Analisa Saham

Konsisten Cetak Laba Setiap Tahun, Ini Prospek Saham MYOH

saham-myoh

Ajaib.co.id – PT Samindo Resources Tbk (MYOH) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang investasi jasa penambangan batu bara dan pertambangan. Perusahaan dengan kode saham MYOH ini memulai bisnis secara komersial pada tahun 2000 untuk penambangan batu bara dan tahun 2012 untuk pertambangan. Untuk saat ini, kegiatan bisnis utama MYOH adalah perusahaan investasi.

Di mana, kegiatan bisnis berupa jasa produksi batu bara, jasa pengangkutan batu bara, jasa pengeboran batu bara, dan jasa pemindahan lahan penutup dijalankan melalui beberapa anak perusahaan. Adapun sejumlah anak perusahaan meliputi PT Mintec Abadi, PT Samindo Utama Kaltim, PT Sims Jaya Kaltim, dan PT Trasindo Mumi Perkasa.

Saat ini, mayoritas saham MYOH dipegang oleh Samtan Co Ltd dengan jumlah 59,03 persen kepemilikan saham. Saham MYOH sendiri pertama kali diperdagangkan secara publik melalui bursa saham pada tahun 2000 dengan harga penawaran sebesar Rp150 per lembar saham.

Pergerakan harga saham MYOH saat ini berada jauh di atas harga penawaran yang tengah naik sebesar Rp1.475 per lembar saham pada penutupan perdagangan Jumat, 20 Agustus 2021.

Berdasarkan pergerakan harga sahamnya, tentu saham emiten ini bisa menjadi pilihan untuk direkomendasi. Namun, ada baiknya untuk tetap mengetahui fundamental perusahaan saat ini dan rencana bisnis seperti apa ke depannya melalui bedah kinerja saham MYOH berikut ini.

MYOH Catatkan Kinerja Pendapatan yang Menurun di Tahun 2020

Kinerja keuangan emiten kontraktor pertambangan berkode saham MYOH ini mengalami penurunan di tahun 2020. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan tahun 2020, MYOH realisasikan pendapatan mencapai 173,47 juta USD yang turun 31,82 persen dari realisasi di tahun 2019 sebesar 254,45 juta USD. Penurunan ini terjadi di semua lini bisnis perseroan.

Mulai dari jasa pemindahan dan pengambilan batu bara menjadi 123,24 juta USD, jasa pengangkutan batu bara sebesar 48,38 juta USD, serta jasa pengeboran, eksplorasi, dan lainnya menjadi 1,84 juta USD. Untungnya penurunan pendapatan juga mempengaruhi beban pokok pendapatan yang ikut turun menjadi 137,54 juta USD, beban umum dan administrasi turun menjadi 7,55 juta USD, serta biaya keuangan yang turun menjadi 39,33 juta USD.

Dengan begitu, laba yang berhasil diraih oleh perseroan di tahun 2020 mencapai 22,5 juta USD, turun 13,6 persen dari laba di tahun 2019 sebesar 26,07 juta USD.

Bisnis MYOH dalam 5 Tahun Terakhir Tampak Positif

Berdasarkan laporan keuangan MYOH dalam 5 tahun terakhir, perseroan mencatatkan kinerja yang positif. Mulai dari sisi pendapatan dan laba konsisten diraih setiap tahunnya. Walaupun nominalnya, masih belum konsisten secara pertumbuhan.

Adapun data ikhtisar keuangan yang diambil berdasarkan informasi finansial perseroan dapat dilihat seperti berikut (dalam USD):

Laporan Laba Rugi 2019 2018 2017 2016 2015
Pendapatan bersih 254.454.591 241.114.622 188.070.083 190.106.455 226.332.334
Laba kotor 41.768.137 50.203.652 27.397.717 35.940.154 42.270.842
Laba tahun berjalan 26.098.429 30.928.664 12.306.356 21.258.853 24.732.565

Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa secara pendapatan MYOH sempat turun di tahun 2016 dan 2017, lalu kembali tumbuh di tahun-tahun selanjutnya. Di mana, realisasi pendapatan tersebut memberikan pengaruh pada pertumbuhan laba yang konsisten dicatatkan oleh perseroan setiap tahunnya.

Hanya saja, nominalnya belum konsisten tumbuh seperti di tahun 2016 dan 2017. Di mana, laba mengalami penurunan selama dua tahun yang disebabkan oleh penurunan pendapatan.

Penurunan laba juga terjadi di tahun 2019, padahal pendapatan bersih MYOH di tahun tersebut mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan oleh sejumlah beban keuangan perseroan yang ikut mengalami peningkatan sehingga harus menggerus raihan laba.

Walaupun begitu, kinerja keuangan saham MYOH di tahun 2019 sendiri masih terbilang positif. Jika dilihat berdasarkan rasio keuangannya, bisnis MYOH sedang dalam kondisi yang sehat.

Adapun data yang diambil berdasarkan ikhtisar keuangan untuk tahun buku 2019 melalui informasi finansial perseroan dapat dilihat seperti berikut:

Rasio 2019
ROA 4,5%
ROE 5%
NPM 10,2%
CR 328,5%
DER 31%

Melihat Prospek Bisnis MYOH ke Depannya dengan Saham yang Layak untuk Dikoleksi

PT Samindo Resources Tbk dengan kode saham MYOH ini secara fundamental memang memiliki kinerja keuangan yang baik. Hal ini menjadi salah satu penyebab harga saham MYOH terus mengalami peningkatan sebagai emiten kontraktor penambangan. Lalu, bagaimana dengan prospek bisnis MYOH di tahun ini?

Perseroan sendiri optimistis dengan tahun 2021 yang menargetkan volume pengupasan lapisan tanah atau overburden removal mencapai 36,4 juta bank cubic meter. Pihak MYOH sendiri menjelaskan bahwa perseroan juga bakal menargetkan volume dari pengangkutan batu bara mencapai 10,2 juta ton di tahun ini.

Selain itu, perseroan juga tengah mencari proyek baru guna meningkatkan kinerja dengan harapan harga batu bara yang tinggi tetap terjaga pergerakannya. Walaupun begitu, perseroan masih belum bisa mengonfirmasi target pendapatan maupun laba bersih yang akan diraih di tahun 2021. MYOH sendiri juga belum menginformasikan besaran dari alokasi belanja modal atau capex untuk tahun 2021.

Hal ini karena ketersediaan unit alat-alat berat masih mencukupi untuk mendukung peningkatan kinerja bisnis atau secara situasional. Adapun fokus bisnis di tahun 2021 akan sedikit melihat kinerja bisnis di tahun 2020 yang mendukung pendapatan perseroan di beberapa lini bisnis seperti wasted removal dan produksi batu bara mencapai 71 persen. Ditambah dengan coal hauling dan drilling yang masing-masing sebesar 28 persen dan 1 persen.

Dengan melihat prospek bisnis ini ke depannya tentu juga bakal memengaruhi pergerakan saham MYOH. Mengingat, bisnis batu bara sangat erat pengaruhnya dengan harga batu bara dunia sehingga ketika terjadi pelemahan harga, maka perseroan harus menerapkan strategi bisnis yang tepat agar kinerja keuangan tidak berdampak besar bagi keberlangsungan bisnis.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait