Divestasi Saham Freeport Lunas, Ini 3 Hal yang Harus Diketahui!

Divestasi Saham Freeport Lunas, Ini 3 Fakta yang Harus Diketahui!'
Divestasi Saham Freeport Lunas, Ini 3 Fakta yang Harus Diketahui!'

Divestasi saham Freeport telah dilakukan dan Pemerintah Indonesia resmi memiliki saham mayoritas PT Freeport Indonesia pada akhir tahun lalu. Penguasaan saham mayoritas dilakukan melalui perusahaan, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum.

Saat ini pemerintah menguasai 51,23% saham perusahaan emas yang beroperasi di Mimika, Papua tersebut. Porsi saham tersebut adalah yang terbesar sepanjang sejarah yang pernah dikuasai pemerintah Indonesia.

Saham mayoritas tersebut akan dibagi 2 setelah pelunasan. Pemerintah daerah Papua memiliki hak 10%. Sementara itu, Inalum akan menguasai 41,2%. PT Indonesia Papua Metal dan Mineral, dipercaya untuk mengelola pengerjaan saham Papua itu. Ada 3 fakta yang harus diketahui setelah divestasi saham Freeport lunas.

Dari Mana Dana Pemerintah Setelah Divestasi Freeport Dilakukan?

Direktur utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin pada sejumlah kesempatan mengatakan bahwa terdapat 11 bank yang bersedia mengucurkan dana transaksi itu. Tapi sejauh ini belum ada detail mengenai nama-nama lembaga keuangan tersebut.

Dikutip dari Detik.com, Inalum melakukan strategi dengan menerbitkan surat utang sebesar US$4 miliar. Obligasi tersebut telah dijamin oleh beberapa lembaga keuangan, diantaranya MUFG, Maybank, BNP Paribas, CIMB, Standard Chartered, dan Citigroup.

Berdasarkan catatan, Inalum membayar harga saham mayoritas yang lebih rendah dibandingkan tawaran pertama yang diajukan oleh Freeport. Freeport awalnya mengajukan tawaran sebesar US$12,1 miliar.

Saham mayoritas tersebut dibayar oleh Inalum kepada Freeport McMoRan Inc dan juga perusahaan tambang Inggris, Rio Tinto. Rio Tinto yang bermarkas di London itu digaet Freeport pada tahun 1996 ketika mengalami kesulitan modal.

Hal yang Terjadi Setelah Selesai Pelunasan

Divestasi saham PT Freeport Indonesia dilakukan beriringan dengan diterbitkannya izin usaha pertambangan khusus operasi produksi untuk Freeport. Izin tersebut secara otomatis akan menggantikan kontrak karya Freeport yang selesai di tahun 2021.

Sebelumnya, kontrak karya Freeport diterbitkan di tahun 1967. Kontrak itu kemudian diperbaharui tahun 1991. Izin pertambangan khusus Freeport itu berlaku hingga tahun 2041. Selama masa tersebut, kepastian hukum dan jaminan fiskal untuk Freeport wajib diberikan oleh pemerintah.

Sementara itu, hingga tahun 2023 Freeport wajib menyelesaikan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian emas (smelter). Menteri BUMN, Rini Soemarno smelter Freeport dibangun di sekitar sungai agar listrik dapat diproduksi dari tenaga air.

Pada UU 4/2009 mengenai tambang mineral dan batu bara. Pemegang kontrak karya tidak diperbolehkan mengekspor hasil tambang apabila tidak memberi nilai tambah pada produk tersebut.

Maksudnya, smelter wajib dimiliki oleh setiap perusahaan tambang di Indonesia, tidak terkecuali Freeport. Namun, regulasi tersebut tidak berlaku untuk penjualan produk mentah hasil tambang di dalam negeri.

Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas mengatakan akan berkomitmen penuh untuk membangun smelter. Beliau mengatakan bahwa smelter tersebut akan dibangun dalam jangka waktu 5 tahun. Lokasi akan segera ditentukan. Hal itu dilakukan sebagai nilai tambah seperti harapan pemerintah.

Freeport Masih Memiliki Utang 

Meskipun divestasi saham Freeport telah dilakukan, Freeport tetap harus membayar denda yang dijatuhkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Besaran denda tersebut senilai Rp460 miliar.

Denda dijatuhkan karena menggunakan hutan lindung tanpa adanya izin pemerintah. Dalam 2 tahun ke depan, denda tersebut harus sudah lunas. Berdasarkan data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Freeport selama ini telah menghasilkan limbah yang merusak ekosistem.

Itulah 3 fakta yang harus diketahui setelah divestasi saham Freeport lunas. Apa kamu tertarik menjadi salah satu pemegang saham PT Freeport? Pelajari terlebih dulu sahamnya, ketahui harganya, kemudian beli sahamnya segera mungkin!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Tags: , ,
Buat Deposit Pertama Sekarang
Artikel Terkait