Saham HOKI Stabil, Produsen Beras Kemasan Masuk Pasar Tradisional

Saham HOKI Stabil, Produsen Beras Kemasan Masuk Pasar Tradisional
Saham HOKI Stabil, Produsen Beras Kemasan Masuk Pasar Tradisional

Saham HOKI (PT Buyung Poetra Sembada Tbk) masih stabil di bulan Agustus 2019. Hingga 21 Agustus lalu, harga saham perusahaan yang bergerak di bidang kebutuhan sandang ini berada di angka Rp850 per lembarnya.

Tentunya, PT Buyung Poetra Sembada Tbk sangat puas dengan kinerja mereka sepanjang paruh pertama tahun 2019. Terlebih, pergerakan mereka sebagai produsen beras sangat sesuai dengan rencana.

Perluas Distribusi Penjualan

Untuk menghadapi semester kedua di tahun 2019, mereka telah memperluas distribusi penjualan ke pasar tradisional. Kendati masuk pasar tradisional, HOKI tetap mempertahankan wajah bisnis mereka selama ini, yakni menjual dalam bentuk kemasan, bukan curah.

HOKI juga meyakini prospek bisnis beras masih cerah. Apalagi, beras merupakan bahan pangan pokok di Indonesia. Kalau dibanding penjualan saham HOKI di tahun 2018 yang sebesar Rp1,4 triliun dengan market share tidak lebih dari 1%.

Selain itu, pada tahun 2018, HOKI juga berhasil mencatatkan kenaikan penjualan hingga 18,32% year-on-year (YoY) menjadi Rp1,43 triliun dari yang sebelumnya Rp1,21 triliun. Pertumbuhan tersebut berhasil ditorehkan perusahaan karena penjualan beras naik 15,95% YoY, sedangkan jumlah retur (beras yang dikembalikan) turun 34,77% YoY.

Lalu yang menggembirakan adalah, dengan penjualan yang hanya tumbuh 18,32% YoY, perusahaan justru berhasil menorehkan kenaikan laba bersih perusahaan hingga 88,05% YoY menjadi Rp90,2 miliar dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp47,96 miliar.

Tantangan HOKI

Mengutip dari Kontan, Investor Relations HOKI Ferdinand Dion mengatakan, pihaknya saat ini menghadapi tantangan berat. Tantangannya, adalah memperkenalkan produk agar dapat diterima oleh pasar. Pasalnya, hingga saat ini pola pikir konsumen di Indonesia masih melihat beras kemasan lebih mahal daripada beras curah.

Padahal karena pemerintah kini mematok harga eceran tertinggi, maka harga produk HOKI sama. Bahkan produk kami lebih higienis,” ujar Dion.

Saat ini tantangan bagi perusahaan adalah bagaimana memperkenalkan produk-produk beras kemasan HOKI agar dapat diterima oleh pasar. Menurutnya, hingga saat ini mindset konsumer di Indonesia masih melihat beras kemasan lebih mahal dari beras curah. 

“Padahal dengan era perdagangan harga eceran tertinggi ini, harga jual kita itu sama. Bahkan produk kita lebih higienis,” ujarnya.

Dion juga mengatakan, HOKI juga sudah menyiapkan rencana untuk mengantisipasi kemarau yang terjadi di semester kedua pada 2019.

“Kalau memasuki musim kemarau, kan tidak semua kemarau. Kami sudah siap dengan ambil pasokan dari daerah lain yang pasokannya belum terpengaruh cuaca seperti dari Sumatera dan Sulawesi,” pungkasnya.

Seiring dengan peningkatan kapasitas tersebut, hingga akhir tahun HOKI menargetkan produksi beras perusahaan bisa mengalami pertumbuhan 15%. Sebagai informasi, tahun lalu produksi beras HOKI mencapai 130.000 ton. Bila target terpenuhi, maka tahun ini HOKI bisa memproduksi beras hingga 150.000 ton.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait