Investor Pemula, Uncategorized

Daftar Emiten Produsen Kebutuhan Pokok

daftar emiten kebutuhan pokok

Ajaib.co.id – Di masa pandemi kini, kebutuhan pokok merupakan komoditas yang terbilang masih bisa mencatatkan pertumbuhan yang stabil meskipun daya beli masyarakat turun. Di antara kebutuhan sandang, papan, dan pangan, kebutuhan akan makanan dan minuman dinilai sangat penting karena berurusan dengan perut. Karena pada dasarnya, manusia butuh makan untuk tetap hidup.

Nah, di pasar modal, perusahaan yang bergerak di sektor kebutuhan pokok cenderung masih bisa mencatatkan kinerja yang cemerlang sejalan dengan pergerakan sahamnya yang cukup stabil. Perusahaan-perusahaan tersebut dianggap tidak terlalu berpengaruh terhadap penurunan daya beli masyarakat karena pada dasarnya, masyarakat tetap butuh mengisi perutnya. 

Perusahaan-perusahaan yang memproduksi kebutuhan pokok berupa makanan dan minuman tergabung dalam emiten sektoral consumer goods. Emiten yang tergabung dalam sektor consumer goods adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang konsumsi tidak terbatas hanya makanan dan minuman tetapi juga kebutuhan produk rumah tangga dan kecantikan. 

Untuk kali ini, kita akan lebih banyak membahas mengenai kebutuhan pokok yang lebih diutamakan oleh masyarakat saat ini. Perusahaan apa saja yang memproduksi kebutuhan pokok? Berikut ulasannya: 

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)

PT Buyung Poetra Sembada Tbk merupakan perusahaan dengan kode saham HOKI yang tercatat di BEI sejak tanggal 22 Juni 2017. HOKI adalah emiten produsen kebutuhan pokok beras yang memiliki bidang usaha utama pada pengelolaan dan distribusi beras premium bermerek.

Emiten beras ini memproduksi beras dengan merek Topi Koki. Berdasarkan pemberitaan Kontan, pada semester pertama tahun ini, HOKI mencatatkan penurunan penjualan 12,07% secara tahunan menjadi Rp755,77 miliar dari sebelumnya Rp859,49 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami penurunan 57,54% menjadi 23,97 miliar pada periode tersebut. Hal ini kemungkinan dikarenakan masyarakat lebih memilih merek beras yang lebih murah. Namun demikian, HOKI terus berupaya menaikkan penjualan melalui penjualan online maupun modern trade. 

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

Siapa yang tidak kenal Indomie? Ya, Indomie diproduksi oleh perusahaan yang juga melantai di Bursa Efek Indonesia yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Selain Indomie, ICBP juga memproduksi beberapa merk mie instant seperti Supermie, Sarimi, Pop Mie dan Sakura. 

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk juga memproduksi air mineral, susu, makanan ringan dan bumbu dapur. Pada periode semester pertama tahun 2020, ICBP mencatatkan kenaikan laba 31,12 persen menjadi Rp3,37 triliun. Kinerja perusahaan ini terbilang sangat cemerlang, tidak heran jika analis sering merekomendasikan saham ini untuk dimiliki para investor.

PT Akasha Wira International Tbk (ADES)

Sebagai produsen air mineral, rasanya tidak pas jika tidak memasukkan emiten PT Akasha Wira International Tbk. (ADES) di dalamnya. Perusahaan terbuka ini bergerak dalam bidang industri air kemasan, minuman dan makanan. ADES menjalankan bisnisnya sejak tahun 1986, dan dalam bidang konsumsi atau consumer goods, perusahaan ini memproduksi air mineral kemasan dengan merek Nestle Pure Life dan Vica. Tahun 2010 dan 2014, perseroan mengembangkan lini bisnisnya di bidang kosmetik dan minuman berbahan baku kedelai Pureal. 

Produk perusahaan yang paling sering kita temui adalah air minuman kemasan Nestle Pure Life yang menjadi penyumbang mayoritas pendapatan Akasha selama beberapa tahun. Mengutip dari laman keterbukaan informasi BEI, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba periode berjalan menjadi Rp39,93 miliar, naik 30,43%. 

PT Estetika Tata Tiara Tbk (BEEF)

Emiten bersandi saham BEEF ini merupakan usaha terintegrasi produksi dan distribusi makanan olahan. BEEF masih terbilang baru di bursa saham karena baru melantai pada tanggal 10 Januari tahun 2019. 

PT. Estika Tata Tiara Tbk menjalankan usaha pengolahan dan perdagangan sapi, ayam, ikan, dan frozen dough. Daging olahan produksinya sering kali kita lihat di supermarket seperti Kibif, Murato, Adel dan Boss. Sebagai distributor sapi, BEEF memiliki standar tinggi serta sertifikat halal yang diakui oleh MUI.

Saat ini BEEF menjadi pemasok daging untuk restoran seperti Pizza Hut, Solaria, dan Hoka-Hoka Bento. Berdasarkan laporan keuangan per semester pertama tahun ini, BEEF membukukan kenaikan penjualan bersih menjadi Rp684,63 miliar, naik 18,03% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

PT Ultrajaya Milk Industy & Trading Co Tbk (ULTJ)

Emiten berkode saham ULTJ ini merupakan produsen susu cair segar, minuman ringan dan minuman kesehatan. Minuman yang diproduksi Ultrajaya menggunakan teknologi UHT serta dikemas secara aseptik yang menjadi keunggulan perusahaan. Susu Ultramilk merupakan salah satu produk Ultrajaya yang mungkin sering kamu konsumsi. Pada awalnya, perusahaan yang terletak di Padalarang, Jawa Barat ini hanya memproduksi susu, namun ULTJ melakukan ekspansi dengan memproduksi Teh Kotak, Sari Kacang Ijo dan jus dengan merek dagang Buavita sebelum merek Buavita dibeli oleh Unilever pada tahun 2008.

Beberapa waktu lalu, PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co Tbk juga mencatatkan harga saham tertinggi sejak melantai di Bursa Efek Indonesia dengan berada pada posisi harga Rp1.965. Berdasarkan pemberitaan Bisnis, kinerja perseroan mengalami peningkatan. Per Juni 2020, Ultrajaya mencatatkan kenaikan penjualan 1,5% secara tahunan sebesar Rp3,02 triliun, diikuti peningkatan laba bersih 9,12& menjadi Rp554,95 miliar. 

Nah, apakah kamu tertarik untuk berinvestasi di saham produsen kebutuhan pokok ini? Yuk, berinvestasi melalui aplikasi investasi Ajaib yang praktis, aman, dan nyaman. Aplikasi Ajaib juga bisa diakses dengan cara mengunduhnya melalui Apple App Store dan Google Play, lho. Tunggu apalagi?

 SUMBER:

Kontan, IDX, Akasha International, Investing, Kibif, Bisnis

Artikel Terkait