Saham BMTR Milik MNC Media Rontok di Pertengahan September

saham bmtr
saham-bmtr

Saham BMTR (Global Mediacom), perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi perusahaan telekomunikasi dan media rontok di pertengahan bulan September 2019. Per tanggal 18 September, saham BMTR berada di posisi Rp354 per lembarnya.

Bila dilihat dari saham BMTR pada lima hari sebelumnya atau lebih tepat tanggal 13 September, harganya berada di angka Rp376 per unit. Artinya, saham BMTR sudah turun 5,85 persen.

BMTR juga terlibat dalam perkembangan bisnis Online Media. Hal ini termasuk Portal berita online dan hiburan Okezone.com, perusahaan fashion e-commerce The F Thing, situs video sharing Metube.id, perusahaan travel online Mister Aladin, serta layanan Home Shopping 24 jam di MNC Vision dan MNC Now. Bisnis-bisnis Perseroan tersebut saat ini berhasil meraih pendapatan untuk Perseroan sebesar 8 persen.

Sejarah Saham BMTR

BMTR didirikan pada tanggal 30 Juni 1981, Perseroan pada awalnya merupakan konglomerasi yang bergerak dalam sektor perdagangan umum. Setelah melakukan beberapa akuisisi dan divestasi, Perseroan mengubah fokus usahanya ke industri media.

Pada tahun 2007, Perseroan menegaskan fokus baru ini dengan melakukan rebranding menjadi PT Global Mediacom Tbk yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 1995, dengan kode saham BMTR.

MNC Lesu

Penurunan juga dialami oleh tiga emiten MNC Group lainnya. Dari data Bursa Efek Indonesia, tiga saham MNC Group yang ikut rontok adalah PT MNC Studios International Tbk (MSIN), PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Saham MSIN turun 3 persen di level Rp452/saham dengan nilai transaksi Rp4,06 miliar dan volume perdagangan 8,71 juta saham. Investor domestik melakukan aksi jual saham ini sebesar Rp949 juta, sementara asing malah mencatatkan net buy sebesar Rp421 juta.

Berikutnya, saham IPTV yang beberapa pekan lalu seringkali meroket karena aksi korporasi perusahaan, kini sahamnya minus 2,78 persen di level Rp525 per lembar saham. Investor domestik keluar di saham ini cukup besar mencapai Rp3,1 miliar, sementara investor asing baru masuk Rp529 juta.

IPTV adalah perusahaan layanan televisi berbayar milik Grup MNC. Penguatan signifikan saham IPTV ini membuat BEI pada pekan lalu memasukkan saham perusahaan dalam kategori pengawasan khusus karena bergerak di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).

Saham IPTV yang baru tercatat pada 8 Juli 2019 ini sudah melesat 135% dalam 30 hari perdagangan terakhir. Sementara saham MNCN yang menjadi induk stasiun televisi RCTI ini terkoreksi 0,78% di level Rp1.275/saham. Asing keluar di saham BMTR sebesar Rp291 juta, sementara asing malah masuk ke saham MNCN Rp1,48 miliar.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait