Saham

Melihat Prospek Saham Film di Era Berbasis Digital

Ajaib.co.id – Seperti apa prospek saham film ke depannya? Mungkin pertanyaan ini menjadi pertanyaan sebagian besar para investor saat ini. Utamanya mereka yang ingin menjajal peruntungannya dalam bisnis investasi saham film. 

Untuk melihat prospek dari saham film ke depannya, apa yang dilakukan oleh Direktur Utama PT MD Pictures Tbk. ini bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran. Dalam hal ini Manoj Dhamoo Punjabi secara mengejutkan melakukan pembelian saham perseroan sebanyak 1,63 juta lembar pada akhir Februari 2020 dan pertengahan Maret 2020. 

Dilansir dari laman Bursa Efek Indonesia atau BEI, Dirut PT MD Pictures Tbk. ini memutuskan untuk membeli saham MD Pictures sebanyak 349.800 lembar dengan harga Rp165 sampai dengan Rp170 pada 28 Februari 2020. Dari situ, porsi kepemilikan Manoj Dhamoo Punjabi pun bertambah menjadi 53,20 juta lembar saham. 

Selanjutnya, Ia kembali lagi berbelanja saham emiten FILM pada 11 maret 2020. Jumlah lembar saham yang diborongnya mencapai 1,28 juta lembar dengan kisaran harga Rp134 hingga Rp140. Untuk dua transaksi tersebut, diperkirakan Manoj Punjabi merogoh kocek hingga Rp233,91 juta. 

Yang menjadi pertanyaannya kemudian adalah sudah tepatkah apa yang dilakukan oleh Dirut PT MD Pictures Tbk. ini? Atau apakah sebagus itu prospek saham film ke depannya? Sehingga Ia berani memborong saham film dalam jumlah besar? 

Berinvestasi Saham di Waktu yang Tepat

Seorang investor andal dunia, Warren Buffett pernah berkata, “Seseorang bisa menikmati teduhnya pohon hari ini sebab ada orang lain yang sudah menanamnya bertahun-tahun yang lalu”. Pohon yang kini tumbuh besar tentunya berawal dari benih-benih kecil yang ditanaman dan tumbuh besar hingga menghasilkan buah. 

Nah, investasi saham bisa diibaratkan seperti menanam pohon. Yang menjadi pertanyaannya kemudian adalah kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi? Jawabannya tentu saja kemarin. 

Dengan kata lain, sebuah investasi harus dimulai sedini mungkin supaya bisa menumpuk hasil yang optimal di masa depan. Pasalnya tidak ada sesuatu berharga yang diraih dalam sekejap mata. Artinya Anda butuh kesabaran dan konsistensi untuk memahami betul investasi saham. Misalnya saja seperti prospek saham film. 

Membeli saham tiap kuartal 

Untuk Anda yang ada keinginan membeli saham secara rutin, bisa mempertimbangkan untuk membeli saham tiap kuartal, yakni 3 bulan sekali. Atau bisa juga 4 kali dalam setahun. Pada waktu-waktu tertentu Anda bisa mulai membeli saham yang terlihat murah namun dengan fundamental yang mendukung. 

Sementara itu periode terbaik untuk beli saham adalah pada bulan Mei, Agustus, November, dan Februari. Sebab pada bulan-bulan tersebutlah rata-rata perusahaan sudah merilis laporan keuangan. Dengan demikian bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan saat membeli saham. 

Ketika perusahaan dalam kondisi baik

Pada saat Anda sudah memutuskan membeli saham perusahaan tertentu, pastikan sebelumnya Anda sudah mengidentifikasi analisis fundamental sederhana. Analisis tersebut bisa Anda peroleh dengan cara membaca berita-berita mengenai kondisi perusahaan incaran. 

Dengan demikian Anda akan lebih mudah menilai apakah perusahaan tersebut tengah berkembang dengan sehat ataukah tidak. Selain itu cari tahu juga apakah perusahaan tadi sedang untung atau justru tengah mengalami kerugian. 

Jangan lupa juga untuk pelajari rencana bisnis perusahaan. Misalnya saja seperti ekspansi, akuisisi perusahaan baru, atau justru ada penyusutan bisnis. Intinya penting sekali untuk melihat kinerja perusahaan sebelum Anda memutuskan membeli saham suatu perusahaan. 

Ketika perusahaan memiliki prospek yang cerah

Selain melakukan analisis fundamental, Anda disarankan juga untuk melakukan analisis teknikal sederhana. Tujuannya adalah untuk tahu bahwa saham yang ingin dibeli memiliki harga jual dan harga beli yang baik. 

Terus amati pergerakan harga saham melalui grafik harga saham. Sebab grafik ini bisa menjadi pertimbangan dalam membuat keputusan beli di saat harga saham perusahaan yang Anda incar tengah dalam kondisi murah. 

Pembelian saham tiap kuartal mampu membangun kebiasaan yang baik dalam investasi yang konsisten dan teratur. Sementara itu untuk investor pemula, kebiasaan menabung saham secara rutin bisa membantu mendapatkan harga rata-rata saham yang baik. 

Melihat Prospek Saham FILM

PT MD Pictures Tbk (FILM) adalah perusahaan yang bergerak di bidang rumah produksi film. Perusahaan ini termasuk salah satu perusahaan publik yang memiliki emiten dengan kode saham FILM di BEI. Perusahaan ini mulai meramaikan bursa saham Indonesia pada 7 Agustus 2018. 

Nah, untuk melihat seperti apa prospek saham FILM ke depannya, ada dua indikator yang bisa Anda jadikan sebagai bahan analisa, yaitu: 

Sentimen saham FILM

Sentimen harga saham FILM bisa dipengaruhi oleh tren industri digital yang semakin masif di Indonesia. Apalagi Indonesia sudah beralih dari era globalisasi ke era digitalisasi. Yang mana ekonomi digital bisa menjadi ekonomi utama secara global. Tentunya ini merupakan eranya anak-anak muda milenial

Ada pernyataan menarik dari Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf. Ia mengungkapkan jika investasi di sektor film lebih menggiurkan dibanding startup. Alasannya adalah film lebih cepat balik modal. 

Fluktuasi harga saham FILM

Pasca IPO, harga saham dunia perfilman ini pernah mencatatkan harga tertingginya, yakni Rp1.550 per saham. Atau naik 453% dari harga saham penawaran. Namun kondisi itu tidak berlangsung lama. Pasalnya selang beberapa bulan saham FILM anjlok. 

Bahkan laba bersih FILM pada semester 1-2019 anjlok hingga 73,33% menjadi Rp21,09 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp79.01 miliar. Sementara itu pendapatan FILM juga mengalami penurunan hingga 35,58% menjadi Rp111,88 miliar sepanjang semester I-2019 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp173 miliar. 

Di era berbasis internet seperti ini, sebenarnya melihat prospek saham sebuah perusahaan sangatlah gampang. Pasalnya Anda dimudahkan dengan banyaknya data perusahaan yang bisa Anda pelajari. Termasuk salah satunya adalah prospek saham FILM di tahun 2020 ini.

Artikel Terkait