Berapa Keuntunganmu? Begini Cara Menghitung Bunga Deposito!

Berapa Keuntungan Depositmu? Begini Cara Menghitung Bunga Deposito!
Berapa Keuntungan Depositmu? Begini Cara Menghitung Bunga Deposito!

Menabung masih menjadi cara terbaik untuk berinvestasi untuk menjamin masa depan yang cerah. Banyak cara orang untuk menabung, ada yang dicelengan ayam, menyimpan di brankas, hingga menyimpan uangnya di bank.

Jika kamu menabung di bank, ada beragam hal yang ditawarkan, salah satunya adalah produk deposito. Apa itu deposito? Deposito merupakan salah satu pilihan yang banyak diambil sebagai produk simpanan di bank dan memiliki jangka waktu penarikannya yang lebih panjang. Deposito juga menawarkan sejumlah keuntungan bagi para penggunanya.

Deposito dianggap cocok untuk para pemula yang ingin memilih instrumen investasi karena minim risiko. Selain dengan kemudahannya, deposito bisa dijadikan ajang latihan disiplin menabung jangka panjang.

Perhitungan Bunga Deposito

Ketika kamu menggunakan produk deposito, kamu akan mendapatkan keuntungan dari suku bunga, yang berbanding lurus dengan dana deposito yang disimpan. Lalu, bagaimana cara menghitung deposito di sebuah bank? 

Intinya, semakin besar dana deposito yang dimiliki, maka semakin besar juga bunga yang bakal didapat. Perlu diketahui juga kalau keuntungan bunga akan terkena pajak dengan jumlah tertentu. Pajak dalam deposito akan dikenakan bila nasabah mempunyai tabungan di atas Rp7,5 juta. Persentase pajaknya sebesar 20%. Sedangkan bila deposito masih di bawah 7,5 juta, tidak akan dikenakan pajak.

Pajak Atas Deposito

Pajak tersebut akan mengurangi suku bunga yang didapatkan oleh nasabah. Pajak bunga deposito sudah tertuang pada peraturan perundang-undangan sebagai berikut:

  1. PP 131 Tahun 2000 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI.
  2. KMK-51/kmk.04/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang pemotongan PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI.
  3. SE-01/PJ.43/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PP 131 Tahun 2000.

Cara Menghitung Bunga Deposito 

Rumus deposito sebenarnya seperti di bawah ini:

Bunga deposito = jumlah deposito x (bunga pertahun x80%) x jangka waktu

Agar lebih mudah, kita akanmemberikan contohnya. Misalnya kamu ingin menginvestasikan dana sebesar 36 juta dalam jangka waktu 12 bulan. Besaran bunga yang akan ditetapkan 7,5 persen selama 12 bulan. Cara Menghitung Bunga Depositonya adalah jumlah yang disimpan dikali bunga per tahun dikali 80 persen jangka waktu

Bunga deposito = Rp 36 juta x 6% : 12 bulan.

Hasilnya adalah Rp 225 ribu per bulan.

Rp 225 ribu per bulan dikali 12 bulan.

Maka, jumlah keuntungan yang didapat adalah Rp 2,7 juta per tahun.

Namun, untuk suku bunga di bawah 7,5 Juta, hitungannya akan lebih mudah. Misalnya bila Anda memiliki tabungan 6 juta dan mengambil jangka waktu deposito 6 bulan. Bunga yang ditetapkan adalah 5 persen dari total dana. Untuk cara Menghitung Bunga Deposito menggunakan rumus :

Jumlah uang simpanan x bunga per tahun x jangka waktu deposito.

Pada contoh di atas perhitungannya adalah Rp 6 juta x 5 persen x 8. Hasilnya adalah Rp1,8 juta. Kurang lebih begitulah perhitungan bunga deposito yang akan didapatkan di akhir masa deposito.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait