Analisa Saham

Saham SOCI: Soechi Buyback Obligasi Global, Dongkrak Kinerja?

Profil Singkat

Saham SOCI memiliki kinerja yang baik. Bahkan tahun ini, perusahaan memiliki rencana untuk mendorong kinerja lebih baik lagi. Salah satunya membeli kembali alias buyback obligasi global.

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) adalah perusahaan yang bergerak pada kegiatan transportasi laut sejak 1977. Aktivitas bisnis perusahaan ini antara lain layanan transportasi terintegrasi untuk minyak, gas, dan kimia hingga memiliki jasa galangan kapal di Pulau Karimun, Provinsi Riau.

Saat ini, perusahaan mengoperasikan 35 kapal dengan total kapasitas hampir 1 juta DWT, mulai dari kapal ukuran kecil (1.500 DWT) hingga kapal VLCC (308.000 DWT) yang mencakup rute-rute dalam negeri, Asia Tenggara, hingga India atau Timur Tengah.

Soechi Line terdaftar menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 03 Desember 2014. Perusahaan memiliki kode saham SOCI. Pemegang saham terbesar SOCI adalah PT Soechi Group (perusahaan induk) sebesar 79,95% dan 20,10% dipegang oleh publik.

Kinerja Perusahaan dari Laporan Keuangan Terakhir

Mengutip data dari laman Ajaib, kinerja keuangan SOCI mengalami penurunan. Penurunan signifikan terjadi pada Net Profit Margin (NPM) atau laba bersih setelah pajak dan penjualan.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III-2020, dikutip dari laman BEI, laba bersih atau laba tahun berjalan SOCI sebesar USD2,6 juta. Nilai tersebut -83% dibanding kuartal III-2019 sebesar USD15,3 juta.

Pendapatan Q3-2020 juga menurun 12,38% menjadi USD99,26 juta. Q3-2019 sebesar USD113,01 juta. Namun total liabilitasnya menyusut 3,97% menjadi USD338 juta, sebelumnya USD352,7 juta. Sedangkan arus kas bersih dari aktivitas operasi senilai USD19,44 juta atau meingkat 189,55% dibandingkan periode sebelumnya sebesar USD6,72 juta.

Riwayat Kinerja SOCI

Berikut ini riwayat kinerja SOCI dari 2015 hingga 2019:

●     Catatan: dalam hitungan tahun kecuali EBT.

Dari tahun ke tahun, SOCI mampu membukukan laba bersih meskipun cenderung menurun. Meski demikian kinerja pendapatan masih baik dan kewajiban seperti utang (DER) berkurang. Artinya perusahaan mampu membayar utang dan berupaya mendorong kinerjanya.

Dividen kepada Pemegang Saham

Selama melantai di pasar modal, SOCI telah membagikan dividen kepada pemegang saham sebanyak tiga kali. Pertama untuk periode 2015 sebesar Rp7,5 per lembar saham.

Kedua untuk periode 2016 yang mengalami penurunan menjadi Rp4 dan ketiga untuk periode 2017 senilai Rp2 per lembar saham.

Prospek Bisnis SOCI

Pada akhir Desember 2020, SOCI memperoleh fasilitas kredit sindikasi berjangka sebesar USD180 juta atau senilai Rp2,52 triliun (kurs Rp14.000). Dana tersebut akan digunakan untuk mengelola kewajiban SOCI dan anak usaha serta membeli kembali pokok obligasi global.

Mengenai pembelian kembali pokok obligasi, SOCI mengucurkan dana sebesar USD85,8 juta atau setara Rp1,2 triliun, Bisnis.com (23/12/2020). Sehingga jumlah pokok terutang obligasi global secara valid tender milik SOCI tersisa USD77,5 juta.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Soechi Lines Paula Marlina dalam keterbukaan informasi mengatakan bahwa perusahaan –melalui Soechi Capital Pte. Ltd., entitas anak perseroan yang didirikan pada hukum Singapura– telah membayar kembali obligasi global senilai kepada para pemegang obligasi pada 22 Desember 2020. Pokok awal dari surat utang global tersebut sebesar USD200 juta. Lalu SOCI melakukan tender senilai USD122,5 juta untuk membeli kembali.

Fitchs Ratings mempublikasikan informasi bahwa surat utang berdenominasi dolar AS milik SOCI memiliki peringkat B dengan outlook stabil. Fitch menyebutkan SOCI menggunakan pinjaman perbankan senilai USD100 juta untuk membeli kembali obligasi agar dapat menerima pinjaman baru.

Pinjaman baru sebesar USD77,5 juta akan digunakan SOCI untuk mendanai ulang (refinancing) surat utang yang jatuh tempo pada tahun ini. Oleh karena itu, Fitch melihat bahwa transaksi tersebut bukan sebagai pertukaran utang untuk menghindari kebangkrutan ataupun gagal bayar.

Kesimpulan

Dilihat dari laporan keuangan, kinerja perusahaan dan saham SOCI membukukan kondisi baik. Jika investor tertarik dengan saham ini, tak ada salahnya melihat laporan keuangan dan membandingkan dengan saham dari industri yang sama. Sebut saja saham SOCI dan SMDR.

Data dari laman Ajaib, PER SOCI adalah 29,85 sedangkan SMDR adalah 9,26. Artinya secara sektoral, valuasi SMDR lebih murah dibanding SOCI. Untuk PBV, SOCI adalah 0,31 dan SMDR adalah 0,38. Hal ini menunjukkan rasio valuasi SMDR sedikit lebih mahal dibanding SOCI.

Untuk mengecek PER dan PBV tahunan atau kuartal, investor dapat mengakses laman Ajaib atau BEI. Pengecekan ini merupakan bagian dari analisis fundamental yang wajib dilakukan oleh investor.

Pada dasarnya, saham dari emiten sektor transportasi laut atau pelayaran cukup menjanjikan. Karena kegiatan sektor ini adalah salah satu penopang ekonomi dalam negeri. Namun sektor ini menghadapi beragam tantangan seperti kenaikan harga minyak, kenaikan suku bunga, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah, hingga kebijakan transportasi laut.

Disclaimer: Tulisan ini berdasarkan riset dan opini pribadi. Bukan rekomendasi investasi dari Ajaib. Setiap keputusan investasi dan trading merupakan tanggung jawab masing-masing individu yang membuat keputusan tersebut. Harap berinvestasi sesuai profil risiko pribadi.

Artikel Terkait