Memilih Antara Reksa Dana Pasar Uang atau Deposito

Memilih Antara Reksa Dana Pasar Uang atau Deposito

Kalau kamu ingin membuktikan semua janji manis akan hasil investasi maka jawabannya adalah dengan investasi jangka pendek. Dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun, kamu akan tahu apakah investasi benar-benar sanggup meningkatkan nilai uangmu. Untuk melakukannya, ada dua produk investasi untuk bisa dipertimbangkan yakni reksa dana pasar uang atau deposito.

Dua investasi ini memang masuk kategori jangka pendek karena hasilnya segera nampak hanya dalam setahun terakhir. Hasil yang kamu dapat mungkin bisa jadi pertimbangan untuk berinvestasi dalam kurun waktu yang lebih panjang.

Banyak investor pemula yang memulai portofolio investasi miliknya lewat jenis investasi jangka pendek. Rata-rata ini dilakukan untuk menguji kedisiplinan diri berinvestasi sekaligus sebagai tahap uji coba. Banyak pula yang melakukannya untuk menghindari kerugian jika salah memilih jenis investasi.

Bukan sekedar soal pembuktian, investasi ini juga pas untuk kamu yang memang punya tujuan keuangan yang harus dipenuhi dalam waktu dekat. Misalnya saja ada yang mendepositokan uang modal pernikahannya untuk menjaga agar tidak terpakai dan akhirnya mendapatkan berupa suku bunga deposito.

Namun ada yang memilih membeli investasi di reksadana pasar uang karena imbal hasil yang dijanjikan lebih besar dibandingkan bunga deposito. Baik reksadana pasar uang dan deposito sama baiknya sebagai instrumen investasi namun tentu saja masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya.

Mana Lebih Baik, Reksa Dana Pasar Uang atau Deposito

Mendapatkan keuntungan sudah pasti menjadi tujuan utama seseorang melakukan investasi. Maka dari itu, penting untuk mengumpulkan informasi mengenai instrumen investasi sebelum kamu memutuskan jenis investasi apa yang akan dipilih.

Kamu sudah paham bahwa ada pilihan berupa reksa dana pasar uang atau deposito untuk jenis investasi jangka pendek. Sekarang tinggal menentukan mana yang paling pas untuk masuk dalam portofolio investasimu.

Sekali lagi, semua orang punya kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Dengan demikian, pertimbangan yang melatarbelakangi pilihan investasinya juga bisa berbeda. Ketahui lebih jauh perbedaan dua tipe investasi ini sebelum kamu membuat keputusan untuk investasimu.

Deposito bisa dikatakan sebagai salah satu jenis investasi yang paling sering dipilih oleh masyarakat. Selain akses yang mudah, juga cenderung lebih aman dengan keuntungan stabil. Di sisi lain, ada pilihan jenis investasi yang juga menawarkan untuk memberikan keuntungan lebih dalam jangka pendek. Yakni dengan ikut serta dalam investasi reksa dana pasar uang.

Ada pertanyaan besar yang kerap kali mengisi benak calon investor. Apakah investasi reksa dana pasar uang atau deposito yang lebih baik dan menguntungkan?

#Mengenal Investasi Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana adalah jenis investasi untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal. Masyarakat yang menjadi pemodal atau investor kemudian mendapatkan bukti kepemilikan reksa dana sesuai dengan unit penyertaan yang dimilikinya.

Dana yang diinvestasikan inilah yang kemudian dikelola melalui Manajer Investasi (MI). MI bertanggung jawab untuk mengelola dan menempatkan dana investor pada instrumen-instrumen investasi pilihan termasuk pasar uang. Dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan bagi para investor yang uangnya dikelola.

Ada beberapa tipe reksa dana antara lain saham, pendapatan tetap alias obligasi dan pasar uang. Untuk reksa dana pasar uang, dana investasi yang dikumpulkan dari masyarakat ini kemudian akan diinvestasikan pada instrumen pasar uang yakni surat berharga atau efek bersifat utang yang jatuh tempo dalam waktu 1 tahun.

Beberapa jenis instrumen pasar uang yang wajib kamu ketahui antara lain Sertifikat Bank Indonesia, sertifikat deposito, surat berharga pasar uang, call money, treasury bill, dan banker acceptance.

#Kelebihan Reksa Dana Pasar Uang dibandingkan Deposito

Produk reksadana pasar uang kerap jadi favorit para investor baik pemula maupun yang sudah berpengalaman. Hal ini bukannya tanpa alasan berarti. Ada banyak kelebihan investasi reksa dana ini yang bikinpara investor kepincut.

Inilah beberapa kelebihan yang bisa kamu pertimbangkan untuk mulai membuka investasi reksa dana pasar uang.

  • Setoran Awal yang Lebih Kecil

Kelebihan pertama terletak pada dana awalnya yang ringan. Hanya dengan menyiapkan Rp100.000 saja, kamu sudah bisa berinvestasi di reksa dana pasar uang. Sementara jika kamu hendak membuka rekening deposito, setidaknya kamu harus menyiapkan dana awal sebesar Rp1.000.000.

Perbandingan jumlah dananya saja sudah cukup signfikan bukan? Kamu tak perlu waktu lama mengumpulkan uang baru bisa berinvestasi reksa dana pasar uang. Bahkan kamu bisa sekedar menyisihkan beberapa cangkir kopi saja untuk mulai membeli produk reksa dana pasar uang.

  • Dapat Dicairkan Kapan Saja

Reksa dana merupakan investasi yang lebih fleksibel jika dibandingkan dengan deposito juga berkaitan dengan lama jangka investasi. Sejak awal pembukaan deposito, sudah ditentukan jangka waktu investasi yang harus dijalani.

Misalnya saja kamu mengambil produk satu tahun maka kamu bisa mencairkannya kembali setahun kemudian. Kamu tidak diperkenankan sewaktu-waktu mencairkannya. Jika pun bisa, ada biaya penalti yang harus dibayar dan besarannya bisa saja lebih tinggi dibandingkan suku bunga deposito yang kamu dapatkan.

Sehingga, kalau kamu tiba-tiba membutuhkan dana segar dan memutuskan mengambil dana deposito, kamu harus setuju untuk dikenai denda. Maka dari itu, sebaiknya dana deposito jangan diandalkan untuk dapat memenuhi keperluan mendadak.

Lain halnya dengan pasar uang, yang merupakan aset mudah dicairkan dan praktis. Kamu bisa menarik dana yang kamu investasikan kapan saja kamu membutuhkan dana segar tanpa dikenakan denda. Meskipun tentu saja imbal hasil yang kamu terima jelas lebih besar jika dicairkan sesuai jangka waktu yang ditetapkan sejak awal.

  • Reksa Dana Pasar Uang Memberikan Imbal Hasil Lebih Tinggi

Dengan memilih reksa dana pasar uang, maka dana akan diinvestasikan pada instrumen investasi yang stabil dan dapat mendatangkan keuntungan dalam jangka pendek. Karena investasi pasar uang menempatkan aset investasi pada instrumen pasar uang atau surat berharga.

Instrumen yang dipilih memiliki jatuh tempo di bawah satu tahun. Sehingga dapat memberikan return lebih cepat dan juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan bunga deposito. Hal ini dikarenakan dana ditempatkan pada obligasi jangka pendek.

#Rekomendasi Produk Reksa Dana Pasar Uang Paling Menguntungkan

Kalau kamu sedang mempertimbangkan ingin membeli reksa dana, mungkin 5 produk ini bisa dicoba. Dilansir dari Kontan.co.id, 5 reksa dana pasar uang ini memiliki rekam jejak 5 tahun terbaik dan menguntungkan.

Manulife Indonesia Money Market Fund

Produk reksa dana ini menargetkan return sebesar 5% dari reksa dana dengan menempatkan dananya di deposito bank besar. Alasannya karena bank besar memiliki kinerja keuangan yang stabil meskipun keuntungannya tidak terlalu besar. Hal ini dianggap sesuai dengan investor pasar uang yang konservatif dan mengutamakan konsistensi.

Mandiri Kapital Prima

Jenis reksa dana dari bank Mandiri telah memberikan imbal hasil 37,57% per tahun alias 0.48% per bulan selama lima tahun belakangan. Reksa dana ini seluruhnya ditempatkan di deposito bank BUKU II dan III. Pasalnya, rate bank tersebut dianggap lebih kompetitif dibandingkan BUKU 4. Selain itu, deposito juga resikonya lebih kecil dibandingkan obligasi.

Mega Dana Kas

Produk keuangan ini berhasil memberikan return sebesar 39,03% selama 5 tahun performanya di pasar uang. Sebagian besar dananya ditanamkan di produk deposito bank BUKU III. Selain itu, adapula penanaman dana di obligasi korporasi dengan rating A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Bahana Dana Likuid

Produk ini menempat posisi teratas sebagai reksa dana pasar uang paling menguntungkan 5 tahun terakhir. Return-nya yang diperoleh investornya mencapai 40,49%, jauh lebih tinggi dibandingkan produk lainnya. Bahana Dana Likuid adalah produk dari PT Bahana TCW Investment Management yang juga merupakan mitra manajer investasi dari Ajaib. Kamu yang tertarik dengan produk ini bisa langsung membelinya lewat aplikasi investasi Ajaib.

Tepis Mitos Tentang Pasar Uang dengan Memahami Risiko

1. Berisiko bangkrut?

Saat MI melakukan perputaran uang, tentunya ada risiko tempat perputaran itu wanprestasi, sehingga merugikan investor. Namun kerugian tersebut tidak akan besar apalagi menyeluruh, karena sudah dibatasi peraturan untuk hanya menaruh maksimal 10% dari total dana pada tiap jenis pasar uang.

2. Nilai keuntungan tidak pasti?

Berbeda dengan deposito, nilai keuntungan reksa dana pasar uang turun-naik, sehingga bisa untung besar, atau malah bisa rugi. Hal ini bergantung pada kecermatan investor dan MI dalam memilih produk investasi yang menguntungkan dan minim risiko.

3. Butuh modal besar?

Yang satu ini sudah dijelaskan di atas. Bahwa untuk menjadi investor di reksa dana, kamu hanya butuh uang minimal Rp100.000. Hanya dengan harga 2 gelas kopi, kamu sudah bisa berinvestasi!

4. Prosedur awal sangat sulit?

Era digital menjadikannya praktis seperti belanja online, sudah ada marketplace investasi reksa dana seperti Bareksa yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

5. Proses pengelolaannya rumit dan menyita waktu?

Untuk memantau pergerakan nilai investasi bisa secara realtime melalui mobile application, dan pengelolaannya dibantu oleh MI yang diawasi pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

6. Tidak Nasionalis?

Jika keuntungan investasi yang didapat investor dari memanfaatkan mata uang negara asing lalu digunakan untuk mendukung usaha-usaha yang bersifat ekspor, jadinya nasionalis juga kan?

Sekarang, kamu tidak perlu lagi bingung menimbang antara investasi pasar uang atau deposito. Dengan dana minimal yang lebih kecil, likuiditas tinggi dan imbal hasil lebih tinggi, maka tidak ada salahnya kamu mencoba reksa dana pasar uang.

Terlebih jika kamu belum punya pengalaman dalam melakukan investasi, pasar uang bisa jadi pilihan tepat. Selain cenderung aman juga memberikan imbal hasil yang stabil. Ajaib menyediakan produk reksa dana pasar uang yang bisa jadi salah satu pilihanmu. Ayoa segera mulai investasimu sekarang!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait