Koleksi Saham Lo Kheng Hong, Selain Saham PTRO

Koleksi Saham Lo Kheng Hong, Selain Saham PTRO
Koleksi Saham Lo Kheng Hong, Selain Saham PTRO

Buat kamu para pemain saham pasti kenal dengan sosok Lo Kheng Hong yang piawai dalam berinvestasi di pasar saham. LKH bisa mendapatkan cuan mencapai Rp16 miliar dari investasi saham, dan aset yang dimilikinya bisa hingga Rp2,5 triliun. Le Kheng Hong dalam berinvestasi lebih memilih perusahaan yang sektornya sedang terpuruk, namun memiliki prospek yang bagus kedepannya. Mungkin yang terakhir paling disorot adalah saat ia membeli saham PTRO di tahun 2013. Apalagi saat itu perusahaan yang bergerak di bidang tambang batu bara itu sedang lesu merugi karena harga batu baru sedang tidak bagus.

Selain itu pernah ada berita yang menyebutkan jika Lo Kheng Hong mendapat keuntungan sebesar Rp10 miliar dalam satu hari hanya dari saham. Oleh karena kepiawaiannya itu ia mendapat julukan “Warren Buffet” dari Indonesia. Kamu tentu penasaran bukan portfolio saham apa saja yang dimiliki Lo Kheng Hong hingga bisa menghasilkan miliaran rupiah. Berikut ini beberapa daftar saham milik dari Lo Kheng Hong.

PT Petrosa Tbk (PTRO)

PT Petrosa Tbk merupakan kontraktor tambang batu bara, serta minyak dan gas bumi yang berdiri pada tahun 1972. Dalam portfolio saham Lo Kheng Hong terdapat saham PTRO yang dibelinya pada tahun 2013 silam. Berdasarkan data dari IDX, kepemilikannya mencapai 137 juta lembar saham atau 13,67 persen. Karena kepemilikannya atas saham PTRO, ia mendapat dividen mencapai Rp16,5 miliar. Angka tersebut lebih besar dibandingkan dengan dividen yang ia terima sebelumnya sebesar Rp7,12 miliar.

Jika melihat dari kinerja keuangannya, PT Petrosea membukukan laba bersih sebesar USD 22,96 juta (Rp324,7 miliar) di tahun 2018. Sedangkan pada tahun 2017, profit PTRO mencapai USD 11,63 juta (Rp164,5 miliar). Selain sektor pertambangan, Petrosea juga bergerak di bidang infrastruktur, dan transportasi. Perusahaan ini merupakan bagian dari anak perusahaan Indika Energy Group. Sementara Indika Energy Group menguasai mayoritas saham PTRO sebesar 69,80 persen.

Pertama kali PT Petrosea Tbk melantai di bursa efek saham dengan kode PTRO pada 21 Mei 1990. Ketika itu harga saham PTRO dilepas sebesar Rp9.500 per lembarnya. Jika dibandingkan dengan kondisi saat ini, harga saham PTRO masih lebih rendah daripada nilai IPO. Sedangkan kapitalisasi pasar saham untuk saat ini sebesar Rp1,39 triiun.

PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS)

Selain saham PTRO, Lo Kheng Hong juga memiliki saham Mitrabahtera Segara Sejati. Kepemilikannya atas saham MBSS sebesar 5,549 persen. Melalui saham tersebut ia bisa meraup untung hingga Rp10 miliar dalam satu hari saat harga per lembarnya sedang naik. Mitrabahtera Segara Sejati ini merupakan anak perusahaan dari Indika Group dengan kepemilikan saham mencapai 51 persen melalui PT Indika Energy Infrastructure.

PT Mitrabahtera Segara Sejati sendiri adalah perusahaan di sektor infrastruktur, transportasi, dan utilities. Diketahui Lo Kheng Hong membeli saham MBSS pada tahun 2016, di mana per lembar saham harganya sekitar Rp200-an. Apabila dibandingkan dengan saat ini, harga per lembar saham MBSS naik di kisaran Rp600an. Sebetulnya sama seperti saham PTRO, saham MBSS tidak termasuk saham blue chips karena nilai kapitalisasi pasarnya ada di kisaran angka Rp1,17 triliun.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait