapanpun karena, perusahaan MLM benar-benar berdasarkan komisi bagi para membernya, jadi waktu bekerja pun diatur sesuai jadwal masing-masing.

Media Sosial

Apabila member MLM terdahulu harus banyak bersosialisasi misalnya melalui arisan dan gathering untuk mendapatkan banyak klien untuk di prospek, sedangkan member millennials mempunyai media sosial yang dapat dipergunakan untuk mempromosikan berbagai kegiatan.

Milenial yang menjadi member dari perusahaan MLM dapat berjualan dan melakukan prospek klien melalui Instagram stories, atau platform media sosial lainnya. Selain tidak membuang waktu, mereka juga dapat bekerja dengan hanya diam saja dirumah. Sungguh praktis.

Menambah Penghasilan

Mempunyai banyak utang yang harus dibayar, ataupun menginginkan sesuatu dengan harga yang cukup tinggi sehingga membutuhkan pekerjaan sampingan?

MLM bisa menjadi jalan keluar dengan sistem yang sangat fleksibel, bahkan dapat dilakukan sambal kamu melakukan pekerjaan lainnya. Jika kamu memiliki potensi untuk memengaruhi keputusan orang lain dalam membeli atau tidak membeli sebuah produk.

Komunitas

Member dari Perusahaan MLM mempunyai komunitasnya sendiri, karena MLM mempunyai sistem Upline harus memberikan pendampingan bagi Downline-nya. Tidak ada orang yang benar-benar sendirian dalam pemasaran MLM semuanya terkoneksi.

Millennials bisa memanfaatkan komunitas ini untuk berkembang lebih jauh dalam pemasaran MLM. Mengingat millennials memiliki kecenderungan untuk lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Menunggu Dapat Pekerjaan

Menjelang Bonus Demografi, di mana jumlah populasi di Indonesia akan meningkat drastic berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mencari pekerjaan menjadi hal yang relatif sulit. Namun, kehidupan tetap harus berjalan kan?

Maka dari itu MLM bisa menjadi solusi dengan tidak menyita terlalu banyak waktu bahkan kamu mempunyai peluang untuk mendapatkan pemasukan bulanan sama atau lebih besar dari pekerja kantoran.

Cocok untuk yang Menyukai Tantangan

Perusahaan Multi Level Marketing bisa jadi merupakan solusi dari karakteristik millennials yang menyukai tantangan, dan ingin mengatur cara bekerjanya sendiri. Namun tetap saja perusahaan MLM seringkali memiliki citra buruk karena terkadang antar member mati-matian membanting harga sehingga keuntungan yang didapat tidak sebesar yang diperkirakan dan lagi, sistem piramida membuat orang-orang yang baru memulai memiliki keuntungan yang jauh lebih sedikit.

Memilih perusahaan MLM yang kredibel adalah salah satu kunci untuk bergabung menjadi member MLM. Perusahaan yang sudah berdiri lebih dari 5 tahun, memiliki kantor perwakilan, mempunyai SIUPL, memiliki jenjang karir yang jelas, serta terdaftar dalam APLI adalah karakteristik dari perusahaan MLM yang memiliki kredibilitas.

Jika kamu mau memulai bergabung dengan perusahaan MLM, jangan lupa lakukan penelitian sebelumnya ya. Semoga berhasil!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang. 

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait