Analisis Saham, Saham

Saham FILM, Kembali Menunjukkan Kinerja Positif di 2024

Saham FILM, Kembali Menunjukkan Kinerja Positif di 2023

Ajaib.co.id – Seperti yang kita ketahui, sejak pandemi terjadi, perfilman di Indonesia merosot karena adanya larangan untuk diam di rumah. Namun, tahun 2024 menjadi angin segar bagi perusahaan perfilman. Terlihat dari mulai banyaknya film-film baru bermunculan dan kembali lagi kebiasaan orang untuk menonton film di Bioskop.

Hal ini juga berlaku pada PT MD Pictures Tbk. Emiten berkode saham FILM ini telah berdiri sejak 1 Agustus 2002 dan menjadi emiten pertama di industri perfilman pada 7 Agustus 2018. Saat IPO, perseroan menetapkan harga Rp210 per saham dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp274,63 miliar. MD Entertainment menawarkan 1.307.770.000 saham saat IPO atau mewakili 13,75% dari modal saham setelah IPO.  Lalu bagaimana kinerja saham FILM di tahun 2024?

Kinerja Keuangan dari Laporan Keuangan Terakhir 

Di bawah ini adalah kinerja keuangan saham FILM 4 tahun terakhir, sejak 2019 hingga 2024.

Komponen LabaQ1- 202420232022202120202019
Pendapatan54,22 miliar369,54 miliar436,85 miliar255,04 miliar122,36 miliar250,24 miliar
Beban Pokok25,51 miliar140,38 miliar133,08 miliar112,31 miliar102,83 miliar104,59 miliar
Laba Bruto28,70 miliar229,16 miliar303,77 miliar142,72 miliar19,53 miliar145,65 miliar
Laba Bersih4,59 miliar96,63 miliar159,98 miliar33,67 miliar-56,95 miliar60,96 miliar
Total Aset1,73 triliun1,71 triliun1,61 triliun1,30 triliun1,35 triliun1,44 triliun
Total Liabilitas98,96 miliar83,65 miliar76,60 miliar51,49 miliar31,15 miliar37,20 miliar
Total Ekuitas1,63 triliun1,62 triliun1,53 triliun1,25 triliun1,32 triliun1,40 triliun

Dari laporan di atas terlihat bahwa PT MD Pictures Tbk (FILM) mencatatkan kinerja positif hingga akhir 2022, namun kembali mengalami penurunan di 2023. Dilansir dari Bisnis.com, penjualan emiten produsen KKN Desa Penari ini turun 15,41% menjadi Rp369,5 miliar pada 2023, dibanding tahun 2022 sebesar Rp436,8 miliar.

Turunnya penjualan ini salah satunya diakibatkan oleh turunnya pendapatan penjualan film layar lebar menjadi Rp148,27 miliar di tahun 2023, dari Rp305,3 miliar di tahun 2022. Sementara itu, penjualan film secara digital tercatat naik menjadi Rp177,4 miliar di 2023, dari Rp76,6 miliar di 2022.

Di sisi lain, penjualan film di stasiun televisi juga turun menjadi Rp2,31 miliar, dari Rp11,25 miliar secara tahunan atau year on year (yoy). Begitu juga dengan penjualan film melalui DVD dan VCD yang turun menjadi Rp546 juta, dari Rp1,05 miliar secara tahunan.

Sementara itu, pendapatan lain-lain dari MD Pictures adalah sebesar Rp9,35 miliar. Apabila diakumulasikan, maka total penjualan film MD Pictures mencapai Rp337,9 miliar di tahun 2023, turun dari 2022 sebesar Rp394,3 miliar.  Di sisi lain, penjualan dari sewa bangunan meningkat menjadi Rp28,7 miliar, dari tahun 2022 yang sebesar Rp26,8 miliar.

Adapun penjualan dari sewa alat shooting turun menjadi Rp2,85 miliar di 2023, dari Rp15,7 miliar di tahun 2022.  Turunnya pendapatan ini membuat laba bersih MD Pictures sepanjang 2023 juga ikut tergerus 39,6% menjadi Rp96,6 miliar. Pada tahun sebelumnya, yakni 2022 FILM mencatatkan laba bersih Rp159,9 miliar. 

Pada penutupan perdagangan saham Selasa, 25 Juni 2024, harga saham FILM merosot 0,91% ke posisi Rp4.340 per saham

Sementara untuk rasio keuangan dari saham SMGR selama 4 tahun terakhir adalah sebagai berikut:

RasioQ1 2024Q1 2023Q1 2022Q1 2021
Return on Equity (RoE)0,28%0,19%0,84%1,35%
Return on Assets (RoA)0,27%0,18%0,80%1,30%
Gross Profit Margin (GPM)53,37%55,77%56,17%55,24%
Operating Profit Margin (OPM)-7,24%8,81%26,93%27,39%
Net Profit Margin (NPM)8,47%4,72%17,14%29,75%
Current Ratio (CR)770,26%775,06%462,03%387,72%
Debt to Equity Ratio (DER)6%5%5%3%

Track Record Pembagian Dividen untuk Pemegang Saham

FILM baru IPO di tahun 2018 dan baru pertama kali membagikan dividen pada tahun 2021 yaitu sebesar 3.13% dari keuntungannya di tahun 2020. Dan pada tahun ini, saham FILM memutuskan untuk tidak membagikan dividennya.

TahunDividenJenisTanggal PembayaranImbal Hasil
20211107/09/20213,13%

Prospek Bisnis FILM

PT MD Pictures Tbk berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 59% pada kuartal pertama 2024 dibandingkan perioda sama tahun lalu/yoy. Manajemen FILM menyampaikan bahwa perolehan kinerja didorong oleh peningkatan pangsa pasar perusahaan dalam film bioskop dan likuiditas yang memadai dan memungkinkan peningkatan pengelolaan kas dan peningkatan profitabilitas.

FILM menyampaikan mendapatkan pertumbuhan yang mengesankan sebesar 94% di Q1-24 ini didorong oleh kesuksesan perilisan Ancika: Dia Yang Bersamaku 1995, dengan 1,3 juta penonton dan menjadikannya 10 film yang paling banyak ditonton pada tahun 2024. Pencapaian ini memperoleh pangsa pasar yang besar sebesar 19% pada kuartal pertama.

Sementara itu pada bulan April 2024, MD Pictures mencapai tonggak penting dengan merilis prekuel film lokal terlaris KKN: Di Desa Penari yang sangat dinantikan. Berjudul Badarawuhi: Di Desa Penari, film ini telah menarik lebih dari 3,5 juta penonton domestik dalam waktu kurang dari tiga minggu dan masih terus bertambah, menjadikannya film ketiga yang paling banyak ditonton tahun ini. Dengan adanya kemitraan strategis dengan Lionsgate, MD Pictures memperkirakan jumlah penonton ini akan terus meningkat, sehingga semakin meningkatkan eksposur globalnya dan berkontribusi terhadap total penayangan film tersebut.

Untuk menandai dimulainya kemitraan ini, MD Pictures dengan Lionsgate merilis versi internasional Badarawuhi: Di Desa Penari berjudul, Dancing Village: The Curse Begins, yang tayang perdana di USA pada tanggal 26 April 2024 dan ditayangkan secara nasional di 28 negara bagian berbeda dan di enam merek bioskop besar, antara lain termasuk AMC, Cinemark, dan Regal. Dengan banyaknya ulasan positif yang masuk, Dancing Village: The Curse Begins, diperkirakan akan meningkatkan penayangan global MD Pictures secara signifikan, menunjukkan kehebatan perusahaan yang mampu menembus pasar internasional.

Menurut Manoj, kolaborasi ini merupakan sebuah lompatan besar bagi industri film Indonesia di kancah global. Kami percaya bahwa film dapat mengatasi hambatan bahasa dan budaya, dan kami yakin melalui kolaborasi ini, kami dapat menampilkan kekayaan budaya Indonesia kepada penonton di Amerika dan seluruh dunia.

Mulai Investasi di Ajaib Sekuritas Sekarang!

Sebagai aplikasi trading saham terbaik, Ajaib Sekuritas hadir untuk memberikan pengalaman trading yang lebih cepat, aman, dan handal. Yuk #JadiTraderHandal bersama Ajaib sekarang! Proses pendaftarannya mudah dan 100% online.

Ada berbagai fitur menarik yang tersedia untuk membantu Anda memaksimalkan potensi profit dari trading saham, salah satunya X-TRA Day Trading. Anda dapat menikmati X-TRA buying power hingga 7x lipat untuk maksimalkan potensi cuan.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi Ajaib sekarang! Untuk investor crypto, Anda juga dapat mendownload aplikasi trading Ajaib Kripto di Play Store dan App Store.


Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait